
.
.
.
.
.
Zevan pulang dan segera menyuruh Dion dan Clara menyiapkan semuanya. Meski bukan pernikahan seperti ini yang diharapkan Zevan, dia tetap melaksanakannya. Dan berharap bahwa pernikahan ini akan berjalan dengan lancar.
Tidak ada waktu bagi Dion dan Clara untuk terkejut, setelah mereka mendengar perintah Zevan mereka segera menyuruh seluruh pelayan menyiapkan semuanya.
Dion menyiapkan dua jubah berwarna merah yang hampir sama untuk dipakai Zevan dan Alex. Satu jubah itu Dion kirim secara pribadi kerumah Alex atas perintah tuannya.
Sedangkan Clara menyiapkan sebuah buku yang berisi sumpah bagi calon pengantin. Andrew yang sudah menjadi saudara Zevan juga sibuk mempersiapkan dirinya. Begitu juga Kevin yang tidak tahu harus bagaimana, dia tidak tahu calon pengantin kakeknya sama sekali.
Dia khawatir jika calon pengantin itu adalah salah satu musuh dari kakeknya. Tapi disaat Alex tiba didalam mansion, Kevin sadar jika Alex bukanlah musuh dari kakeknya.
Karena dia melihat pada satu sosok yang mengenakan gaun hijau yang indah dan tidak pernah dilihatnya.
Sekilas melihatnya saja, Kevin tau bahwa wanita itu adalah keturunan penyihir yang mengenakan gaun milik elemental. Jika orang itu bukan seorang elemental dia adalah istri dari elemental hebat.
Kevin sekarang mengetahui identitas dari mereka, karena ayahnya lah yang berkata padanya bahwa mereka nyata. Ayahnya percaya bahwa para elemental hanya menyembunyikan diri mereka jauh jauh.
Dia yang awalnya meragukan perkataan ayahnya saat itu kini mempercayainya. Kevin tidak percaya saat ini matanya benar benar melihat mereka secara langsung. Dia begitu bahagia dan segera menghampiri mereka.
Pandangan Kevin kini teralihkan kearah sosok yang mengenakan jubah berwarna merah yang hampir sama dengan jubah yang dipakai kakeknya saat ini.
'Jadi bukan hanya kakek akan menikah dengan salah satu dari kaum ini, tapi dia juga harus menikah dengan seorang laki laki? Apa karena ini kakek begitu marah saat itu?
Beruntung orang ini menolong kakek tepat waktu, jika tidak mungkin dua orang busuk itu bisa menghabisi kakeknya untuk kedua kalinya' pikir Kevin dalam hati sembari memandang kearah Alex.
Arga yang melihat Kevin terus menatap adik sepupunya merasa jengah. "Hey apa yang kau lihat?"
Mendengar teguran itu, Kevin tersenyum dan membawa mereka ke sebuah meja yang sudah tertata rapi dua gelas diatas nya. Dibelakang mereka juga diikuti oleh leon dan teman temannya. Yang berangkat bersama keluarga Alex.
Zevan juga mengundang Ella, dan sikembar kesini. Mereka memang sudah mengetahui jika ini akan terjadi, tapi mereka tidak pernah menduga jika Alex akan setuju begitu saja.
Ohh ayolah mereka yang mengetahui jelas tahu bahwa tidak mudah bagi seseorang menerima orang lain masuk kehidupnya, apalagi ora itu tidak dicintainya. Benar kan?
Arga duduk disamping bibinya dengan pandangan gelisah. "Bibi apa ayah akan menghadiri ini? Bagaimana dengan ibu, apa dia juga ikut?" tanya Arga pada bibinya.
"Ayahmu memang datang dan juga bagaimana ayahmu akan kesini dengan cepat jika tidak bersama ibumu?Apa karena kau tidak mau mengenalkan dia pada ibumu secepat ini hm....?"
Ibu Alex menggoda keponakan satu satunya. Dia tahu apa yang dipikirkan keponakannya saat ini, karena itu dia tidak tahan untuk tidak membuatnya kesal.
"Memang kenapa jika ibumu datang hah?" ucap ibu Arga yang tiba tiba sudah berada didepan pintu ruang tempat upacara dilaksanakan.
ibu Arga berdiri bersama dengan suaminya dan berjalan perlahan kearah putranya sembari memarahinya. Saat dia tiba disini tidak ada yang menyadarinya, bahkan putranya sendiri seperti tidak ingin kehadirannya disini.
Telinganya lebih tajam dibanding werewolf, karena itu dia mendengar apa yang dikatakan kaka iparnya pada Arga, putranya. Dia yang kesal melemparkan kipas miliknya kearah Arga dan sepertinya mengejutkannya.
"I....i....ibu?" ucap Arga dengan gugup.
Dia tidak menghiraukan putranya, ibu Arga melihat sekeliling dan pandangannya jatuh pada Leo yang juga sedang menatapnya. Sekarang dia tahu kenapa putranya seperti tidak senang dengan kehadiran nya.
Ternyata hanya karena Leo yang sepertinya belum begitu kenal dengan arga. Arga melihat ibunya meliriknya dengan pandangan seperti berkata padanya:'Jadi kau ingin merahasiakan ini dari ibu hah?'.
Dia tidak tahu harus berbuat apa, karena itu dia mengalihkan perhatian ibunya untuk segera duduk dan melihat pernikahan Alex. Untung saja ibunya tidak berbuat lebih jauh, dia segera duduk disampingnya dengan diam.
Upacara pernikahan Alex dan Zevan dihadiri oleh beberapa teman mereka, sahabat, keluarga, pengikut Zevan dan para leluhur vampire lainnya.
Para pelayan segera berkumpul dan menyaksikan pernikahan tuan mereka dengan hikmat. Hidangan disajikan begitu mewah dan sederhana untuk menyambut sang pengantin yang mulia.
Disebuah meja dimana sumpah pernikahan Zevan dan Alex dilakukan, Clara tengah menyerahkan kedua pisau kepada sepasang calon pengantin. Pernikahan kaisar vampire berbeda dengan pernikahan yang dilakukan manusia biasa.
Mereka hanya akan meneteskan darah mereka didalam gelas, sembari mengucapkan janji pernikahan mereka.
Zevan memulai upacara dengan menggores tangannya dan meneteskan darah miliknya kedalam gelas sembari mengulang janji yang diucapkan oleh Clara.
Upacara diakhiri dengan pertukaran darah antara Alex dan Zevan. Diikuti Alex yang juga melakukan hal yang sama dengan Zevan. Clara memberikan gelas berisi darah Alex pada Zevan untuk diminumnya dan sebaliknya.
Dengan ini upacara pernikahan mereka selesai, setelah ini Alex dan Zevan sudah sah sebagai sepasang pengantin.
Tidak ada cinta ataupun apapun dalam pernikahan ini, tapi yang pasti seperti kata orang,:Selalu bersama perlahan akan terbiasa.
Seperti itukah takdir diantara dua orang ini nantinya? Tanpa disadari semua orang tepat setelah penyatuan darah Alex dan Zevan alam seperti menyambut mereka.
Angin dilembah mimpi menjadi semakin sejuk, burung hantu yang biasanya terbang mencari mangsa kini hanya terbang seperti membawa pesan bahagia. Para burung itu terbang keberbagai perjuru sembari membawa bunga mawar berwarna merah dan menyebarkannya sepanjang jalan mereka.
Bunga bunga yang biasanya tidak mekar, kini mekar dengan sangat indah dihutan. Hewan dilautpun bersenandung seperti menyambut pemimpin baru mereka.
....
Di sisi lain didalam samudra yang dalam, kerajaan putri duyung dibagian barat diserang oleh dua sosok asing. Dua sosok yang sama yang ingin membunuh zevan saat itu.
Dua sosok itu membuat kegaduhan dikerajaan putri duyung untuk mencari orang yang membawa buku berisi sihir terlarang.
Buku itu yang dulunya dimiliki oleh Malvin putra satu satunya dari kakak Zevan. kemudian diturunkan pada anaknya yang pertama, bernama Avin. Setelah dua sosok itu menyembuhkan luka dalam, mereka segera bertindak sebelum terlambat.
Karena itu dengan kekuatan mereka yang hebat dengan mudah menemukan keberadaan Avin. Mereka pergi kekerajaan putri duyung dengan menggunakan kekuatan mereka untuk membuat gelembung untuk kepergian mereka.