My Future Is You

My Future Is You
Awal Pertemuan



15 Agustus 2015


Berhubung ini hari libur, kami ber 4 menyempatkan diri untuk keluar untuk mengobrol seperti biasa ditiap minggunya..


Seperti biasa pula fano yang bertugas untuk menjemput kami ber 3 berhubung rumah kami satu arah dan fano yg paling jauh jadi yaa mau tak mau fano harus menjemput kami.


---


(Chat WhatsApp Grup)


"KFCc Squad🍗"


Fano : gaes bersiap.. gue oteweeeeeh 🏇


Gue : kuhhh sudah cantiq manis menunggumuhhh..


Cicil : goodjob maboy. Kuh tunggu yaww 😚


Kyle : capcus...


---


Ya begitulah kira-kira isi chat yang ada dihp ku. Kini gue sudah berada dimobil fano dan segera melaju kerumah cicil dan kyle. Ditengah perjalanan fano tiba-tiba memecahkan kesunyian..


"La, lo jadi dtg kenikahan Risa?" Tanyanya


"Jadilah no, nggak enak gue klo nggak dtg dia udah nyamperin khusus kerumah gue" balasku


"Jadi gmn dong? Gue bener nggak bisa la, lusa gue udah berangkat kebali ada project disana 2 minggu la" jawabnya


"Yah elu beneran nggak bisa nyusul aja ya? Mau ngajak si kyle yaa elu tau sendiri kan dia mah masih bocah bgt kelakuannya malu kandangan kalo jalan sama dia, kek jalan sm adik sendiri hahaha" kataku..


"Lah dia emg bocah, umurnya aja yg gede hahaha" jawabnya ketus...


.


.


Setelah kita ber 4 kumpul muncullah keributan yang terjadi antara kyle dan cecil.


"Ah elu jgn makan punya gue cik" ketus kyle


"Bagi dikit doang sih pelit bgt" jawab cecil


"Tadi lu ditawarin fano nggak mau pesen waffel, maunya kopi aja, skrg ngambil punya gue" jawab kyle


"Etdah, kalian berdua ini dr dulu berantem terus sih nggk pernah bgt tenang gitu loh" jawab gue


"Tau ni, saling berbagi. Punya makanan saling berbagi, punya minuman saling berbagi" tegas fano dan membuat cecil dan kyle terdiam...


.


.


20 Agustus 2015


Hari dimana gue dateng kenikahan Risa temen satu kelasku dibangku kuliah. Berhubung fano tak bisa menemaniku hari ini, dan tak mungkin juga pikirku kalo aku sudah memakai gaun dan makeup untuk.kepesta tapi mengendarai motor bisa-bisa hancurlah dandananku ini (pikirku) lalu kuputuskan untuk memesan taxi online saja.


15 menit kemudian, sampailah gue digedung tempat resepsi pernikahan Risa. Sendiri ya aku benar-benar sendiri turun dari taxi "fixx, seperti kelihatan sekali jombloku ini" batinku


Tak lama, duduklah aku diantara teman-teman dan tamu undangan lainnya, namun ada sesosok lelaki yang menarik perhatianku hari ini. Tapi aku tak tau siapa lelaki itu..


Dia putih, tinggi, nada bicaranya sopan dan lembut seketika berdetak jantungku dan seketika aku bergumam "ini loh chil, ini yg lo cari. Lelaki kek gini kan yang lo mau, yg lo suka, fix ini tipe lo bgt chilaaaa" batinku..


tanpa kusadari, ternyata dia melirikku "mampus lo chil, ke gap dia kan lo. norak sih mata lo ngelirik-lirik dia segitu bgt. malu kan lo malu aduhhhh" batinkuuu


seketika sudut mata lo melirik kearah lelaki itu lagi, tapi kali ini lo terkejut bener-bener terkejut. karena lelaki itu adalah temennya kakak Raka dia adalah kakak Risa "wah bisalah gue minta kenalin sm kak raka nih hahah" gumamku


.


.


next