My Future Is You

My Future Is You
Makan Terus



Setelah melintasi perjalanan memutar yang cukup jauh, kini abim dan chila telah sampai di rumah orang tua chila. Chila keluar dari mobil yang terparkir di garasi rumah chila dan turun tanpa mengenakan alas kaki


"Yankk.. nggak di pake sepatunya?" Abim


"Pegel yank.. gpp lah hahah" Chila dan mereka berlalu masuk ke dalam rumah


"Mamaaaa.." teriak chila pada mamanya dan berhamburan memeluk mama


"Eh dek, kok nggak ngabarin mama mau ke rumah?" Tanya mama kaget dengan kedatangan mereka


"Iyaa ma, tadi lewat jalan pulang biasa muaceet parah, jadi lewat jalan muter belakang, kebetulan ngelewatin rumah sini, jadi mampir deh" Jelas chila


"Ambilin abim minum dulu sana, kamu ini ya kebiasaan" Tegur mama pada chila


"Hahah, gpp ma, biar abim ambil sendiri aja. Kasian chila kakinya pegel" jawab abim dan berlalu ke dapur ambil minum


"Pegel kenapa?" Tanya mama


"Pake heels ma, pegel banget" Jelas chila


"Eleeh, kamu juga biasanya kerja pake heels nak, kok sekarang pegel" Tanya mama


"Nggak tau ma, mungkin tadi kebanyakan wara-wiri di kantor heheh" Jelas chila asal


"Dia mau ambil flatshoes katanya ma, jadi kerja mau pake sepatu flat aja. Musuhan sama heels hahah" Abim


"Iyaa, kan dari dulu mama sering bilang pake flatshoes aja nggk pegel, nggak sakit kakinya. Baru rasain kan hahah" Mama


"Iyaa ma.. eh mana papa?" Tanya chila


"Papa lagi ke kntor, ada yang di urus katanya" Mama


"Kak ester di kamar?" Chila


"Lagi checkup sama adiknya" Mama


"Kok nggk sama koko? Biasanya sama koko" Chila


"Koko ada rapat, nggk bisa di tinggal, jadi kak ester sama adiknya deh" Jelas mama


"Ohh gitu.." Chila


"Yaudahh, kalian istirahat aja dulu. Bentar lagi papa pulang. Nanti makan malem di sini aja ya. Mama masak cumi gulai loh" Goda mama


"Ahh.. cumii, kesukaan chilaaaa" Jawab chila sedikit tergoda


"Iya ma, nanti chila sama abim makan dulu di sini baru pulang" Abim


"Iyaa.. yaudah istirahat sana, mandi lah ya kalo mau mandi" Mama


"Oke maa. Chila sama kak abim ke atas dulu yaa" Jawab chila dan hanya di anggukan oleh mama


----


Di dalam kamar, chila tampaknnya sudah sangat rindu dengan aroma khas dari kamar ini. Begitu masuk, ia langsung merebahkan dirinya di atas kasur


"Ahhh, enaknya rebahan.." Celetuk chila


"Hmm yankk.. katanya sebelum ke tempat tidur cuci tangan dulu, cuci kaki dulu, cuci muka dulu baru rebahan.." Tegur abim


"Heheh, tapi males banget yank.. udah pw rebahan gini" Chila


"Iyaa iyaa chila bersih-bersih dulu huft" cetus chila dan segera bangun menuju kamsr mandi


"Naaah gitu dong, kan udah bersih.. uluh-uluhh sayang aku, udah bersih, udah boleh rebahan lagi.. sini cium dulu.." Goda abim dan mencium chila sekilas


"Yankk, chila tidur sebentar ya. Abis itu chila mau makan cumi gulai mama. Pasti enak banget yankk.. jadi laper" Chila


"Iyaa, tidurlah sebentar. Aku mandi dulu ya. Nanti setelah aku mandi, gantian ksmu yang mandi terus kita turun ke bawah. Makan yaa" Abim


"Heemm.. yang wangi ya mandinya. Hari ini pake sabun chila yang itu aja ya. Wanginya seger, chila suka cium wangi itu" Pinta chila


"Iyaa sayang.. udah tidurlah ya. Nanti aku bangunin" Abim


Setelah selesai mandi dan memakai baju, abim membangunkan chila untuk menyuruhnya mandi dan siap-siap turun ke bawah untuk makan dan pulang


"yankk.. ayo bangun.. mandi" Abim


"Bentar lagi yank.." Chila


"Ayo mandi, katanya mau makan cumi" Goda abim


"Iya siaaap. Chila mandi dulu ya.. oh iya yank, tolong bantu chila bawa kotak sepatu flatshoes chila di lemari ya hehe" Pinta chila


"Iya sayang.. udah mandi lah ya. Sepatunya aku taruh di mobil ya biar nggk lupa" Abim


"Oke sayang" Chila dan bergegas mandi. Di kamar mandi saat chila membuka baju, ia melihat perutnya yang ia rasa sedikit membuncit.. apa iya aku gendutan ya, perut ku sampai buncit gini. Aku harus diet kalo gitu, malu sama perut.. Batin chila


----


Setelah selesai mandi dan berpakaian, chila turun ke bawah menghampiri mama, abim dan papa yang telah pulang dari kantor. Mereka menikmati makan malam cumi gulai kesukaan chila, tak seperti biasanya, chila yang seperti bermusuhan dengan nasi kini malah menyantap nasi jauh lebih banyak dari biasanya


"Dek, kamu kerasukan apa? Banyak banget. Yakin abis?" Papa


"Enak sih soalnya pa, kan cumi kesukaan chila" Jawab chila


"Biasanya juga nggk sebanyak itu loh dek. Awas ya kalo nggak habis" Papa


"Tenang aja pa. Chila lagi laper per perrr banget heheh" Chila


"Iyaa, makanlaah ya yang banyak. Habisin hehe" Mama


"Siaap ma, bungkusin chila ya heheh" Chilaa


.


.


next


.


.


Hello gaes..


bantu terus support Author ya biar makin semangat menulis lagi, lagi dan lagi dengan cara like, comment apa perlu dishare ya hihiww~


klik favorit biar tak ketinggalan episode selanjutnya..


I love you. Xoxo♥️