My Future Is You

My Future Is You
Rumah Mertua



Setelah pulang dari bertemu cecil, kini aku dan abim langsung melaju ke rumah abim. Kami berencana menginap semalam disana, karena semenjak menikah baik abim atau pun diriku belum pernah berkunjung kesana.


Setelah sampai di rumah yang memang tak begitu besar hanya 2 lantai sederhana dengan taman dan garasi yang cukup luas, abim memarkirkan mobilnya di dalam garasi tersebut. Di lihatnya papa yang sedang asik membaca koran serambi meminum kopi dan beberapa gorengan di atas meja.


"Pa, nggk kerja?" Abim dan di salimi oleh kami ber dua


"Papa baru pulang dari luar kota, besok lusa baru masuk kerja lagi" Papa


"Iya pa, yang lain di dalam semua pa?" Abim


"Iya di dalem, kalian jadi nginep kan?" Papa


"Jadi pa, ini tasnya chila cuma sehari pa, kan besok lusa udah kerja lagi. Nanti minggu depan baru tinggal di sini" Abim


"Iya rumah papa jadi sepi, cuma ber dua sama adun" Papa


"Iya pa, nanti chila sm kak abim tinggal di sini ya pa" Jawab chila menenangkan papa


"Iya yaudah masuk lah istirahat dulu, bim. Anter chila ke kamar dulu" Papa


"Iya paa" kata abim dan kami pun ber lalu masuk ke dalam


Saat masuk ke dalam rumah, suasana rumah yang cukup berisik karena ke dua keponakan abim sedang bermain bersama di temani oleh sang adik dari abim, yaitu adun


"Dun, nggak kerja?" Abim


"Eh kak, baru juga pulang" jawab adun dan langsung menyalimi ke dua kakaknya


"Nggk jalan sama pacar mu dun?" Celetuk chila


"Adun ini jomblo, nggk ada pacar, mana ada yang mau sama adun hahaha" Goda abim


"Enak aja, ada dong.. nggak mau di kenalin sekarang, biar nanti aja biar surprise sama kayak kak abim tiba-tiba langsung ajak calon istri hahah" Adun


"Iyaa bagus, chila setuju jangan sering-sering ngajak cewek ke rumah ya haha" Chila


"iya kak chil, biar jadi surprise juga kan hahah" Adun


"eh kamu ini ngikuti kakak terus hahah, udah ah kakak ke belakang dulu. ayo yank" Ajak abim


Saat di dapur, aku dan abim melihat ke dua wanita kembar yang memang benar-benar kompak, yang satu mengaduk adonan dan yang satu lagi menggoreng.


"kak, masak apa?" Sapa abim kepada ke dua kakaknya dan kami menyalimi mereka


"iya kak baru sampe, masak apa kak? biar chila bantu ya" Chila


"nginep kan? iyaa boleh.. masak udang goreng tepung, tumis toge dan tahu, sama sambal mangga" Kak la


"iya kak, biar chila bantu ya. pinter masak istri ku ini" Puji abim


"iya, yaudah sana kamu sana aja jangan ganggu" usir kak ly


"iyaa, yaudah yank aku ke kamar ya, mau tidur hehe" Abim


"iyaa" Jawab ku


----


Di dalam kamar abim merebahkan dirinya di atas kasur kesayangannya yang sudah lama tak ia tiduri. Sembari rebahan, ia melihat foto dirinya waktu kecil bersama sang Almarhum mamanya.


Arazal Abimana


ma, mama bisa lihat kan dari atas sana? mama lihat sekarang anak mama udah nikah, mama liat juga kan pilihan abim? pilihan abim ini buat orang lain bahagia semua ma. Papa dan dek adun sangat bahagia ma dengan pilihan abim. Karena papa dan dek adun jadi alasan abim untuk cari istri seperti chila ma, yang bisa segalanya. Sosok chila mengingatkan papa akan sosok mama, yang ceria, yang pintar memasak, yang manis senyumnya.


Ma, mama doain abim ya dari sana, semoga segala urusan rumah tangga abim selalu bahagia, dan semoga abim segera mendapat keturunan ma, abim mau bahagiain papa dengan hadirnya cucu dari abim dan chila. I Love You ma.


Begitulah kira-kira isi hati abim yang rindu akan sosok sang mama, hingga akhirnya abim tertidur di kamarnya


.


.


next


.


.


Hello gaes..


bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment, vote dan apa perlu dishare ya hihiww~


klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..


I love you. Xoxo♥️