
2 bulan kemudian...
Hubungan Meyra dan Ryanpun akhirnya membaik tanpa masalah apapun , dan hari ini adalah hari pelepasan gelar mahasiswa dikampus Meyra dan Ryan.
Pagi itu mereka berdua sudah bersiap - siap karna acaranya akan dimulai pukul delapan pagi , niat Ryan hari ini adalah mempublikasikan pernikahannya dengan Meyra yang sudah lima bulan dirahasiakan itu.
“Sayang kamu terlihat begitu cantik” Bisik Ryan dengan suara nakalnya kemudian tangannya melingkar diperut Meyra dari belakang.
“Ryan , kita akan terlambat jika kamu menggodaku seperti itu” Meyra melepaskan pelukan Ryan dengan cepat dan membalikkan tubuhnya sambil mengerucutkan bibirnya kedepan.
“Lima menit saja , aku menginginkan bayi darimu” Ucap Ryan kemudian mendorong Meyra keatas tempat tidur dan dengan cepat ia menindih tubuh Meyra.
Ryan langsung menyusuri leher jenjang Meyra tidak meninggalkan bekas karna hari ini mereka akan mengikuti acara wisuda , Ryan beralih kebibir sexy Meyra tapi aktivitas mereka terhenti saat mendengar ketukan pintu dari luar kamar mereka.
Tok... Tok... Tok...
Tanpa menunggu untuk dibuka , Vina langsung menerobos pintu itu tapi saat ia masuk Vina langsung menjerit dan terkejut.
“Astaga Ryan!!! Ini sudah hampir pukul delapan dan kamu masih ingin berolahraga?” Tanpa rasa malu , Vina melontarkan kata - kata itu yang sukses membuat Meyra tersipu.
“Haih, diganggu lagikan!! memang mama gak mau punya cucu?” Tanya Ryan dengan nada kesalnya.
“Buatkan mama cucu nanti saja , sekarang kalian secepatnya bersiap jangan sampai telat , mama sana papa nunggu kalian dimobil” Ucap Vina seraya keluar dari kamar Meyra dan Ryan.
Dengan cepat Meyra mendorong tubuh kekar Ryan “Cepatlah Ryan , aku akan menunggumu dibawah”.
Ryan mendengus kesal lagi - lagi aksinya digagalkan oleh Vina , Ryan dulunya ingin membeli rumah sendiri tapi tidak diizinkan oleh Vina karna hanya Ryanlah yang masih bersama kedua orangtuanya.
Sebentar, kalian penasaran sama adik perempuan Ryan? tunggu aja nanti pasti bakal ada babnya untuk saat ini Author rahasiakan ya biar kalian makin penasaran hehe...
Mereka berempat pun akhirnya pergi kekampus Meyra dan Ryan , sesampainya mereka disana mereka disambut ramah oleh para dosen serta dekan dikampus itu karna siapa yang tidak mengenal keluarga konglomerat itu.
Meyra dan Ryan bergabung bersama mahasiswa yang lain termasuk Meyra yang langsung antusias saat melihat sahabatnya Raya , karna sudah dua minggu ia tidak bertemu dengan Raya.
“Lo kenapa gak ngabarin gue selama lo di Paris?” Tanya Meyra dengan nada kesalnya yang sengaja ia buat - buat.
“Maafin gue ya soalnya disana gue sibuk...”.
“Sibuk ngapain? sama temen baru?” Potong Meyra dengan cepat.
“Gue sibuk sama nyokap gue , dia nyuruh gue buat milih pria untuk dijadiin suami” Kata Raya sambil membuang nafasnya kasar.
“What!! nyokap lo nyuruh lo nikah?”.
“Iya Mey , tapi gue belum siap lah sementara gue masih tetep cinta sama...”.
“Gue tau kok lo gak bisa lupain gue” Tiba - tiba Bara memotong ucapan Raya sambil mengedipkan satu matanya.
“Yaudah Ray gue mau nyamperin mommy dulu” Ucap Meyra tapi sebenarnya ia tidak mau mengganggu Raya dan Bara.
“Aku tau aku belum bisa melamarmu dengan suasana yang romantis tapi aku sudah lama ingin memilikimu Raya” Lanjutnya lagi.
Mendengar ucapan Bara membuat Raya meneteskan air matanya untuk pertama kalinya ada yang berniat serius dengannya setelah puluhan pria sudah menghianatinya karna kepolosannya salah memilih pria.
“I am willing to marry you” Dengan hati mantap Raya menerima lamaran Bara.
Bara segera berdiri dan langsung memeluk Raya meskipun kakinya mati rasa ia tidak mempedulikannya karna baginya hari ini , saat ini , detik ini ia sangat bahagia setelah sekian lama Bara memuja dan ingin memiliki Raya akhirnya ia bisa melamar dan mengungkapkan isi hatinya.
“Terimakasih aku janji tidak akan mengecewakanmu dan selalu mencintaimu” Hanya ucapan itu yang menggambarkan isi hati Bara saat ini dirinya terlalu bahagia.
“Ekhem selamat ya kalian berdua udah mau nikah nih” Ucap Meyra tiba - tiba tanpa sadar semua mahasiswa sedang memperhatikan mereka berdua dibelakang Raya.
Blush
Raya tersipu mungkin kali ini wajahnya sudah seperti kepiting rebus dan ucapan Meyra sukses membuat Raya salah tingkah Rayapun menyembunyikan wajahnya didada bidang Bara.
Beberapa menit kemudian acara itu dimulai satu - persatu nama mahasiswa terdengar dan menaiki podium begitu juga nama Meyra dan Raya mereka berdua sudah dipanggil , dan sekarang yang terakhir nama Ryan dipanggil untuk menaiki podium , ia menerima gelar mahasiswa dengan prestasi yang diatas rata - rata kecerdasan sang ayah menurun pada Ryan.
“Terimakasih untuk para dosen yang sudah memberikan gelar ini untuk saya , saya sangat bersyukur hari ini bisa berada diatas podium ini dan juga berdirinya saya disini saya ingin memberitahukan kepada semua orang yang menyaksikan acara ini sebuah rahasia yang selama ini saya sembunyikan” Ucap Ryan menggantung perkataannya.
Deg
Deg
“Saya mengumumkan bahwa saya Ryan Adiguna sudah menikah dan resmi menjadi suami sah dari Meyra Iskandar , kami sudah menikah selama lima bulan terakhir dan saya sangat bersyukur karna istri saya sangat mencintai saya” Lanjutnya lagi sambil mengkode Meyra untuk naik keatas lagi.
Seketika para mahasiswa menjerit tidak percaya bagaimana mungkin dua orang sang idola kampus itu sudah menikah dan menyembunyikannya kepada semua orang.
Saat Meyra menaiki podium lantunan musik yang sangat romantis terdengar sangat merdu menerobos masuk kedalam telinga semua orang yang ada diacara tersebut.
Semua orang pun sudah tenang karna mereka tau siapa Ryan dan Meyra itu , Mereka adalah putra putri sang konglomerat dinegara mereka , tidak heran jika mereka bisa bersama sebagai pasangan suami istri dan Ryan mau tidak mau mempublikasikan pernikahannya karna memang aturannya seperti itu agar tidak ada lagi yang menggangu rumah tangganya.
.
.
.
.
.
.
Bersambung