My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
bertemu alena



" ****halo,,, lo di mana,,?"


",,,,,,,,,"


" oh, kebetulan, bisa tunggu di sana, gw otw sekarang,"


",,,,,,,,"


" hem,, ada yang mau gw tanyakan ke lo, dan ini sangat penting,"


",,,,,,,,"


" oke sampai jumpa**,"


Clark yang merasa lebih baik setelah minum obat, memutuskan untuk menemui Alena,


dia sudah sangat tidak sabar untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dia dan alesya, karena wajah mereka yang hampir 80% mirip,


sebuah motor sport melaju membelah jalanan ibukota, kebetulan cuaca Malam itu cukup cerah, hingga dia memutuskan untuk menaiki motor yang sudah cukup lama ia abaikan, dan kebetulan saat pulang dari kampus tadi Clark merasakan ada yang tidak beres dengan mobilnya, sehingga dia memanggil seorang montir untuk mengecek kondisi mobilnya,


tiga puluh menit kemudian dia sampai di salah satu resto yang menyajikan makanan khas negeri Paman Sam tersebut, jelas di sana ada Alena yang bertanya-tanya apakah yang akan di tanyakan oleh Clark,


apakah menyangkut dara,,? tapi bahkan Alena sendiri baru kenal dara siang tadi, walau Alena akui dara adalah orang yang enak di ajak ngobrol, dan dia merasa nyaman berteman dengan dara, tapi bukankah itu terlalu dini untuk menanyakan tentang dara pada Alena,,?


entahlah,


" Hay,,," Clark melambaikan tangannya di depan wajah Alena, karena sejak tadi Clark memanggilnya tapi Alena tidak menyahut,


" bengong mulu, kesambet cogan baru tau lo,"


Clark menarik salah satu kursi di depan Alena dan menduduki nya,


mendengar ucapan Clark yang tidak berfaedah membuat Alena memutar matanya malas, " **nggak bakat loe, buat ngelawak,"


" siapa juga yang ngelawak, orang gw serius"


" mana ada orang yang kesambet cogan,,?! lagi pula mana ada cogan di sini**," alena melirik Clark malas, dia kemudikan menyedot jus Cherry di milikinya,


" **his,, gw rasa mata lo bermasalah, hingga cogan di depan mata pun tidak terlihat,"


" narsis lo**,". kemudian mereka tergelak bersama, padahal obrolan mereka tidak ada lucunya, justru terkesan garing,


tanpa meminta persetujuan dari alena, Clark memesan makanan untuk mereka berdua, dan Alena tidak protes dengan semua yang Clark pesan,


setelah pelayanan pergi, Clark berdehem,


" ehem,,," Alena yang tadi fokus memainkan ponselnya pun melihat ke arah Clark, dia menaikkan kepalanya sebagai tanda kalau alena menanyakan kenapa,


" tadi gw sudah bilang kan alasannya gw mau nemuin lo,,?" Clark menatap Alena serius, membuat yang di tatap merasa kikuk,


" apa yang mau lo tanyakan,?? lo nggak mau nembak gw kan,,?". alena menyipitkan matanya, seakan mengintimidasi Clark,


Clark menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi, kemudian melipat kedua tangannya di dada menatap remeh Alena,


" sekarang lo yang narsis,"


Alena kembali memutar matanya malas,


" terus apa yang mau lo tanyakan,,?";


kesal alena


Clark kemudian mengeluarkan handphone nya, dia membuka galeri foto untuk mencari foto alesya yang masih dia simpan,


bukan foto alesya sendirian, melainkan foto mereka bertiga,


baru saja Clark ingin memperlihatkan foto tersebut, tapi harus tertunda sebentar, karena pelayan yang tadi sudah datang membawa pesanan mereka, tentu saja Clark harus menunda untuk menanyakan masalah alesya dulu, karena perutnya yang sudah sangat lapar, dan juga kalau makanan itu tidak di makan segera, qkan menjadi dingin dan tidak enak,


mereka berdua makam dengan sunyi, hanya sendok dan garpu saja yang sesekali terdengar beradu,


setelah makan, Clark kembali membuka ponselnya, dia kemudian menunjukkan foto mereka bertiga kepada Alena.


dan Alena pun kaget melihat sebuah wajah yang setahun belakangan ini sedang ia cari,


dan dia melihat itu ada di handphone Clark,,?


" ada hubungan apa antara Clark dan alesya,? apakah dari Clark, gw akan menemukan alesya,,? adik gw yang sudah lama gw cari,,".


tbc♥️