
Karena sudah mengetahui kondisi chila yang sedang hamil, abim pun memutuskan untuk mengajak chila untuk periksa ke dokter kandungan untuk lebih jelasnya sepulang kerja besok
Pagi ini, setelah semalam pulang ke rumah abim dan chila memilih merahasiakannya dan akan memberitahu keluarganya saat sarapan lagi ini
"papa, dek adun.. sebentar lagi kita akan kedatangan keluarga baru" Kata abim antusias di sela-sela sarapan pagi mereka
"kedatangan keluarga baru gimana bim?" Papa
"chilaa hamil pa.. abim bakalan jadi ayah" Jawab abim bersemangaaat
"yang bener kamu nak? waaaah alhamdulillah papa ikut seneng mendengarnya.. sehat-sehat ya sayang" Jawab papa tak kalah bersemangat
"bakalan nambah keponakan nih" Adun
"iyaa, bantu kakak ya dek jaga kak chila sama kayak kak la dan kak ly dulu hamil" Pinta abim
"tenang aja kak, kak chila sudah seperti kakak kandung adun sendiri, jgn canggung lagi ya kak" Adun dan hanya di balas anggukan chila
Setelah selesai dengan semua sarapan dan kegiatan pagi itu, chila dan abim pamit pergi ke kantor untuk bekerja. Di dalam mobil mereka mengabarkan kepada sang kakak masing-masing tentang kondisi chila
(via telfon cece)
"haloo.. ada apa dek?"
"...."
"*nggak kok, lagi buatin susu cia. kenapa?"
"...."
"ahh beneran kamu"
"...."
"ahhh selamat ya sayang cece, sehat-sehat selalu dek. Nanti sore tidur rumah mama kan?"
"...."
"iyaa nanti cece tidur sana juga. Okeee*"
Seperti hari-hari biasanya, chila tetap mengerjakan pekerjaan kantor dengan tenang dan santau tanpa di hinggapi rasa mual yang muncul hanya saja chila selalu merasa lapar dan ingin makan, makan dan makan lagi
Hanya beberapa teman kantor chila saja yang tau tentang kehamilan yang chila rasakan saat ini dan respon mereka ternyata sangat antusias dan tak sabar menunggu 9 bulan kemudian. Jam pulang kerja pun telah tiba, seperti biasanya juga chila pulang di jemput abim dan mereka berencana pergi ke dokter kandungan sore ini setelah janjian semalam
----
flashback
Di dalam kamar abim yang sepertinya sedang mendapatkan aktivitas baru yaitu asik mengelus perut buncit chila dan ternyata hal itu membuat chila merasa jauh lebih nyaman saat akan terlelap
"iya sayang" Chila
"kamu sudah ada rekomend dokter kandungan yang bagus belum?" Abim
"chila sudah tanya mama yankk, katanya ada pilihan dokter yang bagus. Sewaktu cece hamil ada dokter Bani namanya dia kerja di Rs xxx . Satu lagi dokternya cewek yankk, namanya dokter Sinta sama sih kerja di Rs xxx juga dia dokternya mama dari jaman hamil cece katanya" Chila
"kamu mau yang mana? pilih senyamannya kamu aja yank" Abim
"kayaknya chila mau dokter Sinta aja deh, biar lebih nyaman okternya cewek aja hehe" Chila
"apapun keputusan kamu aja yank.. ada kontaknya? kita buat janji dulu yank" Abim
"ada yankk.. udah kok mama udah ngehubungin dokter sinta, katanya besok jam 5 di Rs xxx" Chila
"baguss deh.. soalnya aku mau psstiin aja yank sejak kapan kamu hamilnya, soalnya udah lumayan gede perutnya" Abim
"iyaa yank, mangkanya chila juga nggak nyangka kalo hamil. Soalny perutnya ini buncit banget heheh" Chila
"iyaa yankk.. yaudah kamu istirahat ya biar besok enak di ajak ke dokternya" Abim
"iyaa yankk.. tapi di elus-elus ya perutnya. Soalnya nyaman banget yank kamu gituin, jauh lebih tenang rasanya hehe" Pinta chila
"iyaa dengan senang hati yankk.. udah sambilan tidur yaa, besok pulang kerja langsung ke sana aja ya. inget pake sepatu flatshoes aja atau sendal, jangan pake heels ya" Abim
"iya sayaaang" Chila
Chila pun tertidur dengan pulas bahkan jauh lebih pulas dari biasanya karena sentuhan lembut tangan abim di perutnya
flashback off
----
.
.
next
.
.Hello gaes..
bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment apa perlu dishare ya hihiww~
klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..
I love you. Xoxo♥️