
tok tok tok,, dara mengetuk pintu kamar Clark, dia membawakan makanan untuk Clark, karena Clark yang tadi belum sempat memakan makanan nya, dia lebih dulu pergi, karena marah di tertawakan mami dan kakaknya, padahal, dia seperti itu juga karena ulah iseng cleona.
" Clark,,," tok tok tok, "gw bawain makan nih, kan Lo belum makan tadi," dara mencoba membujuk Clark untuk membuka pintunya, karena sebelumnya, Nadine sudah mencoba membawakan makanan itu, namun Clark tidak membukakan pintunya,
tok tok tok,," Clark,, masa Lo marah sampai nggak makan sih,?"
dara mencoba memutar hendel pintu kamar itu, dan terbuka,
nggak di kunci,,? apa gw masuk ajj kali ya,?
" Clark,,, gw masuk ya,,,?" dara memasuki kamar itu, namun yang di cari tidak ada di tempat,
dimana dia,?
terdengar gemericik air dari dalam kamar mandi,
heemm,, mungkin dia sedang mandi,
dara meletakkan nampan berisi makanan itu ke meja yang ada di sana,
namun saat dia berbalik untuk keluar, Clark tiba-tiba saja muncul dari dalam kamar mandi, dan sialnya, dia hanya memakai handuk di pinggangnya,
" aaahhhhh,,,!!!!! " teriak dara saat mendapati pemandangan memalukan itu, dia menutup mata dengan kedua telapak tangannya,
" heh,, sedang apa kamu di sini,?" ucap Clark dengan membekap mulut dara,, dia tentu saja kaget, karena teriakan dara, bukan tak mungkin maminya itu langsung menghampiri nya dengan membawa sapu,
" gue,,gue nganterin makanan buat Lo, " dara masih setia menutup matanya, membuat Clark berfikir untuk menjahilinya,
dia mendekat ke arah dara, hal itu sontak membuat dara melangkah mundur, namun selangkah dara mundur, selangkah pula Clark maju me dekat,
hingga akhirnya dara terpojok oleh tembok di belakangnya,
" ma,,mau apa Lo, sana ikh,,! jauh-jauh," dara mencoba mendorong Clark, tapi apalah arti dari kuatnya dorongan dara bagi Clark, bahkan tidak secenti pun Clark goyah,
"Clark,, El,, elo jangan macem-macem ya,,? gu,, gue teriak nih,!" ancam dara, Clark tersenyum geli melihat wajah ketakutan dara,
baginya itu sangat lucu dan menggemaskan,
" Tat,,,tadi, gue,,gue udah manggil dan ketok pintu, tapi elo nggak denger, dan nyonya bos juga sebelumnya sudah mencobanya, dan Lo nggak jawab,!" dara lupa dengan rasa takutnya tadi, dia malah meluapkan kekesalannya, karena dia pikir Clark menyalahkan nya , karena dia masuk tanpa ijin,
"heemm,,," hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Clark,
padahal, Clark memang benar-benar tidak mendengar maminya itu memanggilnya, karena setelah dari meja makan tadi, Clark kembali mandi, dan mencoba lagi menghapus coretan di pipinya,
dia menggosok pipinya beberapa kali dengan sabun, hilang memang,,, tapi itu membuat pipinya memerah, karena terlalu kuatnya dia menggosok,
" Clark,, bisa,,bisa tolong singkirkan tangan Lo nggak,,? gw mau keluar,"
" kenapa harus keluar, kan Kamu tadi bawa makanan, kenapa nggak sekalian kamu suapi ajj" Clark mendekat kan bibir nya ketelinga dara, dan berbisik
," pakai bibir nyuapinya, gimana?"
dara melotot kan matanya, dia tidak habis pikir, ternya tingkat kemesuman Clark semakin tinggi,
dara mendorong perutnya Clark, mencoba menggelitiknya, agar dia bisa pergi dari kamar si raja mesum itu, namun aksinya justru tidak sengaja menarik handuk yang Clark kenakan,
dan "akkhhh,,!!!!"
dara berteriak kencang melihat bagian bawah milik Clark,dia berlari keluar kamar secepat kilat,
Clark yang mengetahui handuk nya melorot langsung membenarkan posisi handuknya tadi,
Clark menepuk jidatnya,
karena dia sendiri terlupa, kalau dia masih dalam keadaan polos, dan hanya tertutup oleh handuk tadi,
Clark langsung mengunci pintunya, Clark tau, apa yang akan dia dapat dari maminya kalau maminya tau tentang kejadian memalukan tadi,
bukan tak mungkin dia akan mendapatkan Omelan tiga hari tiga malam tanpa jeda,
dan lagi, ditambah nasehat-nasehat yang akan maminya itu sampaikan padanya, karena bertindak ceroboh.
TBC♥️