MIDNIGHT

MIDNIGHT
Perempuan Itu



Jo , membuatkan diriku secangkir minuman panas agar bisa meredakan rasa mual ku lalu Jo memijat - mijat kaki ku , namun ketika Jo ingin membelai belai rambut ku , seketika itu hidung ku kembali mencium aroma tubuh Jo , dan membuat diriku merasa mual kembali ...


" Jo ..!! Sana...!! KAMU ITU BAU ...!! UUooeeekkh...!!


Aku dengan keras nya mendorong dan membentak Jo untuk segera pergi menjauh dariku , Jo menjadi bingung dan keheranan melihat tingkah ku yang seperti ini kepadanya , dia pun bisa melihat bahwa aku seperti ini tidak berpura pura kepadanya . Sebenarnya aku kasihan melihat diri Jo , karena kini dia menjadi ketakutan melihat diriku dan juga menjadi penasaran kenapa aku jadi membenci dirinya , tidak ada kata kata yang bisa ku ungkapkan untuk memberi gambaran tentang wajah Jo saat ini selain rasa iba dan kasian karena dia tidak bisa mendekati ku sedang kan dia ingin mendekati diri ku .


" Ok ... Ok.... aku mandi dulu ya .... aku bersihin dulu badan ku lalu aku pakai minyak wangi selanjutnya baru kita pergi ke Dokter yaa... aku harap nanti setelah aku mandi dan bau wangi , kamu jangan marah-marah lagi nanti dan kamu tidak mengusirku lagi yaa sayang... "


Jo berkata kepadaku dengan sabar dan hati hati agar aku tidak memarahinya lagi setelah itu dia perlahan lahan meninggalkan diriku dikamar ini sendiri karena dia harus membersihkan dirinya agar tidak berbau lagi dan tidak membuat ku mual kembali , karena saat ini aku benar benar membenci tubuh Jo jika mengeluar kan bau yang tidak sedap di hidungku .


" Alin ... aku sudah bersih dan wangi !! teriak Jo dari dalam kamar mandi lalu ....


" ♪♪♪ taraaraa...taaraaraa... boleh cium pipi kiri dan kanan..taaraaraa... taaraaaraa.... ♪♪."


Jo pun langsung melompat di hadapan ku lalu dia menari nari sambil bernyanyi di hadapan ku .


membuat diriku awalnya terbengong-bengong lalu setelah itu tertawa terbahak-bahak melihat semua tingkahnya karena semua ini sedikitpun tidak pernah ada dalam bayangan ku akan melihat Jo yang menjadi konyol hanya untuk menarik perhatian dari ku .


" Sudah yaa.. jangan usir diriku lagi , karena aku saat ini sudah wangi , sudah sikat gigi... aku sudah keramas


pokoknya aku sudah bersih semua .... atau aku pakai parfum .... yang penting kamu jangan marah lagi dengan ku ya sayang ..."


Rasanya hati ini tidak tega melihat wajah Jo yang sangat memelas dan memohon seperti ini di hadapan ku , aku pun membuka kedua tangan ku , karena aku ingin Jo memeluk ku kerena aku pun merindukan kasih sayang dari nya .


Namun jangankan Jo untuk mendekati diriku , baru ujung tangannya saja Ia memegang tanganku , aku pun sudah kembali merasakan mual dan ingin muntah dihadapan nya . Aku merasa parfum Jo ini lah yang membuat diriku menjadi ingin muntah dan rasa pusing di kepalaku timbul kembali . padahal Jo memakai parfum ini tidak murah , dia membeli nya dengan harga yang jutaan dan parfum ini lah yang membuat diriku jatuh kedalam pelukan Jo , karena parfum ini aroma nya membuat Jo menjadi kelihatan lebih Macho dan seksi , namun kini , parfum inilah yang membuat diriku menjadi benci kepada Jo , karena membuat kepalaku menjadi pusing dan rasanya ingin memuntahi dirinya .


" PERGI SANA ...!!! KAMU BAU....Uuuooeekkhh..!!"


Jo menjadi serba salah dihadapan ku , dia benar-benar menjadi bingung karena perlakuanku kepadanya dan ini adalah kedua kalinya , Aku mendorong tubuhnya hingga dia hampir terjungkal kebelakang karena kelakuan ku , dia tahu aku tidak main-main dengan sikapku yang seperti ini kepadanya , namun dia terheran-heran atas sikapku yang berubah drastis kepadanya .


Jo pun segera menelepon seorang Dokter dan disuruh nya untuk segera datang ke rumahnya dan melihat diriku yang mengalami perubahan secepat ini .


Tidak ada setengah jam Jo menunggu dokter yang di telepon oleh dirinya , Dokter itu kini sudah ada di didepan pintu rumah ini .


Dengan perasaan lega Jo pun segera membukakan pintu , Namun Jo terkejut dan dia pun terdiam ...


" Jo !" kudengar suara lembut seorang wanita yang bernada sedikit kaget dari jendela kamar tidur tempat dimana saat ini aku sedang berbaring .


Rasa penasaran yang ada di dalam hatiku membuat diriku untuk segera turun dari tempat tidur ini , Aku ingin tahu apa yang sedang terjadi antara Jo dan Dokter itu sehingga Jo begitu lama untuk mempersilah kan Dokter itu masuk memeriksa diriku .


Aku menghentikan langkahku dan menjadi terpaku melihat antara Jo dan Dokter itu terlihat sangat akrab sekali , Ada perasaan panas di hatiku ini melihat Jo dan Dokter itu asyik berbicara di ruangan ini , bukannya untuk segera memeriksa diriku , namun apalah daya , aku tidak berani menegur Jo saat ini karena aku takut mempermalukan cowok di hadapan Dokter wanita yang cantik ini .


Mungkin 10 menit sudah aku berdiri didepan pintu kamar ini , menunggu Jo dan Dokter itu datang untuk memeriksa diriku , Namun yang kudengar suara Dokter itu berbicara kepada Jo semakin menjadi manja , aku yakin ada sesuatu di antara mereka berdua sehingga Jo pun bisa Melupakan Diriku yang sedang merasa tidak enak badan ini .


" Jo .... Aku mau makan bubur ! Aku pesan Via Online yaa... kamu mau juga tidaak ...!!"


Karena aku merasa terus menunggu Jo dan tidak ada perubahan , maka aku pun memancing Jo dengan alasan bawa aku merasakan lapar , aku juga ingin segera melihat wajah wanita itu dan wajah Jo , saat berdua ada di hadapanku Aku tidak mau mereka bersandiwara di hadapanku karena setidaknya aku telah mengetahui mereka berdua itu menyimpan sesuatu dan aku harus mencari tahu Ada apa sebenarnya di antara mereka berdua itu .


" Alin ' kamu lapar sayang ... ! aku masakin untuk mu ya ... Oh iya , ini dokter yang akan meriksamu , dia Dokter Rachel , Dia Dokter rekomendasi dari temanku "


Tanpa menunggu 1 menit dari saat aku meneriaki Jo , kini Jo sudah ada dihadapanku bersama Dokter wanita itu , Jo berkata kepadaku tentang Dokter wanita yang saat ini berdiri disampingnya , dia berbicara dengan santai tidak ada kegugupan atau kecanggungan sama sekali dalam nada Jo disaat menjelaskan kepada aku bahwa Dokter wanita yang ada disamping nya itu bernama Rachel .


Dokter itu terlihat sangat cantik dan anggun , dia terlihat sangat serasi berdiri berdampingan dengan Jo , kini .... aku hanya bisa kembali terdiam dan Aku menjadi bingung harus berkata apa kepada Jo , kembali kulihat diriku yang tidak ada arti apa-apa dibandingkan dengan Dokter Wanita itu , Tidak ada yang bisa ku banggakan untuk aku bisa berdiri dengan sombong disamping Jo , kutahan air mata yang sepertinya mau keluar dari ujung kelopak kedua mata ku ini , aku benar benar merasakan sakit didalam hati ini , perasaan sakit ... yang tidak bisa ku ungkapkan ketika melihat Jo bersama dengan Wanita itu .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>