
brakkk,,,!!!
veny terlonjak kaget karena Clark tiba-tiba berada di tempat itu,
padahal setaunya Clark sedang dinas ke bali,
yah,,, veny selalu memantau kemampuan Clark pergi,
sebenarnya veny sudah sejak lama merencanakan penculikan itu, tapi karena belum ada waktu yang tepat membuat urung bertindak,
tapi mengetahui bahwa Clark sedang ke bali dan ia yakin itu tidak akan sebentar, membuatnya memiliki kesempatan, karena kebetulan juga Antony yang biasa terus bersama dara waktu itu tidak terlihat,
" cla,, Clark,,, ka,, kmu kapan sampai,,? bukannya di luar kota,,,?" ucap veny keceplosan,
tapi Clark tidak menanggapi ucapan veny, Clark langsung pergi ke kamar yang ada di apartemen itu, pintunya terkunci,
Clark mencoba mendobrak pintu itu, tapi pria yang tadi bersama veny menarik tangan Clark dan memberi nya sebuah pukulan,
bugh,,
Clark yang tidak siap terhuyung ke belakang, karena pukulan keras yang di layangkan,
" kau fikir bisa mengambil gadis yang sudah bos gw beli hah,,!!!" ucap pria itu
Clark membulatkan matanya mendengar ucapan pria tersebut, emosi Clark memuncak, tangannya terkepak kuat, kemudian sebelum pukulan pria itu sampai di wajah Clark, Clark menangkap tanganya,
dia menendang tulang kering pria itu, dan memelintir tangannya kebelakang,
ada bunyi kretek di sana, mungkin tantan pria tersebut terkilir atau patah,
entahlah author kagak tau, wkwkwkwkw
" akhh,,,,!!! tangan gw,,!! br****k,!!!!
tidak puas hanya dengan satu tangan, Clark menginjak tulang kaki pria itu, veny yang panik mencoba untuk melarikan diri, tapi di depan pintu ada Alena dan Antony yang menghadang,
" hayo,,,, mau kemana lo,,,,"
alena meregangkan tangan untuk menghadang veny, dia bahkan menggoyang-goyang kan badannya sesuai dengan arah veny menghindar,
veny medengkus kasar, dia menampik tangan alena agar menyingkir, tapi lena tidak tinggal diam, saat veny akan lari Alena menjambak rambutnya, veny pun tidak mau kalah, akhirnya mereka berdua adu jambak menjabak,
tiba-tiba saja rambut veny terlepas,
" aduh,, copot ,,,!!! Tony kepalanya copot,,!!!"
pekik Alena, dan Tony tidak bisa lagi menahan tawanya, dia pun tergelak ๐คฃ
dia bahkan memegang perutnya karena kaku,
" heh,,!, b390 wig gw,,,!!!" veny merebut rambut palsunya, dia mencoba memakainya kembali tapi ternyata terbaik,
" lah,,, pony gw kok jadi panjang yak,,?"
dan sekarang bukan hanya Antony saja yang tertawa,, Alena pun tidak bisa menahan tawanya juga, apalagi melihat veny yang masih terus membenahi letak rambut palsunya,
badan veny limbung karena dia sedikit pusing setelah meminum alkohol, di tambah keseimbangannya hilang karena sati kakinya di pegang Alena, dia pun terjatuh , tapi tangannya masih kuat memegang rambut Alena, akhirnya mereka sama-sama terjatuh dan kembali saling menjambak sambil berguling-guling,
sebenarnya Antony ingin memisahkan mereka, tapi Alena justru menyuruhnya untuk membantu Clark di dalam, dan karena Antony juga tau kemampuan Alena, dia tidak ragu untuk meninggalkan mereka berdua,
karena mustahil alena sang pemegang sabuk hitam kalah dengan veny yang hobinya clubing dan nak enak ehh,๐ค
sesampainya di dalam tony melihat Clark sedang bertarung dengan seorang pria,
Clark menyuruh Tony mengambil tali atau apapun itu untuk mengikat pria itu,
dengan sigap Tony m ngambil tali,
entah darimana wkwkwkwk,
clang mengikat kaki dan tangan pria itu dengan kuat, " ton,, lo urus dia dulu, tanyakan siapa bos yang tadi dia bilang, gw mau lihat dara,"
Tony hanya mengangguk menanggapi perintah Clark,
Clark mendobrak pintu kamar itu, dan menemukan dara dalam kondisi aneh menurut Clark, dia mendekati dara,
" ra,,,, kamu baik-baik saja kan sayang,,,?"
Clark memeluk tubuh dara erat,
"air,,, airr,,, " dara bergumam lirih, wajahnya merah, dan dia terus menggeliat di pelukan Clark,
Clark berlari ke dapur dan mengambilkan segelas air untuk dara,
dara langsung meneguk air itu hingga tandas,
" apa lebih baik,,,?" tanya Clark, karena wajah dara semakin memerah
" pa,, panass,,, tolong,,, gu,, gue sangat tersiksa, tolong,,," racau dara, tanpa di sadari Clark, dara memaksa mencium bibir Clark, mel**tnya rakus, bahkan tangan dara mencoba meloloskan kaus yang Clark kenakan,
refleks Clark mendorong tubuh dara, dia kemudian Clark membuka jaketnya dan mengenakanya pada dara, karena kancing kemeja dara bagian atas sudah lepas, dan Clark tidak mau ada yang melihat tubuh dara selain dirinya.
tbcโฅ๏ธ
tumben up lebih thor,,?
ia,, soalnya author lagi santuy, beby anteng๐
sering-sering dong thor,,,,๐คฉ
iya,,, doain aja ya, biar semoga kepala author encer plus beby nggak nggak merengek mulu,๐ค
iya thor sip,,,๐
eh eh,,, minta like komen juga atuh,,, poin juga sepuluh biji tak apalah dah besar kali artinya buat akyu,,,,๐
etdah, si author banyak maunya๐
ish,,, mau ya,,, nanti author up satu lagi deh,, tapi nanti yah, mungkin review sampai malam๐๐๐๐