
Sore hari, setelah chila melepas rindu dengan mama dan papanya chila di jemput oleh sang suami tercinta di rumahnya, lengkap dengan membawa se kotak donat kesukaan chila karena request dari sang istri tercinta
"makasih ya yankkk" Kata chila kepada abim dan memeluk abim hangat
"iya sama-sama. mau langsung pulang atau gimana?" Tanya abim
"nanti aja ya, abis makan malem heheh. tadi mama masak ikan gurame bakar jadi chila mau makam deh heheh" Pinta chila
"yaudah kalo mau nanti malam, aku telfon papa dulu ya. takut papa nungguin" Abim
"iyaa sayang, eh chila ke dapur dulu ya. nanti kamu langsung ke kamar aja tar chila susul" Chila
"iya sayang.." Abim dan berlalu ke kamar atas
Di dapur chila sedang mengobrol dengan sang mama sambil membantu membakar ikan
"gimana ma? apa di omongin sekarang aja ya?" Chila
"iyaa dek, bilang lah di kamar dulu sama abim. nanti pas makan baru kasih tau papa" Mama
"oke deh maa.. chila ke atas dulu ya, nemuin kak abim" Kata chila sambil membawa kotak donat dan air minum ke kamar nya
----
Di dalam kamar chila melihat abim yang sedang rebahan dan tampaknya sudah selesai mandi karena aroma khas sabun mandi di kamar chila masih tercium wangi
"yankk.. kamu udah mandi?" Chila
"udah yankk.. kenapa? kamu belum mandi?" Abim
"ini baru mau mandi hehe" Chila
"yaudah kamu mandi dulu sana, nanti baru makan donatnya di sini sama aku ya. aku rebahan bentar yaa" Abim
"iyaa.. chila mandi dulu yaa" Chila
Setelah mandi dan memakai baju, chila melihat sang suami tampaknya tertidur karena terlalu lelah bekerja di kantor dan mengurus urusan bisnis lainnya. Chila mendekati kasur dan ikut merebahkan dirinya di samping sang suami
"yaaankk.. bangun yankk, kamu tidur ya? lelah banget ya kerja hari ini?" Tanya chila sambil mengelus pipi abim sekilas
"hmm iya lumayan lelah, kenapa?" jawab abim yang sedikit terusik karena chila
"gpp yankk, chila mau ngomong sesuatu" Chila
"iyaa ngomong aja, aku dengerin" jawab abim dan masih memejamkan matanya
"yankk, buka dulu matanya bentar" Kata chila sambil mengeluarkan hasil testpack dari kantung celananya
"ngomong aja yankk, aku ngantuk banget berat banget mau buka mata" rengek abim
"yankk, bentaran doang kok.. janji abis itu kamu mau tidur lagi juga gpp. tapi buka dulu bentar chila mau ngomong" Pinta chila
"kenapa? hmm" Jawab abim sambil berusaha membuka matanya
"nih liat.." Kata chila sambil menunjukkan alat tes tersebut
"apa ituu?" Tanya abim dengan pandangan samar-samar
"ihh buka matanya lebar-lebar lohh" Pinta chila sedikit memaksa dan abim membuka matanya dengan jelas kali ini
"yankk!!! beneran ini?" teriak abim sedikit terkejut dan langsung duduk
"keliatannya gimana?" goda chila
"aaaahhhh.. yankk, yaampun yankk.. makasih yaaa" jawab abim sambil terharu dan memelukku erat
"iyaaa, chila juga makasih ya sama kamu kak, udah bahagiain chila sejauh ini" Jawab chila
"yankkk.. aku nggak tau lagi mau ngomong apa dan harus apa.." jawab abim sambil meneteskan air mata
"ugh jangan nangisss.. nanti chila ikutan nangisss hmm" Chila
"baru tadi siang yankk, pas mau tidur siang sama mama terus mama bilang chila gendutan, pas chila tunjukin perut buncit yang di kira karena gendut eh ternyata mama bilang kayaknya perlu di tes dan mama yakin, terus pas di tess hasilnya positif dehh" Jelas chila
"mama bisa peka banget yankk.." Abim
"iyalah yankk, mama udah berpengalaman, anaknya udah 3 loh hihii" Chila
"iyaa yaa, tapi kamu kan nggak ada tanda-tanda hamil yankk, mual aja kamu nggak kan?" Abim
"sejauh ini sih chila nggk ngerasa mual-mual sih yank.. mangkanya chila juga nggak kepikiran sampe kesitu" Chila
"entaaahlah, apapun itu.. mau kamu mual, mau kamu nggam mual yang penting kamu hamil, kamu sehat, calon anak kita juga sehat yaa" Jawab abim dan menciumiku tak henti
"iya yankk.. dan sekarang chila ngerasa laper banget yank, mau makan sate padang heheh" Chila
"hmm gini ya rasanya ngikutin kemauan istri yang lagi ngidam.. siaap nyonya, aku beliin yaa. kita turun ke bawah" Abim
"iyaa, tapi nanti aja waktu kita mau pulang aja, soalnya chila mau makan langsung di sana yankk" Chila
"okeesayang, apapun mau kamu aku turutin" Abim
----
Mama yang sudah selesai dengan segala macam jenis masakan di atas meja makan, memanggil semua yang ada di rumah untuk makan bersama. Kebetulan, di rumah hanya ada mama, papa, chila dan abim saja. dan saat ini hanya papa yang belum tau tentang kehamilan chila
"dek, mau ikan bakar?" Mama
"iyaa mau maa, pake sambal kecap ya heheh" Chila
"sini biar aku yang ambilin ma" Abim dan mengambilkan makanan untuk chila
"kebalik.. seharusnya kamu dek yang ambilin makanann untuk abim" Tegur papa
"gpp paa, abim ikhlas dan rela pa" Abim
"uluhh uluhh sayangnya chila" Chila
"manjaa banget dek dek... udah bim jangan banyak-banyak gendut nanti dia tu" Papa
"ih papa, gpp dong chila gendut.. kan yang makan berdua 😋" Chila
"berdua? sama abim? sepiring berdua? hahah" Ledek papa
"bukaaan papa, papa itu mau dapet cucu lagi" Mama
"cucu? kamu hamil dek?" Papa kaget
"iya pa, si bungsu kita hamil" Mama
"alhamdulillaaah.. mau jadi kakek lagi ini namanya.. mau makan apa bilang ya sama papa, biar papa beliinn" Papa
"hahah iya papa, nanti chila telfon papa ya hihii" Chila dan mereka pun makan bersama
.
.
next
.
.
Hello gaes..
bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment apa perlu dishare ya hihiww~
klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..
I love you. Xoxo♥️