My Nanny My Lovely

My Nanny My Lovely
masih ter segel



malam berganti Dengan tetesan embun di pagi hari, menambah syahdunya pagi di pusat ibukota, walaupun tidak terdengar kicauan burung di sana, namun segarnya udara pagi membuat semua orang seakan rakus menghirupnya dalam-dalam,


di tambah dengan gerimis syahdu, membuat sepasang muda mudi yang tergeletak di atas kasur mengeratkan selimut nya,


dara menggeliat melenturkan otot-otot yang tegang karena sepanjang malam tidur dengan posisi meringkuk dalam pelukan seseorang,


sebentar,,,


pelukan seseorang,,? yah,, dara di peluk semalam oleh Clark,


merasa ada yang tidak beres, dara memberanikan diri melihat ke arah samping kirinya, dan betapa kagetnya dia saat melihat Clark sedang tidur pulas sambil bertelanjang dada, dara terkesiap dan menarik selimutnya sampai batas dadanya,


dara bahkan belum menyadari bahwa bajunya sudah berganti dengan kaus oblong milik Clark, saat dara akan turun dari tempat tidur, dara meringis karena rasa sakit di perut bagian bawahnya,


" sssttt,,, sakit,,,," dara memegangi perutnya yang terasa nyeri itu, dan tersadar kalau apa yang di kenakan nya bukankah kemeja putih miliknya lagi,


" ba,, baju gw ko ganti,,? dan,, dan perut gw nyeri,,, jangan-jangan,?!"


dara menyikap selimut yang tadi dia gunakan,


dan betapa kagetnya saat melihat ada bercak darah di sana,


" aaahhhhh,,,,!!!!!!!"


seketika dara berteriak dan menangis sejadi-jadinya, dara terduduk di lantai samping tempat tidur,


Clark yang terkaget mendengar teriakkan dara tadi terbangun, namun karena kesadaran nya belum terkumpul seratus persen membuatnya hanya duduk diam sambil membuka lebar matanya, Clark menengok ke kanan dan kirinya, " tidak ada orang,,, apa gw bermimpi tadi,,?"


Clark akan kembali merebahkan tubuhnya sebelum mendengar suara isakan dari bawah tempat tidurnya,


Clark yang penasaran turun dari tempat tidur, dia berjongkok untuk melihat siapa yang ada di kolong tempat tidurnya, Clark terlupa kalau dia semalam membawa dara ke apartemennya,


Clark menyibak bed cover yang menjuntai menutup sisi ranjang, namun tidak ada apapun di sana, kemudian Clark berjalan pelan ke sisis lain tempat tidurnya,


dan di sanalah sumber suara isakan itu berasal,


ada seorang gadis yang sedang menunduk membenamkan wajahnya di lipatan tangan yang bertumpu pada lututnya, Clark akhirnya teringat kalau dia membawa dara ke sana,


bahkan Clark yang sudah menggantikan baju dara,


, " apakah dia masih takut tentang kejadian semalam,,, maafin sikap ku yang tidak bisa mengendalikan emosi ra," gumam Clark dalam hati,


Clark mengulurkan tangannya ingin merengkuh tubuh dara yang bergetar sambil terisak, namun sebelum Clark menyentuhnya, dara terlebih dahulu mengeluarkan suara,


" jangan pernah lo sentuh gw dengan Tangan kotor Lo itu br**gsek,,!!!"


Clark kaget dengan ucapan dara,


" maaf ra,,, aku janji nggak akan kebut-kebutan lagi,"


membuat Clark tersulut emosi,


Clark mencengkeram kedua tangan dara,


" stop dara,,!! kamu kenapa sih hah,,!"


Clark yang sudah tidak sabar lagi ikut membentak dara,


" lo masih tanya kenapa,,??;! " dara menarik kasar tangannya,


" lo fikir gw apa,!!? kenapa lo lakuin ini ke gw Clark,,? hiks,,, kenapa Clark,,,? hiks,, apa salah gw,,,?" Clark yang bingung dengan apa yang dara katakan hanya diam,


" apa yang harus gw lakukan sekarang,,??! hiks,,, kenapa lo tega,,? masa depan gw,, sudah hancur sekarang, hiks,, hiks,," Clark yang semakin bingung mencoba memeluk dara lagi, namun dara mengangkat tangannya menghentikan Clark,


" puas lo sekarang,,? puas lo sudah mengambil sesuatu yang paling berharga di hidup gw,,,?" Clark yang mulai mengerti arah pembicaraan nya dara pun tertawa terbahak-bahak,


" hahahaha,,,, apa kamu fikir kalau aku memper***amu,,? " Clark mendekatkan wajahnya ke telinga dara,


" atau,,, justru kamu mengharapkan aku melakukannya hem,,?" Clark berbisik di telinga dara,


"mm,, maksud lo,,, segel gw masih utuh,,?" wajah dara langsung sumringah seketika, tapi itu tidak berlangsung lama, karena dara kembali melihat bercak darah yang ada di seprei, dan perut bawah nya yang terasa sakit,


"lo memang bre***ek Clark,, kalau begitu darah apa itu hah,,!!! dan kenapa dengan baju gw,,!!?" dara kembali meledak-ledak dengan amarah nya,


mendengar itu Clark melihat ke arah tempat tidur, ya,, memang di sana ada bercak darah,


Clark kemudian melihat ke arah celana dara, ada sesuatu yang salah di sana, warna merah gelap terlihat di sana, walaupun celana dara berwarna navy, tapi noda itu masih bisa Clark lihat dengan jelas,


Clark yang mengerti penyebab bercak darah di seprei itu menggaruk keningnya dengan telunjuk tangan,


" bagaimana cara menyampaikan nya ya,,?" gumam Clark dalam hati,


" baju kamu kotor karena kau muntah semalam, dan terpaksa aku harus menggantinya," dara melotot mendengar itu, dan saat akan menyela , Clark lebih dulu mengangkat tangan tanda dara harus diam lebih dulu,


" dan,,,, untuk masalah darah,,,, kau periksa lah sendiri,, sepertinya ada yang datang,"


" huh,,? datang,,?" tanya dara tak mengerti dan hanya di jawab dengan tatapan mata Clark ke arah celana nya, tepatnya ke arah intinya dara, dara mengikuti kemana arah Clark melihat,


dan seketika dara berteriak mencari kamar mandi, Clark menunjukkan keberadaan kamar mandi dengan telunjuk nya,


dan tawa Clark pecah seketika mendengar teriakkan dara dari dalam kamar mandi,


" **dasar playboy tokek sialann,,,!!!".


tbc♥️**