MIDNIGHT

MIDNIGHT
Manusia Jahat ....!



Rasanya hidupku benar-benar buruk setelah semalam aku harus mengalami masalah dan pagi ini aku pun harus menerima masalah baru , Aku hanya bisa menggeleng geleng kan kepala ku , karena diri ini sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi , ini semua sama sekali bukanlah awal ke bahagia an tapi ini adalah awal mimpi buruk ku yang harus terjadi lagi .


" Eh cowok kok kamu mau sih.. ! deket-deket sama perempuan murahan itu... !".


ujar salah seorang teman cewek ku kepada Roy .


Aku hanya bisa menunduk kan kepala karena masalah pun sudah di mulai , salah satu teman perempuan ku sudah mukai melontarkan cacian nya kepada ku .


Mendengar kata kata yang meleceh kan diri ku , Roy pun bangkit berdiri dan membalas nya ...


" Heh ! kalian itu... Jangan sok suci ya... ! kalo kalian mau merasa lebih hebat dari dia... Ayo sini tes keperawanan biar aku tau siapa yang masih perawan antara kamu dan si Alin ... !".


Sumpah aku terkejut dan mata ini melotot rasanya , karena aku tidak percaya mendengar apa yang dikatakan Roy , untuk membela diri ku .


" Dasar laki-laki gila ! cocok memang kalian berdua ya , yang satu perempuan murahan yang satu lagi otak bejad ... !".


Teman ku pun membalas kata kata si Roy .


Mulai hari ini Roy pun kini tidak akan luput dari cacian dan hinaan juga , karena dia sudah sah menjadi temanku yang berarti adalah musuh bagi mereka .


" Roy kamu gila ya ! cari masalah aja dengan mereka , kamu malah bikin hidup ku jadi susah... !".


Aku berkata kepada Roy dengan perasaan kesal dan marah karena dia telah membuat hari-hari ku kini benar-benar seperti dalam neraka .


" Tenang aja nggak usah di ambil pusing , biar mereka aku yang mengurus nya yang penting kamu harus ingat mulai sekarang status kamu adalah pacar ku , jadi bertugas lah layak nya seorang pacar untuk ku... Ok !". pinta Roy kepada ku .


Aku merasa lebih baik tidak bertemu dengan Roy dari pada kini hidup nya menjadi petaka buat ku , aku seperti masuk kandang singa yang berbulu domba .


Kepada siapa Aku kini harus mengadu , kini aku benar-benar pasrah karena tidak ada satu pun kawan yang bisa membelaku , ingin rasanya aku pindah dari sekolah ini tapi aku tahu Bapak dan Ibu tidak akan mampu membiayai ku pindah sekolah dari sini .


" Aku akan telepon Marco ' aku akan meminta bayaran ku dari nya , Aku akan berikan apa saja yang dia ingin kan dariku asalkan dia bantu aku pindah sekolah dari sini ". kata ku dalam hati .


Pulang sekolah ini aku berharap Marco menjemput ku , aku akan katakan semua keinginan ku padanya , Aku berharap aku bisa secepat nya terlepas dari kandang singa singa lapar ini .


Bel sekolah telah berbunyi , perasaan bebas ku mulai muncul lagi setelah seharian ini , aku merasa dalam genggaman para singa yang lapar .


" Pacar ku Ingat ya kita harus pulang bareng , kamu nggak boleh jauh-jauh dari diri ku , karena kamu harus nurut sama pacar mu ini... ". ujar Roy kepada ku .


Roy berkata sambil menatap tubuhku dari atas hingga ke bawah kaki ku , matanya sedikit pun tidak berkedip , serasa dia ingin memakan diriku , entah apa yang ada dipikirannya tentang ku yang aku tau dia selalu berniat jahat kepadaku .


" Tidak usah Roy aku sudah di jemput terima kasih ya atas kebaikannya ... ". jawab ku .


Aku berusaha menghindar dari nya dan menolak halus keinginan nya karena aku takut kejadian yang kedua kali dia akan lakukan kepada ku . Aku pun segera pamit dan pergi meninggalkan diri nya .


" Hhmmmm... Mentang-mentang dijemput sama Fortuner kamu sudah melupakan pacar yang ada di sekolah ini..... ck ck ck.....Susah memang kalo punya pacar sang primadona ". ejek Roy kepada ku .


Sesaat aku menghentikan langkah ku ketika aku mendengar apa yang dikatakan Roy kepada ku , Ternyata dia tahu jika Marco sering menjemput ku .


Aku tidak berani melihat Roy yang ada di belakang ku . Aku pun terus berjalan tanpa memperdulikan nya


karena aku sesungguh nya takut jika bermasalah dengan nya .


" auuuchh !! saakiit Roy ... !".


Ternyata Roy dengan cepat menarik tangan ku dan mengajak ku pergi menuju ke ruang kelas yang kosong . Roy dengan cepat menyandarkan ku di dinding dan dia ******* bibir ku dengan garang nya , benar benar seperti singa yang kehausan . Dengan nafsu liar nya Roy mencium diriku dan ******* lidah ku habis .


" Mmmuuacch... Mmmmm.. Aacchh Roy... Lepasin ! mmmmuuaacch.. Ahh Brengsek... !".


Roy tidak sedikit pun memberikan ku celah untuk bernafas .


" Biarkan aku menikmati bibir mu... mmmuuaach..mmmmaaahhh...aaaahhccmmmm ".


" Alin , sudah lama aku merindukan saat saat seperti ini lagi , dulu diri mu dan diri ku masih terlalu kecil jadi aku belum berani tapi sekarang aku hanya ingin kamu menjadi milik ku seutuh nya... !".


Roy berkata dengan menekan tubuhku ke dinding dan kedua tanganku dipegangnya dengan kuat diatas kepalaku , sehingga aku tidak bisa sedikitpun berontak dari nya . Untuk menangis pun aku rasanya tidak bisa apa lagi berteriak minta tolong , yang ada mereka pasti akan membela Roy dari pada membela diri ku .


" Dengerin ya semua yang ada di tubuh ini adalah milik ku , dari bibir ini , payudara ini , dan ************ ini adalah milik ku jika kamu berani macam-macam aku akan sebarkan foto foto kenangan kita , kepada para siswa yang ada di sini ... Ha ha ha ha .. !".


Kini air mata ku mulai menetes di pipi ku , penyesalan itu tidak pernah akan berakhir , masa masa kelam yang kupikir hilang bersama waktu kini kembali terjadi lagi .


" Slurp... slurp ... slurp ... slurp. ...Nikmaat nyaa "


Roy menjilati air mata yang ada di pipi ku ini dengan lidah nya . Sungguh terasa jijik tapi aku tetap tidak bisa menghentikan air mata yang keluar ini .


" Kenapa kamu lakukan ini lagi ke pada ku Roy... Kenapaaa..... ?!".


Dalam tangis Aku hanya bisa berkata lirih kepadanya , karena kini jiwa ku sudah kembali menjadi budak nya .


" Jangan menangis sayang.... Semakin kamu menangis... Nanti aku semakin ingin menjilati tubuh mu dari atas hingga ke bawah seperti dulu lagi.... He he he he.. ".


Wajah mesum Roy mulai nampak di mata ku dan inilah Roy yang sesungguh nya , seorang pria yang pernah salah aku cintai...


" Tolong lepasin aku Roy .... Aku ingin pulang .... Tolong Roy.. ".


Aku pun merengek-rengek kepada Roy agar dia melepaskan diri ku .


" Oohoooiii... Tidak bisa segampang itu sayang , aku sampai ke tempat ini karena aku ingin selalu berada di dekatmu , aku tidak mungkin melepaskan emas yang seharusnya menjadi Milik ku bukan milik orang lain ".


" Roy , kita masih di sekolah... Tolong lah Jangan sampai guru atau penjaga sekolah menemukan kita seperti ini , aku mau pulang.. ".


Aku terus meminta-minta kepada Roy agar dia mau melepaskan ku . karena tangan dan tubuh ini sudah mulai merasakan sakit akibat gigitan gigitan nya ke tubuh ku .


" Ok.. ! aku akan melepas kan mu , tapi ingat jangan macam macam kalau tidak , kamu besok akan menemukan foto telanjang mu terpampang disetiap dinding sekolahan ini , mengerti.... !!".


Ancam Roy kepada ku .


Aku hanya bisa mengeluarkan air mata dan Diam seribu bahasa , merasakan nafsu bejad nya Roy meremas remas payudara ku dan menjilati seluruh air mata yang ada wajah ku lalu dia menggigit gigit semua badan ku dari leher... payudara dan perut ku ....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= >>>>>