My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
hancurnya masa depan Clark



mobil Clark memasuki area parkir di sebuah apartemen elite, Clark mematikan mesin mobilnya, Clark melihat dara sudah tertidur pulas, walau bekas air mata masih tampak jelas di pipinya, Clark tau dara menangis tadi, tapi dia lebih memilih mengacuhkannya,


Clark bahkan mengendarai mobil dengan kecepatan maksimal, dia tidak langsung pulang ke apartemennya, melainkan pergi ke sebuah sirkuit balapan, dia meluapkan emosinya mengitari sirkuit dengan kecepatan penuh, Clark bahkan mengabaikan teriakan dara yang memintanya untuk berhenti,


sampai dara memuntahkan semua isi perutnya, barulah Clark berhenti menggila,


Clark melihat betapa dara ketakutan, membuatnya merasa bersalah, Clark memeluk dara erat, berusaha menenangkan dara dari rasa takutnya,


setelah Clark yakin dara mulai tenang, barulah Clark kembali melajukan mobilnya, namun kali ini dengan kecepatan sedang, dara bahkan tidak lagi menanyakan kemana Clark akan membawanya, karena baru dua puluh menit mobil itu melaju, dara sudah terlelap,


awalnya Clark kira dara pingsan karena shock tadi, tapi mendengar suara nafas dara yang teratur, membuat Clark lega, karena kalau dara sampai pingsan, bukan tidak mungkin dia akan kena omel maminya, apalagi jika dara pingsan karena serangan jantung, auto di hapus dari kartu keluarga nanti


Clark membopong tubuh dara yang tertidur pulas dengan hati-hati,


Clark tidak mau kalau dara sampai terbangun dan kabur nanti, apalagi jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam, akan berbahaya untuk dara jiga dia benar-benar kabur,


setelah merebahkan tubuh dara di kamarnya, Clark dengan lembut membersihkan wajah dan mulut dara dengan waslap yang sudah di basahi dengan air hangat, amarah yang tadi menguasai hatinya karena melihat Antony mencium dara lenyap seketika saat melihat betapa takutnya wajah dara tadi,


" bagaimana cara gw mengganti bajunya yang kotor karena muntahannya,,?" Clark bingung karena baju dara yang bisa di katakan sangat kotor itu, dia tidak bisa menggantikannya, karena itu akan berbahaya bagi dara dan kesehatan jantung Clark nanti, Clark takut tidak bisa menahan dirinya dan justru memakan dara saat itu juga,


" tapi kalau gw biarkan dia seperti ini, itu akan membuat nya masuk angin, ya tuhan,,, bantu lah aku agar bisa menahannya, dan ingat kan aku kalau mulai hilang kendali,"


dengan hati berdebar Clark mulai melepaskan kancing kemeja yang dara kenakan, Clark berusaha untuk memalingkan wajahnya dari tubuh dara,


saat semua kancing terbuka, Clark meloloskan tangan dara satu persatu dari kemeja itu, setelah selesai Clark juga mengelap dada bagian atas dara dengan waslap, sambil masih mencoba mengalihkan pandangannya ke arah lain,


setelah selesai Clark memakai kan kaos oblong miliknya ke tubuh dara, dan sialnya Clark harus melihat ke arah dara, untuk mempermudah dia memakaikan kaos tersebut, di sanalah ketahanan Clark benar-benar di uji, karena mata dan fikiran Clark sedang tidak sinkron saat ini,


fikiranya menolak untuk melihat bagian yang tidak boleh di lihat, namun mata dan tubuh Clark berkehendak Lain, mata Clark justru terus melirik ke arah gundukan yag tertutup separuh oleh bra itu, dan jangan tanya bagaimana kondisi si Clark junior saat ini,


" tidur apa pingsan sih,,,? kenapa nyenyak sekali,,"


Clark menggeleng melihat wajah lugu dara yang tertidur pulas, bahkan dara tidak sadar bajunya sudah berganti, coba bayangkan kalau dara tiba-tiba tidur di tempat umum, mungkin daraa juga tidak sadar kalau ada yang menculiknya, dasar kebo,!


Clark merebahkan tubuhnya di samping dara,


masuk kedalam selimut yang sama, dan menyangga kepalanya dengan sebelah tangannya, Clark terus mengagumi wajah dara yang tertidur seperti bayi, mulutnya yang sedikit terbuka membuat Clark ingin sekali merasakan lagi bibir itu,


Clark mendekatkan bibirnya ke bibir dara, mengecup nya beberapa kali, sebelum melum**nya dalam, tanpa sadar tangan Clark sudah masuk menelusup ke balik kaos yang dara kenakan, mer***s gundukan daging di sana, membuat lengguhan halus dara terdengar, membuat Clark semakin memburu dan nenyikap kaus yang dara pakai,


menelusupkan kepalanya ke dalam kaus, dan bermain sesuatu yang menyenangkan untuk Clark di sana,


namun saat Clark akan membuat tanda kepemilikan di sana, sebuah tangan melayang kuat ke atas kepala Clark, membuat Clark kaget dan langsung menutup kaos dara,


dan yang lebih membuat Clark tak habis fikir adalah,


kaki dara melayang ke arah samping dan mendarat tepat di atas Clark junior, membuat Clark menggigit bibir bawahnya keras agar tak berteriak karena rasa ngilu, sakit yang tidak berdarah namun mampu membuat Clark berguling-guling di lantai sambil memegangi properti berharga nya,


membuat Clark sadar, kalau dia tadi meminta bantuan yang di atas untuk mengingatkan nya kalau Clark sudah hilang kendali,


dan itulah caraNYA mengingatkan, dengan membuat Clark merasakan sakit sampai ke ubun-ubun karena fikiran kotor nya,dia bahkan masih belum mampu berdiri tegap karena rasa nyeri di pusat harta Karun nya,


" *hancur sudah masa depan gw,,, semoga saja dia masih bisa mengukir sejarah ,dan memproduksi bibit-bibit kecebong unggul kelak,"


Clark.


tbc♥️*