
2 Tahun kemudian.... kembali di keadaan Locta mengeluarkan mantra....
“Bagaimana keadaan, tuan John Time?” tanya Loop-senpai.
“Tuan John, baik-baik saja,” kata Locta dengan santainya.
Arsteel Loop dan Locta saling kenal di Teen Alliance bagian Generasi 17.
“Kenapa aku harus menunggu lama di tempat untuk orang awam itu?” tanya Locta.
“Kau tahu sendiri, harus melewati Scenario Gate dahulu...” balas Loop-senpai.
*Scenario Gate adalah Gerbang khusus untuk masuk ke perguruan harapan manusia sebenarnya. Dengan syarat,
harus berbeda dengan siswa awam yang lain.
“Ah... Benar juga...” balas Locta.
Mereka berdua berjalan dan sambil berbicara, tiba-tiba sudah memasuki Perguruan Harapan Manusia yang sebenarnya.
“Oh... ini Perguruan Harapan Manusia yang sebenarnya...” ucap Locta melihat sekeliling.
“Iya, Locta... Kau tahu bahwa yang sebelumnya ada kedok untuk menjaga Perguruan Harapan Manusia yang sebenarnya, teruntuk untuk pengguna void,” ucap Loop-senpai.
“Selamat datang di Perguruan Harapan Manusia, Locta!!!”
“Terima kasih, Loop-senpai. Terus aku harus kemana?”
“Masuk ke Job Room, Locta.”
“Baiklah, Loop-senpai.”
*Job Room adalah ruangan untuk menentukan job yang sesuai dengan kekuatan void pengguna.
“Dengan job itu sendiri pengguna void bisa kuat, seperti tuan John dengan job Lancer,” ungkap Loop-senpai dengan menyenggol Locta.
“Kau benar senpai...” Locta mengingat latihannya dengan John Time selama 2 Tahun yang cukup pahit wkwkwk.
Locta pun masuk Job Room. Didalamnya ada sebuah kristal.
“Silahkan pegang bola kristal” ucap AI dalam ruang itu.
Locta memegang bola kristal itu. Dan bola kristal tersebut mengeluarkan cahaya yang sangat terang sampai terangnya menerangi ruang ini. Bola kristal mulai meredup dan mengeluarkan status :
“Locta G. WisHom, Pemeran Utama.
STATUS JOB : Multiple
BASIC JOB : Archer
SECOND JOB : -
THIRD JOB : -
??? : G*** R***** “ *tampilan seperti status game.
Locta keluar dari Job Room.
“Locta, Job apa yang kau dapatkan?” tanya Loop-senpai.
“Job yang kudapatkan, Archer, Loop-senpai,” balas Locta.
“hoho.. Archer ya, Kurasa aku bisa mengalahkanmu dengan jobku sekarang,” Loop-senpai dengan candanya.
“Job, Loop-senpai apa?” tanya Locta.
“Jobku adalah Assasin, hahahaha,” dengan tawanya.
“Jobmu sesuai untukmu, Loop-senpai,” balas Locta dengan nada yang datar...
“Baiklah, kuantarkan kamu ke ruang pribadi, Locta.”
“Baik, Loop-senpai.”
“Baiklah Locta, ini ruanganmu. Besok aku akan menunjukkan ruang kelasmu.”
“Baik, Loop-senpai.”
Arsteel Loop pun meninggalkan Locta.
“Haaa... capek sekali. Bagaimana kau bisa keluar di status itu?” tanya Locta pada seseorang padahal dia sendirian diruangan itu.
Tiba-tiba muncul roh kecil munyil berbentuk grim reaper yang dikalahkan Locta dahulu.
“Kau membawaku bersamamu dan alat itu sepertinya sangat sensitif sekali,” jawabnya.
“Apakah kau merasakan kekuatan Anonous sekitar sini?” tanya Locta.
“Kurasa tidak ada. Tempat ini memiliki segel yang sangat sulit ditembus. Kurasa aku yang dulu pun cukup sulit
masuk ke dalam sini” balasnya.
“Syukurlah kalo gitu. GrimGrim. Kembalilah beristirahat.”
“Baiklah, Locta,” balas GrimGrim.
Keesokan harinya, Loop sudah didepan kamar Locta.
“Locta, apakah kau sudah bangun.”
Pintu kamar Locta pun terbuka.
“Tentu, Aku sudah bangun,” jawab Locta.
“Baiklah kalo begitu, mari kita ke makan di kantin utama,” ucap Loop-senpai.
Kemudian sampailah mereka di kantin. Beberapa murid melihat ke mereka terutama pada Arsteel Loop.
“Itu si penjahat, Arsteel Loop. Keren sekali... kyuuu,” ucap murid perempuan di kantin.
“Itu julukanmu di sini, Loop-senpai” tanya Locta.
“haha kan kamu tahu Aku seperti apa..” jawabnya dengan santai...
Setelah makan dari kantin, kemudian Loop mengantar Locta ke kelasnya... dalam perjalanan Loop pun menjadi
perhatian oleh banyak orang.
“Itu Si Penjahat”
“Itu Arsteel Loop, salah satu dari 10 orang terkuat di sekolah ini. dan menjadi anggota dewan mahasiswa.”
“Loop-senpai salah satu terkuat di perguruan ini?” tanya Locta.
“Ya bisa dibilang begitu... aku merasa tidak terlalu kuat. Hahahaha,” balasnya dengan tertawa.
“ada 9 orang lagi lebih kuat dari aku, kurasa kamu tidak sebanding dengan mereka, Locta.”
“Ehm... Menarik,” balas Locta dengan tersenyum.
Sampailah mereka di ruang kelas Locta.
“Ini ruang kelas ku?” tanya Locta.
“Iya” balas Loop.
“Tidak ada orang samasekali disini,”ucapnya.
“Ya karena di tingkat 1 kelas S dan untuk Pemeran Utama, hanya kamu saja, Locta, untuk saat ini.”
“Oh begitu...”
Orang-orang dari kelas lain mulai ramai karena kelas Pemeran Utama ada siswanya, yaitu Locta G. Wishom.