
Setelah selesai packing segala kebutuhan yang akan di gunakan selama satu minggu berada di Daegu, seperti pakaian, pasport, visa dan identitas lainnya, mereka juga membawa makanan kering yang bisa di simpan cukup lama. seperti Abon sapi, daging rendang, dendeng balado semua itu telah di siapkan atas kerja sama mama chila dan kedua kakak kembar abim takut mereka akan rindu masakan indonesia nantinya..
(Bandar Udara Soekarno Hatta)
Semua sekarang sudah tiba di bandara untuk mengantar kedua orang ini pergi untuk honeymoon sekalian berlibur.
"dek, bim. hari ini pergi ber dua ya. seminggu lagi pulang harus ber tiga" Papa
"kalo belum ber tiga gimana pa?" Abim
"papa nggak izinin pulang ke indonesia hahah" Papa
"papa, sudah ah jgn goda abim sama chila terus. kebiasaan papa ini" Mama
"hahah iya pa sudah lah nanti ngambek si bungsu papa ini" Imbuh Koko
"abim, jagain chila di sana ya. jgn asik sendiri" Kak shely
"iya kak, pasti itu. kak ly tenang aja" Abim
"nak, kalo chila susah makan paksa aja ya biar makan. dia ini suka males makan orangnya, sama makanan tu kayak musuh" Mama
"iya ma siap ma, nanti abim kasih makan terus hehe" Abim
"dek, obat-obat an sudah bawa? vitamin sama obat maag mu sudah di bawa?" Mama
"sudah ma, sudah lengkap kok semua nya" Chila
"yaudah ma, pa, semua nya. kita berdua masuk dulu yaa. Assalamualaikumm" Abim
"iyaa hati-hati ya kalo sudah sampai jgn lupa kasih kabar" Papa
"siaap pa" Abim. dan mereka pun masuk untuk segera naik ke pesawat karena sebentar lagi akan berangkat.
----
(di dalam pesawat)
Abim dan chila yang masih terasa sedikit lelah karena acara pernikahan mereka kemarin pun tampaknya tak begitu banyak bicara karena di habiskan waktu di pesawat hanya dengan istirahat dan tidur agar jika sudah sampai di tujuan mereka memiliki sedikit energi.
pramugari mengantarkan snack pada kami, saat memakan snack kami pun ber bincang sedikit
"yank, kamu denger nggak apa kata papa tadi?" Abim
"yang mana? papa kan banyak bicara tadi yank" Chila
"pergi ber dua pulang ber tiga hahah" Abim
"yankk. kenapa yang di inget cuma itu sih kamu mah" Chila sedikit malu
"iyaa.. maaf ya sayang, aku cuma belum terbiasa. kita deket pun baru yank meskipun perasaanya sudah lama ada tapi kita resmi deket dan saling mengenal kan baru. jadi aku memang belum terbiasa" Chila
"mulai sekarang, detik ini. di biasakan ya sayang. abim tau kalo kamu emang nggak mudah untuk deket sama laki-laki, tapi bukan bearti kamu sulit juga untuk deket sama aku, kan aku suami kamu, sahabat kamu, temen hidup kamu. jadi kamu bisa anggep aku sama hal nya dengan fano, kyle, koko atau pun mas prin ya. jangan canggung dan malu-malu lagi yaa. Kamu percaya aku kan? Abim
"iyaa sayang. bismillaah ya" Jawab chila seraya tersenyum manis pada abim
----
(Bandar Udara Internasional Daegu)
Akhirnya kini setelah beberapa jam mereka di dalam pesawat menuju Daegu mereka telah sampai. Se sampainya di daegu, abim langsung memanggil taxi dan menuju ke hotel yang sudah lama di booking oleh Abim
Hotel Interburgo Daegu
Satu kamar yang lengkap telah di pesan Abim untuk kami selama satu minggu ke depan, di dalam kamar hotel ini ada ruang tamu, minibar dan dapur kecil untuk memasak.
"kamu mau langsung istirahat atau mandi dulu yank?" Abim
"hmm. mandi aja dulu deh yank biar seger hehe"Chila
"yaudah kamu mandi dulu ya, biar aku yang susun bajunya di lemari biar nggk kusut" Abim
"makasih yaa kak sejauh ini udah jadiin chila wanita paling special" Jawab chila sambil memeluk erat abim dari samping dan yaa wajahnya langsung memerah, karena ini kali pertamanya lagi setelah sekian tahun chila memeluk seorang pria duluan
"udah ah mandi dulu, jangan goda kakak yank. baru juga sampai" jawab abim dengan sedikit senyuman menggoda
"ayaaankk" jawab chila gemas melihat tingkah suami nya tersebut dan berlalu menuju kamar mandi untuk mandi.
.
.
next
.
.
Hello gaes..
bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment, vote dan apa perlu dishare ya hihiww~
klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..
I love you. Xoxo♥️