
Clark menggendong dara ala bridal style, dan karena tangan dara tidak mau diam, Clark terpaksa mengikatnya, tapi itu tidak menghentikan dara untuk terus menciumi leher Clark, Clark sekuat tenaga menahan hasratnya,
" ton,,, lo bisa tangani yang ada di sini kan,,,? "
tanya Clark yang melihat Antony sedang berusaha mengikat tangan veny, Clark juga sempat melihat rambut veny yang wignya terlepas, sekuat tenaga Clark menahan tawanya, karena kalau Clark tertawa tenaganya akan hilang, dan dara akan terjatuh nanti,
"oke,,, gw sudah telfon polisi kok sebelum kesini tadi, mungkin sebentar lagi mereka sampai,"
"oke kalau gitu, gw akan bawa dara pulang dulu, karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan,"
Tony tidak menjawab, tapi dia melirik dara sekilas,
apa,,, dara di berikan obat yang sama seperti Alena kemarin ya,,?
Tony melihat alena yang sedang memperhatikan dara juga, kemudian tatapan mereka bertemu Alenapun menunduk karena malu
Clark menyadari ada sesuatu di antara mereka, tapi dia tidak terlalu kepo untuk hal itu, karena sekarang dara lah yang paling penting,
" oh ya, jangan lupa tanyakan siapa bos yang tadi dia maksud, paksa dia agar mengatakan semuanya,"
Antony menjawab dengan menaikkan jempolnya,
Clark kemudian keluar dari apartemen itu, dia bahkan menuruni tangga sambil menggendong dara, padahal apartemen itu ada di lantai empat, yah,, di sana belum ada lift, karena hanya ada empat lantai, dan terdiri dua puluh unit,
sesampainya di mobil Clark mendudukan dara di jok belakang, karena Clark tidak ingin konsentrasi nya terganggu saat menyetir,
mengingat kondisi dara yang sudah sangat berantakan,
Clark akan membawa dara ke apartemennya, karena dengan kondisi dara sekarang, akan membuat seluruh penghuni rumah Nadine heboh, apalagi maminya akan shock melihat dara nanti, dan Clark paling tidak bisa melihat maminya itu khawatir,
lagi pula, Clark juga belum memberikan dara hukuman bukan,,? karena menurut Clark dara sudah berani terlalu dekat dengan pria lain, yah,, walaupun itu adalah Antony, dan yang Clark tau Antony juga menaruh perhatian lebih pada dara,
Clark melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena dara yang tidak bisa diam, membuat Clark khawatir kalau-kalau dia terpentuk nanti kalau Clark ngebut,
mereka harus masuk ke lift umum seperti penghuni lainnya, Clark jadi was-was kalau nanti di lift bertemu dengan orang lain, apa lagi kalau sampai banyak orang, akan bagaimana pandangan mereka nanti, apalagi kondisi dara yang bisa di katakan semprawud
karena di mobil dara tadi mencoba melepaskan celana panjang nya, beruntung tangannya masih terikat, jadi hanya kancing dan resleting nya saja yang terbuka, Clark kesulitan untuk membenahi clana itu karena di dalam mobil,Clark hanya menutupi nya dengan jaket Levis yang tadi ia kenakan,
beruntung kondisi di sana sepi, lift pun sepi,
sehingga aman membawa dara masuk,
di dalam apartemen Clark langsung membaringkan dara di ranjang kamar Clark, kemudian dia melepas lakban yang di gunakan untuk mengikat tangan dara,
kemudian dia juga melepaskan celana dan baju dara, tapi Clark tidak mau membuka dalaman milik dara, takut khilaf heheheheh,
Clark kembali membopong tubuh dara dan di masukkan nya ke bathtub, Clark menyalakan air dingin untuk menyadarkan dara, dan menenangkannya,
namun itu hanya bertahan sebentar, karena di saat Clark juga ikut mandi di sisi lainnya dengan menggunakan shower untuk meredam gairah nya yang sudah sangat menyiksa, dara bangun dan menghampir Clark,
Clark yang awalnya menghadap ke tembok terlonjak kaget karena ada tangan yang menyentuh dada dan perutnya, refleks Clark membalik badannya, dan dara langsung dengan buas menyambar bibir Clark dengan bibirnya, membuat Clark kembali terkejodd,,!!!😱😳
dan,, akhirnya mereka,,,jeng jeng jeng,,,,,,
au ah,, mo tak lanjutin malu sendiri wkwkwk🤭🤭🤭
itu menyambar emang dara petir thorr,,?🙄
u lala,,, Sambaran dara justru lebih mematikan buat Clark melebihi petir 😳
author gaje ikh,,
dari lahir dah kek gini bentuk nya, gaje🤣🤣🤣🤣🤣
lup lup buat kalian♥️♥️♥️♥️♥️