My Future Is You

My Future Is You
Kekhawatiran Chila



Satu minggu lagi abim dan chila akan melaksanakan pernikahan, ia mengundang semua sahabat-sahabatnya untuk berkumpul bersama lagi, karena sekarang mereka memilikk kesibukan dan kehidupan dengan pasangan mereka masing-masing sehingga jarang untuk bisa bertemu, tetapi masih tetap sering berkomunikasi. Kini mereka ber 4 ya hanya mereka ber 4 saja yang datang, karena mereka ingin memiliki quality time lagi setelah sekian lama tak pernah kumpul ber 4.


"Le, no.. buruan lamar pasangan kalian. Nikah itu enak loh😋" ledek cecil


"Enaknya gimana cik?" Jawab kyle


"Tidur nggak perlu lagi peluk guling, ada suami yang standby peluk😋" goda cecil lagi


"Teruss kamu udah ngapain aja cik?" Tanya fano yang gantian menggoda cecil


"Ahh ada calon pengantin, nanti dia jadi takut lagi kalo diceritain hahah" goda cecil


"Emang sakit ya? Beneran sakit cikk?" Tanya chila yg kini mulai gelisah


"Nggak juga sih, tapi sakit juga hahah" jawab cecil yang sengaja ambigu membuat chila makin gelisah


"Udah chil, nggk usah di dengerin dia, enak kok yakin aja pasti enak hahaha" jawab kyle


"Udah pernah lu yaa hahah" ledek fano


"Cowok mah enak le, beneran. Dia aja nagih le. Nggk cukup sekali, yang ceweknya susah le. Nggak diturutin ntar dosa lagi nggak nurut suami. Diturutin kita yang kewalahan hahah" ceplos cecil


"Ahh udah udah. Nanti chila takut hahaha" fano


----


Setelah pertemuan mereka tadi, chila yang sudah janjian dengan Abim untuk memgambil foto Pre wedding mereka di studio foto tempat temannya Abim. Mereka melihat-lihat dan memilih foto mana yang akan di cuci dan di cetak perbesar. Setelahnya mereka pulang kerumah masing-masing, setelah chila pulang dan bersih-bersih dia ingin tidur, tiba-tiba pintunya kebuka ternyata, mama yang sedang berada disana dan masuk ke kamarku.


(Foto-foto pre wedding Chila dan Abim)






"Dek,kamu beneran udah siap menjadi seorang istri?" Tanya mama


"Insyaallah siap ma, kalo chila nggk siap sampai umur berapa lagi chila nunggu sampai siap hehe"


"Chila sudah bilang ma sama kak abim, katanya nanti dia mau suruh orang aja untuk sertika dam cuci baju"


"Baguslah kalo abim sudah berfikiran sejauh itu. Mama jadi sedikit lega dengernya" mama


"Iya ma, chila udah ceritain itu sama kak abim. Chila juga udah bilang kalo chila nggk suka makan ikan. Untung aja kak abim nggk begitu suka ikan ma heheh"


"Iya baguslah, nanti kalo kamu sudah nikah. Sudah sah jadi istri. Harus nurut ya sama suami, harus rajin bangun lebih pagi biasanya kamu bangun sekarang, nggk boleh ngebantah suami yaa. Mama juga bilang gini saat cece mu dulu ingin menikah" Mama


"Iya ma, chila bakal inget kata-kata mama. Eh tapi ma, chila mau tanya. Ituu" Tanyaku sedikit ragu


"Tanya apa hm?" Mama


"Kata cecil rasanya sakit ya ma" kataku yang ragu dan mama langsung paham apa maksudku


"Hahaa, nggak kok sayang, itu hanya perumpamaan saja. Sudah jangan dipikirkan, kamu istirahat saja sekalian besok jangan lupa uruslah surat izin cuti kerjamu ya" Kata mama yang sedikit berbohong karena ia tahu bahwa anaknya yang satu ini akan menjadi takut


"Iyaa ma" jawabku singkat dan mama langsung menutup pintu dan mematikan lampu kamarku.


.


.


next


.


.


Maaf kan keterlambatan up ya guys, padahal sudah di up 3 eposode dari kemarin, tapi semua naskahnya baru diterima huhuu~


Hello gaes..


bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment, vote dan apa perlu dishare ya hihiww~


klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..


I love you. Xoxo♥️