
" Alin ... kenapa sayang , apa yang kamu rasakan ? boleh saya memegang tangan mu untuk mengetahui denyut nadi mu ?"
Dokter itu dengan senyum nya yang menawan meminta tanganku untuk dia periksa , dan terpaksa antara mau dan tidak mau , aku pun menyodorkan tangan ku untuk di periksa nya . Sebenarnya ada perasaan keki di hati ini , aku merasa Dokter ini sangat cocok sekali dengan Jo , dan lagi ketika aku melihat Jo dari tatapan matanya pun ada sedikit perhatian dengan diri Dokter wanita ini ..
" Sudah pernah tes urine ?" Dokter itu bertanya kepada ku Dengan nada yang datar namun membuat diriku merasa aneh dan jijik .
" Buat apa ?" tanya Jo kepada Dokter itu , dia pun menjadi penuh tanda tanya ketika aku ditanya tentang tes urine ku .
" Dari keterangan yang kamu berikan , aku menyimpul kan bahwa dia sedang hamil muda ."
Dokter itu menjawab Jo dengan santai , sambil dia terus memeriksa tensi ku .
" APA ....!!!! teriak ku dengan perasaan terkejut . setelah aku mendengar apa yang telah dikatakan oleh Dokter ini .
" Sungguh kah ....!! Teriak Jo mengiringi suara keterkejutan diriku setelah dia pun mendengar apa yang di ucapkan Dokter kepada nya .
" Ooh Alin... akhir nya ' kamu akhirnya mau memberikan apa yang aku pinta ..... terima kasih sayang ..." Jo kulihat sangat bahagia sekali , setelah mendengar kabar tersebut , sehingga dia pun tanpa menyadari mendekati diriku dan mau memeluk tubuh ku ...
" Uuooekh... !! pergiii ... jauh jauh sanaa , uuoooeekhh !!
Kututup mulut ini dengan kedua tangan ku , ketika aku kembali mual gara gara Jo ingin memeluk tubuh ku .
" Waah .... selamat yaa... kalian berdua akan menjadi Ayah dan Ibu muda ." Dokter itu akhirnya memberi selamat kepada diriku dan Jo . Namun matanya sinis memandang kearah ku , melihat tingkah nya yang seperti ini kepada ku , aku semakin yakin , bahwa dia menyimpan sesuatu dengan Jo .
" Oh ya , ngomong ngomong kapan kalian menikah ? saya sama sekali tidak mendengarnya , waah ... kamu menyembunyikan sesuatu dari saya ya ternyata ... ?" Dengan sedikit agak bernada genit , Dokter itu berkata dengan pelan kepada Jo namun dia seakan menampar wajah Jo , dan seketika itu pun wajah Jo memerah setelah mendengar nya , entah dia merasa malu atau dia merasa marah akibat kata kata yang di ucapkan oleh Dokter itu kepadanya dan didengar oleh telingaku .
Gelagat dokter ini bagiku sudah mulai tidak baik lalu aku pun bertanya kepadanya...
" jika saya boleh tahu sebenarnya Ibu Dokter ini sudah mengenal Jo lebih baik daripada saya ya.... "
" Maaf , Bukannya saya tidak mau menceritakan Siapa saya , tetapi yang pasti kata-katamu tadi ada benarnya saya memang mengenal Jo dengan sangat baik dari A hingga Z , cuma sayang keberuntungan itu ada di pihak dirimu bukan di pihak saya , hingga akhirnya saat ini adalah kenyataan yang harus saya lihat Dan saya harap ini semua bukan lah suatu permainan , karena saya tau siapa itu Jo ."
Dokter berkata dengan tersenyum kepadaku seakan akan dia memang sedang meremehkan diriku , namun Jo pun dengan cepat membalas kata kata nya ...
" Rachel ...!! kalau kamu ingin menjatuhkan Saya , cukup dengan saya saja tidak usah kamu melampiaskannya kepada istri saya ! wanita yang ada di hadapanmu ini ada calon ibu dari anak saya dan saya harap kamu bisa menghargai dan menghormati nya , baiklah..... jika kamu sudah tidak ada lagi keperluan salahkan , saya akan antar kamu keluar dari tempat ini dan Terima kasih kamu telah datang dan memeriksa istri saya dengan baik !"
Aku semakin tidak mengerti ada sandiwara apa diantara kedua orang ini , namun yang aku tahu Jo berkata dengan nada yang penuh dengan emosi dan benar-benar marah kepada Dokter itu , semua ini membuat diriku menjadi penasaran siapa sesungguh nya Dokter perempuan yang bernama Rachel ini bagi Jo .
" Baiklah ...Jagalah kesehatanmu , Jangan sampai dirimu tidak stabil menghadapi keadaan ini , karena penjiwaan mu saat ini gampang sekali labil maka itu akan berpengaruh kepada janin mu nanti , aku berpesan ke padamu bukan aku mengancam dirimu , tetapi jika ada pertemuan kedua nanti maka kau pasti akan sudah mengetahui siapa diriku sebenarnya , terima kasih ."
Setelah dia berkata seperti itu padaku ,tanpa memandang lagi Jo dan menggubrisnya , dia pun berjalan keluar dari kamar ini dan meninggalkan Jo yang berjalan mengikutinya di belakang tubuhnya .
Bagiku semua ini sudah kelewatan dan aku harus bertanya kepada Jo dengan sedetail-detailnya , ada apa sesungguhnya antara dia dan dokter yang bernama Rachel itu sehingga dia bisa mengetahui tentang Jo dari ujung kaki sampai ujung rambut nya .
Aku pun segera beranjak turun dari kasur karena aku ingin aku mengintip , apa yang selanjutnya terjadi antara Jo dan Dokter yang bernama Rachel itu , karena waktu dia datang dan saat dia kembali pulang itu sangat berbeda sekali , awal dia datang disambut dengan sangat baik oleh Jo dan saat dia pulang , dia diusir dengan dengan tidak baik oleh Jo , semua sangat membingungkan bagi diri ku , jika aku boleh menerka keadaan ini , jangan jangan Dokter itu adalah fans berat nya Jo , Sehingga wajar saja jika dia bisa mengetahui semua tentang Jo dengan sedatail itu .
" Sialan Lo !! kenapa lo masih suruh Rachel yang datang periksa istri gue ! gue nggak nyangka lu pengen menikam gue dari belakang ya ! Gue udah bilang sama lo kalau gue nggak ada urusan lagi sama perempuan ****** itu mengerti !! Ok .... Ok ...hari ini , gue bisa maafin lo , tapi selanjutnya kalau lo melakukan kesalahan seperti ini lagi .... maka jangan harap lo bisa bernafas untuk besok hari , MENGERTI ...!!!
Bergidik rasanya bulu-bulu yang ada di tubuh ku ini setelah mendengar Jo memarahi seseorang Ditelepon nya Dan aku semakin mencurigai Jo tentang kata-kata yang dia bilang " wanita ****** " terhadap Rachel . Sesaat pikiran ku melayang dan bertanya tanya Rachel pernah tidur bersama Jo , sehingga Jo bisa berkata seperti itu tentang dirinya ..... Haaaaaiiiiizzz..... aku kepalaku semakin pusing dan tidak mampu untuk hadapi semua ini .
" Alin.. !! kenapa kamu berdiri disitu , kamu sudah agak baikan ? Kenapa kamu berjalan-jalan ..... ayuuk istirahat kembali ..."
Jo menyadarkan diriku dari Lamunan , yang sedari tadi aku terpaku berdiri melihat nya juga mendengar semua pembicaraan nya bersama teman nya itu telepon tadi .
Aku berharap Jo tidak mempermainkan diriku dan dia tidak membohongiku , aku ingin Jo benar-benar mau mengatakan sejujurnya kepadaku tentang Siapa sesungguhnya Dokter wanita yang bernama Rachel itu karena aku merasa perempuan itu adalah ancaman untuk janin yang ku kandung ini .
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= °°° \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=