My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
pesta



Clark membisikan rencanannya untuk memberi kejutan untuk dara, dan Nadine sangat antusias mendengar ide Clark,


karena menurutnya dara pantas mendapatkan itu semua, mengingat karena dara lah senyum cleona kembali ceria, cleona tak lagi murung karena merindukan Alexa,


" jadi,,, kapan kita memberikan kejutan padanya,,?" tanya Nadine antusias,


" wihh,,, santai mom,,, kenapa mami lebih semangat dari pada ku?" tanya Clark geli karena melihat maminya yang sangat bersemangat,


"ayolah,,, mami hanya tidak sabar menunggu waktu untuk menyawer nanti," Nadine menyatukan telapak tangannya sambil tersenyum, seolah sedang membayangkan hal yang sangat menyenangkan,


" ayolah mam,, yang joy sewa grup band, bukan dangdut,"


" benarkah,,?" wajah Nadine murung seketika,


Clark yang melihat itu pun menjadi merasa sedih, tapi itu tidak berlangsung lama, karena yang Clark lihat sekarang maminya itu tersenyum menyeringai, dan kemudian meninggalkan Clark sambil bertepuk tangan,


membuat Clark membuka mulutnya lebar-lebar dan memiringkan kepalanya,


" apakah yang tadi itu ibuku,,? sungguh tidak bisa di tebak," setelah itu Clark pergi untuk mencari keberadaan dara dan cleona yang entah bermain di mana,


" uncle Joy,,,,!!" Clark yang merasa namanya terpanggil pun mencari keberadaan sumber suara tersebut, dan Clark melihat cleona dan dara sedang asyik bermain di pantai, mereka tertawa, dan berlari-lari kecil di pinggir pantai, membuat ingin Clark ikut serta,


Clark berlari menghambur ingin memeluk cleona, tapi saat jarak mereka tinggal beberapa langkah lagi, tiba-tiba dara tidak sengaja tersandung kakinya sendiri, hingga jatuh tepat di pelukan Clark, membuat Clark juga refleks memeluk dara,


" apakah kamu sengaja menjatuhkan dirimu sendiri ladies,,?" Clark tersenyum menatap mata dara, dan saat dara tidak sengaja melihat wajah Clark, mata mereka pun bertemu,


" aduh,, ini kenapa jantungku main lompat tali yak, dan ini,,, ya Allah,, Clark ganteng banget, senyum nya manis kek tebu yang baru di panen, manisnya pas nggak ngebosenin,"


gumam dara dalam hati, tanpa sadar dara tersenyum ke arah Clark,


" aku tahu bahwa aku ini tampan," Clark tersenyum menyeringai,


mendengar ucapan Clark, membuat dara tersadar dari lamunannya, dia neruruki dirinya sendiri karena terpesona oleh senyuman Clark, " bodoh bodoh bodoh,,,, kok gw bisa sih terpesona sama senyuman si playboy tokek ini," dara mencoba melepaskan pelukannya dari Clark, tapi Clark justru semakin mempererat pelukannya, membuat dara kesal dan mengayunkan dengkulnya ke atas tepat mengenai harta Karun milik Clark, membuat si empunya langsung melepaskan pelukannya dari dara dan berganti memegangi si jujun yang mungkin telurnya menetas,


melihat Clark yang kesakitan dara langsung menggendong cleona dan pergi menjauh dari Clark, takutnya Clark akan meminta pertanggungjawaban karena telurnya menetas,


"ANDARA,,,,!!!!" SHIT,,!!" suara Clark menggelegar, tapi yang di panggil sudah kabur jauh,


******


jam sudah menunjukkan pukul enam sore, rombongan keluarga Robinson telah tiba di tempat yang Clark persiapkan,


mereka memasuki restoran tersebut, awalnya tampak biasa saja, bahkan saat sampai di ruangan yang di siapkan pun dara masih bersikap biasa saja, karena yang dara tau restoran sekarang memanglah memiliki konsep yang unik-unik, jadi dia tidak heran dengan dekorasi ruangan tersebut,


dara bahkan sempat menguap karena merasa lelah karena seharian ini dia bersenang-senang dengan cleona, membuat dara tidak peduli dengan sekitarnya yang memandangnya dengan tatapan bingung,


apalagi Clark, dia bahkan merasa kesal sekarang karena dara tidak juga menyadari bahwa ada sesuatu di sana, padahal ada sebuah tulisan besar yang bertuliskan selamat ulang tahun untuk dara, bahkan sekarang dara menyandarkan kepalanya di atas meja,


" **iya nyonya bos,"


" kamu tidak merasa ada yang berbeda dengan ruangan ini,,?"


" tidak nyonya bos, kan saya pertama kalinya ke sini**," mendengar Jawaban dara membuat Nadine kesal,


" iya saya tahu kamu pertama kalinya ke sini, tapi seharusnya kamu merasa aneh karena banyak balon dan bunga-bunga di sini,"


"iya ya nyonya bos,,ko banyak bunga ya,,, jangan-jangan kita bukan di resto tapi di kuburan nyonya bos,,? hiy,,, serem," dara yang merasa takut memegang erat Lengan Nadine,


" au ah elap," kesal Nadine, dia sudah lelah memberikan kode untuk dara, karena yang di kodein lemotnya kebangetan,


tiba-tiba lampu di ruangan itu mati, dara yang fikiranya masih tentang kuburan mempererat pelukannya di lengan nadine, membuat yang punya lengan meringis menahan sakit karena ulah dara, dan tiba-tiba,


dor,,!! dor,,!! dor,,!!! surprise,,!!!!!!


setelah itu lampu menyala, dan dara melihat Clark, dan cleona memakai topi ulang tahun bersama beberapa orang lainnya,


Clark membawa sebuah kue ultah di tangannya, dan mereka menyanyikan lagu selamat ulang tahun bersama-sama,


membuat dara tanpa sadar meneteskan air matanya, dia bahagia dan terharu karena memiliki majikan yang sangat peduli dengannya, bahkan mereka mau merayakan ulang tahunnya, yang notabene nya hanyalah seorang Beby siter, sungguh kebahagiaan yang tak bisa dara bayangkan,


" ya Allah,,, terimakasih atas segalanya,


terimakasih karena sudah memberikan ku orang-orang bqik, yang sangat peduli terhadap pekerja nya, terimakasih atas segala nikmat yang telah kau berikan, semoga aku bisa terus bersyukur, agar kelak ketika aku sukses aku bisa melakukan hal yang seperti mereka lakukan, berbagai kebahagiaan tanpa ada tingkatkan status,


amin,,,,"


dara pun meniup lilinnya,


ini merupakan ulang tahun paling berkesan untuk dara, walaupun di sana tidak ada ayah ataupun ibunya, tapi dara tetap bahagia, toh semalam mereka sudah menelepon dan berbincang-bincang lama, jadi rasa rindu dara sedikit terobati, karena belum lama juga dia pulang ke rumahnya,


tibalah saatnya dara memotong kue, dara mengambil sepotong kue pertamanya, dia ingin memberikannya kepada Nadine, karena Nadine sudah menganggap dara seperti putrinya sendiri,


saat dara sedang melangkah ke arah Nadine untuk memberikan kue tersebut dara tidak sengaja tersandung kaki meja yang tidak sopan sudah menghalangi jalan,


akibatnya dara hampir terjeremban jatuh, untuk Daniel dengan sigap memegang pinggang dara, tapi kue yang dara bawa tadi melayang terbang seolah memiliki sayap,


dan mendarat tepat di mulut Clark yang sedang tertawa lebar mengobrol dengan Andrea,


uhuk. !! uhuk. !! uhuk. !! uhuk,!!!


Clark tersedak kue yang masuk ke mulutnya tadi, dan situasi yang semula riang menjadi riuh seketika karena panik melihat wajah Clark yang memucat karena tersedak .


tbc ♥️