My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
penyesalan Daniel



di dalam kamar nya, Clark sedang duduk sambil meluruskan kakinya, dia merasa lelah, karena harus bolak balik ke toilet,


karena ulah dara yang sengaja mencampur banyak sambal ke baksonya, membuat Clark sakit perut,


mungkin itu adalah balasan untuk Clark, karena dia suka sekali menggoda dan membuat dara kesal, sehingga sekarang dia menanggung akibatnya, sakit perut karena bakso,


mengingat itu membuat Clark tersenyum sendiri, walaupun masih merasa sedikit kesal karena dara mengerjainya, tapi melihat tawa dara tadi membuat Clark bahagia,


" betapa cantiknya kalau dia tertawa seperti itu,"


gumam Clark dalam hati, dia tersenyum dan menggeleng kepalanya,


" awas saja kau ladies, aku akan membalas kelakuan mu tadi siang, dengan caraku sendiri tentu nya, dan sepertinya,,, kau sedikit kesal melihat ku bersama alena tadi,,"


Clark tersenyum sendiri, dia sebenarnya tau kalau dara sedang memperhatikannya tadi siang, dan Clark juga melihat kalau dara memberengut tadi, melihat Clark yang menyodorkan ponsel pada alena,


membuat Clark senang, karena akhirnya daraa mulai menaruh perhatian padanya,


namun yang membuat Clark kesal adalah, karena dara tega meracuninya dengan bakso kuah sambal, bahkan Clark harus memanggil dokter keluarga nya untuk meminta obat diare, beruntung Clark tadi memilih pulang ke apartemennya, kalau tidak, pasti maminya itu memaksanya untuk di rawat di rumah sakit,


*******


di rumah Nadine, dara sedang asyik menemani Cleona yang sedang menggambar wajah Daniel, bahkan sesekali dara menahan tawanya saat coretan demi coretan tercetak di wajah Daniel,


" lepaskan saja ra, jangan di tahan,"


ucap Daniel, dia sedikit melirik ke wajah dara, karena dari tadi terlihat jelas dara sedang menahan tawanya,


" huh,,, kalau mau ketawa, ya ketawa saja, nggak usah di tahan, saya tau kamu dari tadi menahan tawamu,"


mendengar itu, dara langsung tertawa terbahak-bahak, dia memang sudah tidak tahan lagi, karena wajah Daniel yang sudah tidak terlihat bentuk nya, bibir Daniel yang lumayan tebal sudah berwarna merah menyala, dan kelopak matanya berwarna kuning dan merah, belum lagi mata kirinya yang di buat warna hitam, sehingga menyerupai bajak laut tapi versi cabe-cabean',


melihat dara benar-benar tertawa terbahak-bahak, membuat Daniel menghela nafas panjang, dia berjanji untuk tidak melihat wajahnya di cermin, sebelum cleona mengijinkannya menghapus coretan di wajahnya,


sebenarnya Daniel tadi sudah menolak untuk di jadikan kanvas hidup untuk putrinya itu, tapi apa yang bisa Daniel lakukan,, saat cleona terus merengek, bahkan dia mengancam tidak mau memakan makan malamnya, membuat Daniel mau tidak mau menerima permintaan putrinya itu,


Daniel sekarang tau bagaimana perasaan Clark yang hampir tiap hari di jadikan tempat eksperimen cleona, dan sialnya Daniel selalu menertawakan nya, mungkin itu juga yang membuat Clark lebih betah di apartemennya dari pada pulang ke rumah utama,


Daniel juga teringat akan pertanyaan Clark, dia selalu bertanya kakak iparnya itu mengidam apa,,? kenapa saat cleona lahir menjadi bocah yang kreativitas nya kelewatan, saking kelewatan nya, membuat seisi rumah sering di buat pusing,


apalagi dulu cleona yang sering sekali membuat pengasuhnya mengundurkan diri karena tidak tahan dengan kenakalan cleona, membuat Daniel juga bertanya tanya, istrinya itu dulu ngidam apa sih,,?


tapi mengingat hal itu membuat Daniel bersedih sekaligus menyesal,


karena kesibukannya, membuat Daniel lalai terhadap istrinya, bahkan dia hampir tidak pernah mengetahui apakah istrinya itu mengidam selayaknya ibu hamil lainnya,


pernah dulu sekali istrinya itu memintanya pulang hanya karena ingin makan sup buntut dekat kantor, namun Daniel menolaknya karena saat itu sedang rapat,


Daniel sekarang menyadari, kalau mungkin itu adalah penyebab utama kenapa dia kehilangan istrinya sekarang, karena keegoisan nya.


tbc♥️