My Cousin is My Husband

My Cousin is My Husband
15



POV Dafa


"sayang, tolong jelaskan semua ini sekarang!" ucap Sofia yang tampak marah dengan apa yang telah terjadi.


"ok, mas akan jelaskan semua ini. tapi tidak di sini." balas ku yang mengajak dia ke arah taman dekat kompleks apartemen.


"aku harap hal ini tidak mengecewakan ku mas." gumamnya yang masih terdengar oleh ku.


"baik lah kita bicara disini. tanyakanlah apa yang ingin kamu tanyakan, mas akan jawab semuanya." ungkap ku dengan mengajak nya duduk di bangku kayu yang dipenuhi tanaman merambat.


"siapa perempuan itu?kenapa dia ada di apartemen mas?kenapa dia bilang kalau dia adalah istri mas?! ungkap Sofia dengan mata berkaca yang menyiratkan kekecewaan.


" mas minta ma'af, karena kebodohan mas yang menginginkan saham mama, mas terpaksa melakukan ini. benar dia istri mas. tapi dia sebenarnya sepupu mas. kami menikah secara mendadak. kami tidak saling cinta. mas menikahinya karena saham yang ditawarkan mama." jelas ku dengan memegang bahu nya dengan erat dan Sofia menatap ku untuk mencari kebohongan di setiap tatapan kami.


" asal kamu tau sayang, mas akan merencanakan akan mengenalkan mu setelah pulang mengantar mama ke acara pernikahan si perempuan itu dilaksanakan. tapi semua yang mas rencanakan harus tertunda karena mas terikat perjanjian dengan mama." lanjut ku


"mohon percaya sayang, mas ngak mungkin mengkhianati cinta mas untuk mu. bertahun- tahun mas berusaha untuk mendapatkan cinta mu. tapi harus tertunda untuk segera menghalalkan mu menjadi milik mas. mas benar-benar mencintai mu sayang. mas ngak bisa melepaskan mu." ucapku untuk meyakinkan Sofia agar memaafkan ku.


"setelah pemindahan saham mama selesai, dan agar tidak timbul kecurigaan, mas akan menceraikan perempuan itu dan segera mengenalkan mu sebagai kekasih mas" janji ku pada Sofia agar dia tidak meninggalkan ku.


"bagaimana jika kamu jatuh cinta dengan nya selama tinggal dengannya?" ungkap Sofia kepada ku.


"Tidak mungkin sayang, dari dulu hingga sekarang dan di masa akan datang dia masih tetap mas anggap seperti adik sepupu mas. Tidak mungkin rasa itu muncul karena hati mas sudah tertambat sama kamu sayang. please believe me." jelas ku atas apa yang aku rasakan saat ini. karena aku percaya dengan hati ku.


"baik lah mas, aku percaya sama kamu. aku kasih kesempatan kedua agar kamu bisa memperbaiki kesalahan mu ini." ungkap Sofia yang membuat ku lega karena sudah memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku.


"ohya, sebagai tanda cinta dan ma'af mas pada mu. mas sudah pesan tiket untuk kamu ke Paris pada Minggu ini bersama mas. jadi kamu harus ikut." jelas ku, sebagai usaha menghibur hatinya. karena awalnya akan menjadi kejutan ternyata sekarang waktu untuk memberi kabar ini.


"apa perempuan itu ikut juga? tanya sofia yang penasaran.


"iya sayang, dia ikut. Karena perjalanan ke Paris ini merupakan hadiah pernikahan dari mama. jadi mau tidak mau harus di lakukan. Tapi Mas senang bisa mengajak kamu sayang" jelas ku agar Sofia tidak marah.


"Jadi mas dan kamu hanya akan menghabiskan waktu berdua sayang." jelas ku yang terus mengelus rambut panjang nya.


"Baik lah mas. aku percaya dengan mu mas." ungkap nya.


"Mas, temani aku shopping." ajak Sofia yang sudah terlihat ceria kembali.


"yuk, mas temani kamu. apapun untuk mu sayang." balas ku


"mmmmh,,makasih sayang." dengan suara manjanya dan aku pun menggenggam tangan nya lalu beranjak pergi dari cafe itu dengan hati lega.


~~


Bersambung