
Setelah pergejolakan batin karena sehabis melakukan hal yang diluar kendali, aku merasa sangat malu dipikiranku cuma satu bagaimana aku bisa nahan malu didepan Abim kalo sewaktu-waktu kita bertemu? gimana aku menyikapi hal ini?
Seminggu setelah kejadian tersebut, tampaknya tak ada respon apapun dari Abim, chat terakhirku di DM instagram hanya dibaca dan tak ada balasan. Tak seperti dugaan pertamaku yang takut jika mungkin saja dia akan mengajakku bertemu, atau dia datang kerumahku atau hal lainnya yang bisa membuatku dan dia bertemu dalam waktu dekat.
Seperti hari-hari biasanya, setelah kejadian waktu itupun hidupku ya sama seperti biasanya sebelum hal itu terjadi, tak ada yang menarik. Waktu semakin lama semakin menuju hari dan waktu dimana perjanjianku dengan koko dan cece waktu itu untuk melupakan dia. Yaa, Kemarin tepat pada tanggal 20 Agustus 2018 tepat dimana hari aku bertemu dan pertama kalinya menyukai pria itu, priaa yang selama 3 tahun terakhir ini mengisi hari-hariku yaa walaupun hanya dengan bayangan saja, tapi aku merasakan jauh dari kata cukup bahagia...
-----
(diruang keluargaku yang saat ini hanya ada koko yang sedang menonton tv)
"koo" sapaku pada koko dan langsung memeluknya
"kenapa?" balas koko yang heran dengan sikap manjaku
"chila mau cerita sama koko, waktu itu chila nggk sengaja nge DM pria itu ko" ceritaku sedikit takut
"nge DM apa? trs gimana responnya?" Balas koko
"nggak sengaja itu ko bener deh, chila kan lagi merenungkan semua perkataan koko dan cece waktu itu, sambil chila kepo kan ngeliatin instagram dia dan ya iseng-iseng sok ngeberaniin diri nge chat dia. ehh nggak taunya malah ke kirim ko, chila juga kaget. Responnya sih ya biasa aja ko, heran sih yg pasti kok tiba-tiba ada chat yang panjang x lebar kekgitu kedia kan hahah" Ceritaku
"teruss? dia bales apa?" Koko
"yaampun singkat banget, dia cuma bilang chila yg mana ya aku lupa, sebel kan ko huft 😐 ya wajar sih ko kalo dia lupa, itu 3 tahun yg lalu ya pasti dia lupa hahaha" jelasku
"skrg sih ya nggk ada apa-apa lagi ko, dm terakhirku cuma dibaca 😣 nggak ada balasan apa-apa lagi setelah itu, sampe sekarang" Chila
"udahlah, lupain.. gpp kamu dm dia, anggep aja sebagai pelampiasan unek-unek kamu hal yg ngeganjel dihati kamu selama 3 tahun terakhir, ya semoga aja setelah ini kamu bisa move on dari dia ya" Pinta koko
"yaa semoga aja ko, chila juga maunya coba dengan yang lain tanpa terikat rasa sama dia lagi, semoga aja ko setelah ini ada laki-laki baik yang bisa buat chila ngelupain pluss ngehilangin rasa chila ke dia" Chila
"iya, intinya apapun yg terjadi sudah ditakdirkan oleh yang Maha Pembuat Rencana, yakinlah, rencana yang dibuat Tuhan jauh lebih indah dari pada rencana yanb dibuat oleh manusia. Kamu boleh berencana sedemikian rupa, tapi inget balik lagi Tuhanlah yang menentukan rencana mu.. okee? udah ya jgn sedih terus, semangat dong. udah sana siap-siap nanti temenmu jemput" Koko
"aaahh koko bikin terharu meweeqqqq 😞 eh tapi kok koko tau sih chila mau pergi?" Chila
"ini hari minggu, jadwalmu dengan teman-temanmu. udah ah sana koko mau nonton" Kata koko dan segera mengusirku dari hadapannya
----
next
dukung terus ya karya Author, kalian boleh silakan like, comment (masukan atau yang lainnya) favorit dan share juga boleeeh kok 🤗
dan Author usahakan agar sehari upload 2-3 kali yaa😉
I love you. Xoxo ♥️