
Setelah acara pernikahan Cecil dan Mark selesai, kini semua tamu undangan dan kami telah selesai berfoto-foto ria bersama kedua mempelai dan tamu dalam gedung pun hanya tinggal saudara dan keluarga dekat saja.
Kami pulang kerumah masing-masing. Setelah berganti baju, abim mengajakku ke sebuah butik untuk membeli baju yang akan dikenakan saat acara lamaran minggu depan. Karena memang waktunya mepet dan takut tak sempat untuk membeli baju lagi.
(Chila dan Abim saat pergi ke butik)
"Pilih lah yank baju yang mana yang kamu suka, untuk acara kita" katanya sambil mengelus kepalaku. Setelahnya aku langsung memilah dan memilih baju mana yang pas sesuai dengan selera ku dan nyaman saat ku kenakan.
"Kak, ini bagus nggak?" Kataku sambil keluar dari ruang ganti dan menunjukkanya pada abim
"Bagus yank, kalo aku sih suka yank.. cantik" puji abim sambil memegang bahu ku
"Oke, aku mau yg ini aja yaa" pinta chila
"Oke baiklah. Mbak tolong yang ini ya" Jawab abim seraya memanggil pegawai toko untuk membungkuskan pesanannya
"Kamu nggak pilih bajunya sekalian?" Tanyaku
"Aku sudah memilihnya yank, aku beli saat aku sedang perjalanan dinas ke malaysia waktu itu, jadi ku simpan saja karena pas untuk acara-acara resmi seperti lamaran nanti" Jelas abim
Setelah selesai berbelanja perlengkapan untuk lamaran nanti, abim mengantarkan aku pulang ke rumah. Dia masuk bersama denganku dan menemui mama yang memang hanya sendiri sedang menyeduh susu untuk cia.
"Ma, kok sepi kemana semua?" Tanya abim pada mama
"Papamu di kamar bersama cia, koko ke rumah mertuannya, cece dan kak prin sedang keluar mengurus berkas untuk keberangkatan kak prin ke Amerika" Jelas mama
"Oh jadi cia sama papa dikamar ya?" Tanyaku
"Iya, ini lagi buat susu untuk dia biar tidur. Mama sama papa ngantuk. Kalian dari mana? Banyak banget belanjaannya?" Tanya mama
"Oh dari mall ma, ini beli baju dan perlengkapan untuk lamaran nanti. Takut nggak ada waktu kosong lagi ma" jelas chila
"Oh yaudah taruh di kamarmu sana, abim istirahatlah dulu nanti aja pulangnya" Mama
"Iya ma. Siaap" jawab abim dan mama langsung berlalu menuju kamarnya
"Mau minum apa kak? Mau chila buatin sirup?" Tanyaku menawarkan abim minum dan aku yang memang sudah haus langsung meminum segelas air putih
"Nggak ah, aku mau ini aja.. cupsss" jawab abim dan langsung mencium bibir chila sekilas dan berhasil membuat chila kaget.
Setelah mencium chila kini abim menuju ke lantai atas dimana disitu ada kamar chila, ia langsung masuk, meletakkan barang belanjaan tadi dan langsung merebahkan dirinya di kasur empuk chila
"Aduh kamu ini, cuci muka, tangan dan kaki dulu sebelum tidurrr cepetaaan.." teriak chila sambil menarik badan abim untuk berdiri
"Istirahatlah dulu baru beresin itu" kata abim sambil menuju kasur lagi
Aku yang sedari tadi menata belanjaan agar terlihat rapi dan sesuai dengan tempatnya. Kini mulai merasa gerah karena aku belum menganti pakaian ku dan menghapus make up di wajahku. Akhirnya aku memutuskan untuk mengambil pakaian ku dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah membersihkan diri, aku merasa sedikit lelah dan mengantuk. Kulihat abim sedang tertidur cukup pulas di atas kasur ku, aku pun mengambil bantal dan selimut lalu tidur di sofa yang berada dikamarku.
Setelah kepulangan abim dari rumah ku, kini aku berjalan ke dapur untuk membantu mama memasak makan malam, aku memang tak pandai masak tapi aku masih bisa masak beberapa menu yang ku sukai, dan sering belajar masak sendiri sambil menonton youtube hihii~
Menu makan malam hari ini adalah sambal udang, capcay dan ayam goreng. Menu masakan yang sederhana memang tapi menjadi masakan terfavorit di keluarga ini. Saat sedang membersihkan udang, mama mengajakku bicara
"Dek, kalo kamu sudah nikah, kamu tinggal disini aja ya. Rumah jadi sepi kalo kamu nggak disini" Pinta mama
"Kalo chila sih maunya gitu ma, tapi kak abim sudah bilang sama chila kalo setelah menikah, dia ingin tinggal dirumah sendiri, memulai hidup sendiri berdua ma. Biar belajar mandiri katanya" Jawabku
"Tapi kan rumah mama sepi dek" mama
"Kan ada koko ma, ada kak ester juga nggak sepi banget lah ma. Nanti chila setiap weekend pasti tidur dirumah deh chila janji yaa" kataku kembali
"Bener ya, tiap weekend tidur sini yaa" mama
"Iya maa" jawabku singkat menyakinkan mama
Tak lama masakan pun selesai, kamo sekeluarga telah menyantap makanan tersebut, lalu ku bersihkan piring kotor di atas meja dan langsung mencucinya. Karena memang dari dulu mama selalu mengerjakan pekerjaan rumah dengan sendiri tanpa dibantu oleh tenaga kerja atau pembantu.
Di dalam kamar saat ingin tidur merebahkan pinggang karena seharian ini lelah, tiba-tiba Abim menelfonku dan kami pun bercerita panjang x lebar tapi tak ada bahasan yang begitu penting, sampai akhirnya kami sama-sama tertidur dengan sambungan telfon yangasih menyala hingga pagi~ (ayo ngaku siapa yang sering gitu sama pacarnya 😋)
.
.
next
.
.
Hello gaes..
bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment, vote dan apa perlu dishare ya hihiww~
klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..
I love you. Xoxo♥️