
Chila.. yaa mereka biasa memanggilku Chila. Aku "Archila Ramadhani" seorang wanita berusia 25 tahun dan aku seorang pegawai dikantor perpajakan dikota kelahiranku. Hidupku cukup sederhana dan dikelilingi oleh keluarga yang lengkap, Ayah, Bunda dan kedua kakakku..
"Koko" ya, aku sering memanggil kakak lelakiku dengan panggilan itu. Dan "Cece" adalah panggilanku untuk memanggil kakak perempuanku.
Kenapa koko dan cece? Karena nyatanya Ayahku adalah seorang keturunan Chiness hahaha...
Aku memiliki banyak teman dan sahabat, hanya saja sahabatku yang paling dekat hanya beberapa. Cicil, Kyle dan Fano..
Kami berteman sejak dibangku SMA hingga saat ini, kami cukup akrab hingga semua orang tua kami saling mengenal satu sama lain. Diantara kami ber 4 yang kehidupannya cukup sederhana hanya aku saja, tapi mereka berteman denganku tak pernah memandang status sosial karena tulus dari hati..
Untuk melepas kepenatan dalam pikiranku, aku dan ketiga sahabatku sebaiknya pergi berlibur akhir bulan ini. Dan tempat yang akan kami kunjungi adalah Jogja..
Kami ber 4 berencana berangkat pada tanggal 23 akhir bulan ini...
3 hari sebelum keberangkatan kami. Kami ber 4 pergi kesuatu Mall untuk membeli beberapa barang dan pakaian yang kami butuhkan.
"Cil" sapa Kyle. sontak aku dan cicil pun langsung noleh bersamaan.
"Cil siapa? Chila atau Cicil?" jawab cicil bingung.
"Hahah, elu sih le hobi banget buat mereka bingung" sangga fano
"tau nih, dasar lele" jawabku
"hahaha maaf maaaf. gue suka keceplos, kelupaan kalo biasa manggil si cicil itu cicik hahah" jawab kyle
"iya nih cik, si lele keknya hobi bgt buat lo kesel dari silu ya hahaha" jawab fano
"tau nih lele gaje bgt hahaha" jawab cicil
#disebuah resto dalam Mall
"cil, lo masih nyimpen rasa lo sama doi? udah mai akhir tahun nih" kata cicil yang buat gue tiba-tiba bingung
"iya, kan kata lo mau ngubur perasaan lo sm dia dalem-dalem" jawab fano
"udah, lupainlah aja. udah brp banyak cowok yh elu tolak cuma gegara dia, tar umur dah makin tua lu mash harepin dia aja" ketus kyle
"he'eh gue inget kok, akhir bulan ini terakhir gue nginget tentang dia kan? tenang aja gue udah nyiapin mental hahah" balasku
"cil, inget ya kalo lo smpe nggak bs lupain dia. gue untal lu ke singapore biar lu tinggal dan ikut gue menetap disana aja" ketus cicil
"gue sih mau aja kesana, kek lu nggk tau ayah sm bunda aja sih hahah" balasku
"ahh.. ayah sm bunda nggk gaul nih hahaha" jawab fano
"eh btw, gimana fan?" balasku sambil senyum-senyum
"gimana apanya?" jawab fano bingung
"itu.. yg lu cerita sm gue smlm hahaha" jawabku
"cerita yg mana sih, apaan?" jawab cecil penasaran
"oh ituu, jadi gini gaess.. gue tu awal tahun depan rencananya mau netap di Jepang, ngikut kak lusi cuma 6 bulan doang kok, karena ada project kak lusi disana jd gue mau ikut" jelas fano
"beneran lo? wah bakalan sepi ni kalo kumpul bertiga doang sama lele aja? ah lele mah nggak ada apa-apanya fan dibanding elu" jawab cecil yg langsung meluk fano
"eh awas lu ya cik, kalo lu mau kestudio nggak usah lu telfon-telfon gue buat nebeng ya" ketus kyle
"fan, yakin nih cuma karna mau bantuin project kak lusi? bukan karna Dita juga ikut? hahaha" kataku dan semua orang langsung melihat sinis ke arah fano.
Arazal Abimana. Dia seorang lelaki berusia 27 tahun, dia seorang Pengacara dan Pengusaha Muda dikotaku...
Yaa, itu nama lelaki yang mengisi hatiku selama bertahun-tahun belakagan. Tapi dia? Entahlah aku tak tau apakah aku ada dihatinya atau tidak..
Koko dan cece selalu memberitahuku untuk "berhenti mengharapkan sesuatu yang tak pasti" tapi aku? Yaa aku seorang wanita yg sedikit manja dan terkadang keras kepala sedikit hehehe...