My Future Is You

My Future Is You
Ayah dan Ibu



Setelah berada di rumah sakit beberapa hari kemarin, akhirnya dokter sudah memperbolehkan chila untuk pulang ke rumah. Chila yang memilih untuk pulang ke rumahnya sendiri dan di temani oleh sang mama untuk satu minggu mengurus kedua putranya


Seminggu sudah mereka pulang ke rumah, dengan telaten chila mengurus mereka ber dua dan sesekali di bantu oleh sang mama dan terkadang di bantu oleh bi ina juga di saat abim pergi kerja.


Ziyan dan Zidan yang sepertinya mengerti dengan keadaan sang mama yang mengurus mereka sendiri. Kedua putranya tak pernah rewel berlebihan saat hanya ada chila di rumah, sedangkan ketika abim telah berada di rumah kedua anaknya seperti mengerti hal tersebut dan berhenti menangis jika telah di gendong oleh abim


Sebulan, dua bulan sudah chila dan abim merasakan nikmatnya menjadi ayah dan ibu baru. Hari demi hari mereka jalani dengan sangat bahagia merawat ke dua putranya tersebut, setiap tangis dan senyuman manis dari kedua putranya sepertinya obat yang paling ampuh saat ayah dan ibunya sedang merasa lelah


Sesekali kedua keluarga kami kumpul bersama di rumah kami hanya untuk sekedar bertemu dan main bersama anggota baru keluarga kami. Banyak perhatian, cinta dan kasih sayang yang ziyan dan zidan dapatkan dari kakek dan neneknya, serta dari saudara ayah dan ibunya


"dek..kamu nggak kasih susu formula ke mereka?" Mama


"nggak ma, asi chila banyak jd nggak perlu pake susu formula" Chila


"iyaa, jangan di biasakan dulu ya pake formula kalo asinya banyak. kalo bisa sampe 1 tahun lah mereka minum asi dek" Mama


"iyaa ma, di kulkas juga sudah banyak stok asi untuk mereka" Chila


----


Bi ina yang sudah memasak makanan di dapur dan di bantu oleh kak shela dan ce yaya di sana. Ziyan dan Zidan yang sedang diam tak rewel sekali pun saat bermain bersama kakek dan neneknya. Chila pun masuk ke kamar, melihat abim yang sedang berada di membereskan kamar


"yankk..masih beres-beres?" Chila


"iya yankk, bentar lagi selesai. ini lagi beresin popok yang baru di beli kemarin" Abim


"iyaa.. selamat beres-beres ya ayaah" Jawab chila dan mencium sekilas pipi abim


"yankk..." Abim


"hemm?" Chila


"sudah lama ya kita nggk berdua an kek gini yank.." Kata abim


"iyaa yaa hehe.. sudah terlalu sibuk mengurus ziyan dan zidan" Chila


"tidur pun sudah tak bisa berpelukan laagi yank, ada ziyan dan zidan si tengah-tengah heheh" Abim


"iyaa.. ayah sudah kalah saing sama ziyan dan zidan" Jawab abim sambil memerat pelukannya pada chila


"iyaa iyaaa.. maafin ibu ya ayahhh, karena terlalu sibuk dengan ziyan dan zidan sampe ngelupain ayah" Chila


"gpp ibu.. meskipun begitu ayah masih tetep sayang dan cinta sama ibu, ziyan dan zidan" Jawab abim dan mencium pipi chila


"terima kasih ayaaahh.. udah ah, chila mau mandi yank, dari pagi belum mandi hihii" Chila


"gpp yank.. masih tetep cantik kok.." Rayu abim


"bisaa ajaa hahah" Kata chila dan berlalu masuk kamar mandi


----


Setelah selesai mandi dan berganti baju, dan mereka berkumpul bersama di meja makan untuk menyantap makan siang bersama


.


.


next


.


.


Hello gaes..


bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment apa perlu dishare ya hihiww~


klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..


I love you. Xoxo♥️