My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
kehilangan



Kevin mencekoki alesya dengan alkohol yang sudah di bubuhkan obat perangsang,


membuat alesya tidak sadar kalau dia di bawa ke apartemen milik Kevin,


bahkan Kevin juga merekam segala yang di lakukan oleh alesya, karena dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan yang diberikan kevin membuat alesya hilang kendali,


dia bahkan memohon agar kevin menyentuhnya, alesya juga melucuti pakaiannya sendiri dan juga pakaian kevin,


me*aba dan mencium seluruh tubuh kevin,


alesya juga berinisiatif untuk mengambil kendali penuh terhadap kevin, membuat senyum menyeringai kevin merekah,


dalam video itu terlihat jelas kalau alesya tidak di pe**osa, melainkan melakukan hubungan atas dasar suka sama suka,


bahkan di sana juga ada dua teman kevin ya g ikut serta dalam kegiatan itu,


membuat alesya menjadi seperti seorang j**ang,


seminggu setelah kejadian itu, video rekaman itu tersebar luas, hingga semua teman menghujat dan memandang jijik ke arah alesya, menganggapnya sebagai sampah masyarakat, hingga saat pihak sekolah tau kejadian tersebut, alesya di keluarkan dari sekolah dengan tidak hormat,


alesya mencoba untuk menghubungi kevin, tapi ternyata kevin sudah pindah sekolah, bahkan yang membuat alesya semakin hancur adalah,,, Kevin sudah pindah dari seminggu yang lalu, tepat setelah kejadian malam itu,


saat di rumah, alesya menceritakan yang terjadi, dari saat di pesta sampai saat pagi hari yang membingungkan, di tambah video yang tersebar membuatnya harus di keluarkan oleh pihak sekolah,


mamanya yang shock terkena serangan jantung, hingga nyawanya tidak tertolong,


saat mamanya meninggal dunia pun, para pelayat memandang jijik kepadanya, bahkan hanya beberapa orang saja yang mau bertakziah ke rumahnya,


mungkin kalau mereka tidak memandang kebaikan mamanya alesya sebelumnya, mungkin tidak akan ada yang mau bertakziah untuk mamanya,


karena tatapan mengintimidasi yang orang-orang berikan membuat alesya menjadi pendiam, dia terus saja mengurung diri di kamarnya, hingga saat Clark berkunjung untuk memberikan dukungan, Clark melihat alesya tergeletak di lantai dengan tangan kanan berlumuran darah,


alesya menyayat nadinya sendiri, membuatnya kehilangan banyak darah dan akhirnya meninggal di rumah sakit,


Tony yang baru mengaktifkan ponselnya shock melihat video yang tersebar di grup chat sekolah, karena mamanya juga sudah mulai sehat, dia langsung meminta ijin untuk kembali ke Jakarta, dia ingin mengetahui keadaan sahabatnya itu,


saat Tony sampai di depan rumah alesya, betapa kagetnya tony saat ada bendera kuning terpasang di pagar rumah alesya,


tulang kaki Tony terasa lemas seketika,


dengan harapan kalau itu bukan alesya Tony m langkahkan kakinya memasuki rumah alesya,


dan saat itulah tulang belulang Tony serasa mencair, dia bahkan tidak mampu lahi menopang tubuhnya, Tony terduduk di lantai, kepalanya menunduk dengan kaki membentuk huruf w,


tangisnya pecah seketika, dia bahkan meraung-raung seperti seorang anak yang kehilangan bebda kesayangannya,


Clark yang mengetahui kehadiran Tony dengan cepat menghampiri nya, dan


bugg,,!! Clark meninju wajah Tony


bugg,,!!


bugg,!


seperti orang yang kesetanan, Clark terus memukul Tony tanpa ampun, darah segar pun mengalir dari bibir, hidung dan sebelah mata tony,


" ***br ngsek loee,!!! " bug,!!


" sahabat macam apa loe hah**,,!!" bug,!!


" puas lo sekarang hah,,!!? gw cuma minta loe buat bujukin dia saja dan loe nggak mau**,?!!!!"


Clark akan kembali memukul Tony, kalau saja Daniel dan yang lain tidak memeganginya,


" jangan pernah nampakin wajah loe di hadapan gw lagi, kalau lo masih sayang sama nyawa lo,!!" setelah mengatakan itu Clark pergi entah kemana, bahkan saat acara pemakaman pun Clark tidak ada,


flashback end.


tbc😢♥️