My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
rumah kecebong membeku



Nadine masih uring-uringan dengan melakukan Clark yang membawa pulang dara tanpa memberi tahunya dulu,


untungnya di luar ruangan tempat di adakanya pesta tersebut, Nadine melihat Antony sedang duduk sendiri,


karena Nadine sudah lama sekali tidak melihatnya, Nadine pergi ke tempat Antony duduk termenung, Nadine melihat wajah Antony yang terlihat murung, tatapannya juga kosong, dia menatap ke arah makanannya, tapi sepertinya tidak ada niatan untuk menyentuhnya,


" nak Antony,,, benarkah itu kau,,?" sapa Nadine,


mendengar namanya di panggil Antony mengangkat kepalanya yang tadi sedikit tertunduk, Antony tersenyum melihat siapa yang menyapanya barusan,


" mami,,, apa kabar,,?"


yah,, baik Antony ataupun alesya memang memanggil Nadine mami, karena itu permintaan dari Nadine, persahabatan mereka sudah selayaknya saudara, karena alesya juga sering menginap di rumah Nadine kalau mamanya sedang tugas ke luar kota,


Antony berdiri untuk menyalami Nadine, kemudian menarik kursi yang tadi di gunakan untuk duduk dara, " duduk lah mi,,,"


" kamu hanya sendiri ton,,? apakah sudah sejak tadi, atau,,,"


" Tony sendiri mam,,, dan,, baru sekitar satu jam Tony di sini,,," Tony menyela ucapannya Nadine, karena kalau tidak seperti itu, akan panjang lagi pertanyaan demi pertanyaan yang keluar dari mulut Nadine, membuat Antony bingung harus menjawab yang mana dulu,


" ****ohh,,,"


" mami sendiri atau,,,?"


" mami bersama semua anggota keluarga Robinson, tau kan** maksud mami**,,? Nadine ikutan menyela ucapannya Antony, mungkin dia membalas karena tadi Antony melakukan hal yang sama,


mereka akhirnya mngobrol banyak, bahkan Antony juga ikut masuk ke dalam pesta yang Clark adakan,


Antony juga menceritakan apa yang terjadi pada Clark dan dara tadi, membuat Nadine geram, karena Clark seenaknya membawa dara pergi, padahal pesta itu Clark yang menyiapkan,


dan akhirnya pesta ulang tahun dara berubah menjadi konser dangdut ala Nadine, membuat Daniel dan Andrea tepuk jidat, sedangkan Antony ikut serta naik ke atas panggung untuk menyawer Nadine,


******


Clark sedang kebingungan memilih benda kotak yang ada di tangannya,


dia bingung membaca tulisan yang tertera di benda tersebut,


Clark meletakkan kembali benda tersebut dengan menggelengkan kepalanya, entah apa yang sedang dia fikirkan,


Clark kembali mengambil yang warna biru, di sana tertulis cooling fresh,


" **ini,,, apalagi maksud nya,,, ada gambar kepingan salju, maksud nya ada es nya gitu,,?


no no no, nanti kalau dia kedinginan dan rumah kecebong membeku,bagimana,,?


terus nanti rumah kecebong tidak bisa menetaskan telur bagaimana,,? tidak boleh, apa kabar keturunan ku dan dara nanti kalau tidak menetas,,?"


Clark meletakkan kembali benda tersebut, dan kembali membaca produk yang lainnya, tapi Clark justru semakin tidak mengerti, membuat Clark pusing sendiri dengan berbagai merek pembalut yang ada,


aahh,,,,!!! kenapa wanita sangat merepotkan**,,!!! " Clark berteriak frustasi,


dan karena merasa kebingungan, akhirnya Clark meminta salah satu pramuniaga yang ada di dekatnya untuk mencari pembalut yang dara maksud tadi,


ya, Clark sedang berada di minimarket yang berada di lantai bawah apartemennya, Clark sedang mencari kan pembalut untuk dara,


awalnya Clark menolak mentah-mentah permintaan dara, tapi melihat dara yang sudah hampir dua jam tidak keluar dari kamar mandi membuat Clark terpaksa membelikan yang dara butuhkan,


Clark bahkan mengenakan topi dan masker saat membelinya, mencegah orang yang mengenalinya akan mentertawakan nanti kalau melihat apa yang Clark beli, tapi walaupun hampir seluruh wajahnya tertutup, dan orang lain akan sulit mengenalinya, tetap saja harga dirinya seakan anjlok karena benda kotak tersebut,


setelah mendapatkan apa yang dia butuhkan, Clark kembali ke lantai atas, di mana kediamannya berada, saat di lift, Clark terus saja mengomel karena tatapan pramuniaga yang mencarikannya pembalut, ataupun kasir minimarket tersebut, mereka seakan menahan tawanya,


membuat wajah Clark merah seketika karena malu dengan tatapan tersebut,


" gw akan meminta imbalan padanya untuk barang kramat ini nanti," gumam Clark pelan, seketika seringaian terlukis di bibir Clark,


sepertinya,, Clark akan meminta imbalan yang sulit untuk dara nanti,


entahlah,,,.


author.


tbc♥️