MIDNIGHT

MIDNIGHT
Tangis ku ...



Roy akhir yang melepaskan ku namun dia Tetap mengikut dari belakang . Sama sekali dia tidak mau melepas kan diriku untuk yang kedua kali .


Roy adalah orang yang pertama kali ku cinta pada saat aku duduk di bangku kelas 3 SMP , namun aku ternyata salah menilai dan mencintai seorang anak laki laki , umur dan tampang nya boleh muda , tetapi kekuasaan nya melebihi preman yang sudah puluhan Tahun menjaga wilayah di area ku .


Semua ini , karena dia adalah anak dari keluarga yang berpengaruh dan penguasa diskotik di beberapa wilayah daerah yang ada di Indonesia ini .


Maka keluarganya lah yang mendidik nya hingga menjadikan nya seperti ini , Roy sesungguh nya adalah anak yang pintar namun bengal dan juga otak nya sudah berbaur dengan dunia malam . Walaupun dia masih muda namun banyak gadis yang mau tidur dengan nya .


Awal aku mengenal Roy karena kenakalan diri ku juga , ketika teman ku Ulang Tahun kami berpesta di Diskotik milik nya , aku tidak menyangka jika pria yang menemaniku menari dan minum minum saat itu adalah seorang siswa kelas 3 SMP , karena pakaian yang dia kenakan membuat nya terlihat seperti pria muda yang penuh gaya , dan lebih parah nya dia adalah teman sekolah ku .


Semenjak saat itu Roy mulai menggoda diri ku dan mendekati ku hari-hariku menjadi indah seperti layaknya masa-masa pacaran anak sekolah lainnya , namun yang berbeda pacaran ku bersama Roy hampir setiap malam , aku bisa selalu berpesta dengannya , hingga akhir nya di suatu hari dia terjebak untuk melakukan taruhan , dan akulah yang menjadi barang taruhan nya .


Walaupun dia kalah dia tetap menjaga ku dan berusaha untuk melindungi ku , di mata para penjudi itu Roy tetap di pandang sebagai bocah walaupun dia memiliki kekuasaan tapi didalam dunia nya , dia masih tetap berada di bawah .


Roy memohon kepada mereka agar taruhan untuk diri ku dapat diringankan dan sebagai gantinya dia harus menerima pukulan dari setiap satu orang para penjudi itu .


Roy menerima hukuman nya dan aku pun harus menerima hukuman ku , yaitu melucuti semua pakaian mereka dengan mulut ku .


Aku menangis ketakutan dan menyesali kenakalan ku , namun aku harus tetap menerima untuk melakukan nya . mereka mengikat kedua tangan ku dan di tubuh ku hanya tersisa bra dan underwear ku saja .


lalu satu persatu aku harus membuka pakaian mereka jika aku tidak bisa , maka satu pukulan akan di terima oleh Roy .


Kenangan itu begitu pahit dalam ingatan ku , dan itulah awal tangan para lelaki menggerayangi tubuh ku .


mereka tidak hanya menyuruh ku membuka baju namun mereka menyuruh ku melakukan lebih dari itu .


Suara tawa mereka ku dengar seperti tawa para iblis yang puas akan penderitaan ku .


Dan suara desahan mereka seperti ingin menyayat diri ku secara pelan pelan .


Setiap inci tubuh ku tidak luput dari jamahan tangan tangan kasar mereka , entah sudah berapa tubuh wanita yang mereka raba dengan tangan ini , dan sudah berapa tubuh wanita yang mereka hancurkan dengan tangan ini .


Aku tidak berani memanggil nama Roy , karena jika aku bersuara selain suara tangisan ku , maka wajah Roy akan mengeluarkan darah darah segar yang baru .


Tak sanggup aku melihat nya dan tak sanggup pula aku menjalani semua siksaan ini .


Saat itu Aku hanya bisa berdoa jangan sampai mereka menodai diri ku , karena jika mereka menodai ku maka mimpiku sudah habis di saat ini saja .


Aku akan tidak ragu ragu untuk mengakhiri hidup ku jika itu terjadi pada ku .


" Hei kupu kupu muda ! mau kah kamu jadi simpanan ku , aku akan menjadikan dirimu seperti para ratu yang bergelimang harta... ha ha ha ha ...!!.


Kata kata itu yang selalu terngiang ngiang di telinga ku


dan kata kata itu yang menjadikan diriku punya mimpi untuk bisa memiliki dunia .


" Alin... ingat kamu pulang harus bersama ku , jika kamu mengabaikan ku , maka... besok kamu akan lihat seluruh isi sekolah ini akan terbakar melihat mu ...ha ha ha ha ha... !". Ancam Roy kepada ku .


" Roy ... kenapa sih kamu masih seperti ini , kamu lupa akan perjanjian kita ! kamu berjanji kepada ku dengan darah mu...!!". Bentak ku kepada Roy .


Aku mempercepat langkah ku , aku ingin segera melihat Marco , dan pulang bersama nya , karena aku ingin segera pindah dari sekolah ini .


" Heeii paacaar ku , jangan tinggalkan aku , kamu lupa akan perjanjian kita , bahwa kamu adalah pacar ku ".


Roy menarik tas ku , dan lagi lagi dia mengancam ku .


" Roy ! aku sudah bilang sama kamu ! jangan bilang aku yang telah lupa perjanjian sakral kita , ingat lah tentang kamu ! paham..!!".


Kutarik kembali tali tas ku yang di pegang oleh nya . dan sedikit pun aku tidak takut akan ancaman nya .


Seharusnya dialah yang takut akan diri ku bukan aku yang takut pada nya .


" Plak...!".


Tiba tiba tangan Roy menamparku , dan wajahnya yang terlihat sangat marah dia mendekati ku dan berkata..


" Ingat ya..!! kamu yang buat Papi ku di penjara ! dan kamu yang buat Mami ku sekarang ada di rumah sakit jiwa...! sekalipun kamu membayar nya dengan keperawanan mu !tidak akan bisa mengembalikan kesedihan kedua orang tua ku..PAHAM...!!!!".


Terkejut aku setengah mati setelah mendengar apa yang di katakan oleh Roy , sama sekali aku tidak menyangka bahwa sampai sejauh ini masalah yang telah di lewati oleh Roy .


" Tin..tiiin.. tiin... ".


Terdengar suara klacson mobil Marco ,dia telah datang menjemput ku , namun kini aku menjadi serba salah , antara pulang bersama Marco atau di sini bersama Roy menebus kesalahan ku .


" Alin.. Aliin.....ayuuuk pulang..!".


Marco memanggil nama ku dan mengajak ku pulang .


Mendengar panggilan Marco , aku pun bergegas menghamipiri nya ...


" Ingat Alin..! nyawa mu pun tidak bisa membayar apa pun untuk ku ...!".


Roy terus mengancam ku , dia benar benar ingin agar aku bersama dengan nya .


" Roy... tolonglah... masalah itu sudah berlalu , dan kini biarkan kita menjalani hidup kita dengan tenang tanpa dendam dan saling ingin menjatuh kan ". pinta ku .


" Tidak bisa ! aku seperti ini karena aku mencintai mu !".


Terdiam Aku mendengar apa yang di ucapkan oleh Roy , aku tau didalam kepalanya yang ada hanyalah pembalasan dendam kepada ku , tidak mungkin dia jatuh cinta kepada ku .


" Roy , ijinkan hari ini aku pulang bersama dia , aku akan menceritakan semua kepadanya , besok kita baru bisa pulang bersama.... "


Aku meminta kepada Roy , agar dia melepaskan ku dan aku bisa pulang bersama Marco .


Namun Roy menarik ku , dan dia tetap ingin aku bersama nya .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= >>>>>