
Setelah berfoto ria, sedikit bermain pasir dan air dipantai. Kamo bertiga memutuskan untuk mengisi perut yang sudah keroncongan sedari tadi, karena saat dipantai kami hanya sibuk menikmati suasana dan sambil memakan cemilan saja untuk sekedar menganjal perut. Mereka yang dari tadi tampaknya memang masih menaruh curiga kepada ku karena tingkah lakuku yang sedari tadi cukup aneh bagi mereka. Yaa wajar saja aneh, sedari tadi aku hanya sibuk melihat layar ponsel hp ku dan tersenyum setelahnya..
"chilaa, kamu kenapa? beda banget loh" Teriak cecil
"iya kayak orang kesambet kamu tu, kenapa hey?" Fano
"chila udah ya jgn buat kita khawatir, jgn buat gue takut ah. baru juga datang loh, masa besok mau pulang" Kyle
"apaan sih gaes? hahah.. aku tu gpp gaes, cuma lagi bahagiaaaaaaa banget" Jelasku sembari melebarkan kedua tanganku yang makin membuat mereka heran dengan tingkahku.
"kamu loh chil yg apa-apaan? kamu tu kenapa? nggk mungkinlah sebahagia ini kalo cuma liburan. kamu kenapaa?" Tanya cecil nampak lebih curiga
"hahahh. nih liat, ini alasan aku bahagiaaaaaaa bangeet" Jawabku seraya memeluk cecil dan menunjukkan chat ku dengan Abim. yaa Abim, pria yang kunanti 3 tahun terakhir ini
"Whaaaaat!!! OMG Chilaaa! kok bisaaa? gimana? sejak kapan? kok nggak cerita?Ahhhhhh" Teriak cecil gembira
"kamu duluan ya yang chat, ngakuuuuu!!" Celetuk Kyle
"enak ajaaa dia duluan yg chat aku minta nmr hp ku. uhh nggk boleh sirik leleeee.. Baru kok cik, baru tadi pas kamu mandi dia nge dm aku minta nmr hpku hahaha" Kataku sambil senyum bahagia
"aaa chilaaa, selamat ya akhirnya penantian kamu cukup terbayarkan hanya dengan ini" Cecil
"chil, inget ya bahagia boleh. inget kata ce yaya.. jangan mengharapkan yg tak pasti, kalo memang dia pasti lanjutkan, kalo enggak ya tinggalkan" Tegas fano
"iya no, tenang aja aku skrg udah paham dan ngerti kok maksud dan tujuan dari perkataan dan nasihat kalian semua" Kata chila sambil memberilan flying kiss tanda cintanya untuk ketiga sahabatnya itu.
"udah makan dlu, nanti terlalu bahagia kelupaan makan" Fano
----
Disisi lain kini mereka telah berada di kamar masing-masing. Fano yang mendapatkan telfon dari koko chila pun langsung sigap mengangkat telfon tersebut..
"*halo iya ko, ada apa?"
"...."
"tenang aja ko, dia udah jaauh lebih bahagia"
"...."
"pria yang dia nanti selama 3 tahun ini mulai merespon ko, dia mulai minta nmr telfon chila dan sepertinya mereka saling kirim pesan"
"...."
.
.
"le liat le kokonya chila le, upload foto sama istrinya. cantik ya le kak ester ini hahahah*" Fano
"biasa aja ah, cantikan juga punya gue hahahah" Kyle
dan tiba-tiba 📸 cekrek
(via whatsapp grup)
"guyss liat deh si fano galau, mikirin jodoh katanya yang tak kunjung datang. umur semakin tua, jodoh belum ada, udah kebelet nikah hahaha" Ketik fano dalam sebuah teks di chat
"hahaha, muka elu le. sok imut jijix gue hahahahah" ketik cecil
.
.
next
.
.
Hello gaes..
bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment apa perlu dishare ya hihiww~
klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..
I love you. Xoxo♥️