Limit'S

Limit'S
Hari yang Dinantikan!!!



    Hari yang dinantikan pun tiba, hari Pertandingan 3 Perguruan terbaik di 25 Generasi. Semua siswa dari segala penjuru Generasi datang melihat pertandingan ini, untuk menyaksikan pembuktian Pemeran Utama mana yang bisa membawa Generasinya melangkah ke depan...


    Keadaan stadium untuk pertandingan sudah ramai dan penuh oleh orang.


“SELAMAT DATANG DI PERTANDINGAN 3 PERGURUAN YANG TERBAIK DI GENERASI MANUSIA!!!” Seru MC.


“APAKAH KALIAN SIAP!?”


“”SIAP!!!””


“Baik. Disini Saya menjelaskan peraturan. Dalam pertandingan ini, melakukan cara battle royale. 3 Perguruan di pertarungankan secara bersama dan yang bertahan sampai akhir, itulah pemenangnya!!!”


“hari ini, ada 5 macam pertandingan, yaitu : Pertandingan Grup Murid tingkat 1, Pertandingan Trio Murid tingkat 2, Pertandingan Ketua Dewan Mahasiswa, Pertandingan Tunggal Dewan Mahasiswa, dan Pertandingan Group Dewan Mahasiswa.”


“Untuk pertandingan pertama, Pertandingan Grup Murid Tingkat 1. Para perwakilan dipersilahkan masuk!!!”


    Masuklah perwakilan dari Asal Mula Kehidupan.


    Dari kursi penonton...


“Itukan!!!” serunya sambil menunjuk wakil dari AMK.


“Azuto Sagamana!!!” ucap orang dari kursi penonton.


“Dia pertarung yang luarbiasa, memiliki kekuatan yang bisa dikatakan untuk generasi adalah yang terbaik...”


“Tentu, terlebih lagi ketua dari AMK adalah... Hary Ephineia!!!”


“Dia’kan...”


“Ia, Dia adalah orang terkuat di perguruan AMK di tingkatnya sekarang. Dan Ia memiliki potensi yang luarbiasa dan Ia dilatih di bawah pengawasan Aster Seri!!!”


“WOW!!! Hebat sekali!!!”


    Kemudian diikuti juga perwakilan dari HM...


“Ehm... Aku tidak mengetahui info dari perwakilan perguruan ini. Cuma ku mengerti, mereka memiliki perwakilan cantik-cantik!!!” ucap orang dari penonton yang menyorot Leona dan Claudia...


“Hahaha. Mereka ramai bukan karena prestasi kita tapi karena tim kita memiliki 2 wanita yang cantik!!!” seru Arberg.


“Jangan bicara seperti itu, kamu, Arberg!!!” seru Claudia sedikit malu.


“Ya kurasa lebih baik seperti itu. Biarkan mereka tidak mengetahui tentang kita dan tidak berekspektasi tinggi pada kita...” ucap Locta.


“Hahaha. Kenapa kau serius itu, Locta!!!” seru Arberg.


    Penonton pun ramai...


“Ada apa ini!!! kenapa mereka tiba-tiba ramai sekali!!!” ucap Gren yang kaget.


“Kurasa karena dibelakang kita...” ucap Locta.


    Di belakang mereka adalah perwakilan dari MDD.


“tidak bisa seperti itu, Dazui. Mereka selalu ramai kalo kita ada!!!” ucap Touka.


    Dari kursi penonton...


“itu Dazui Edons!!!, Adik dari Marsha Edons dari R3E Project!!!”


“Iya... keluarga mereka, Edons adalah pemilik teknologi yang mutakhir di generasinya dan teknologi sudah menyerba meluas hampir semua generasi manusia. Dan Dazui ini memiliki kemampuan yang berbeda dari kakaknya, Marsha Edons!!!”


“Terlebih lagi, disampingnya itu Touka Mizui!!!”


“Dia adalah penerus dari klan Mizui, yang mana klan tersebut memiliki kemampuan teknik pembunuh bayaran yang mengerikan di generasinya. Tetapi mereka jarang menampakkan diri umum. Mungkin cuman Touka saja yang diketahui oleh orang banyak dan dia juga cantik.”


“Baiklah. 3 Perwakilan sudah memasuki arena dan 3 ketua silahkan maju...” ucap MC.


    Ketua dari AMK adalah Hary Ephineia, ketua dari HM adalah Locta G. Wishom, ketua dari MDD adalah Dazui Edons.


“Ambil Kristal ini. Kristal ini akan menyatu dengan tubuh kalian dan ketika kristal ini hancur, berarti kalian kalah. Dan kristal ini mengurangi daya serang diterima dari musuh. Tentu ada batasnya. Dan bisa dikatakan kalian adalah  LAST BOSS!!!” ucap panitia.


“Baik, ketua tim sudah menerima kristal. Dipersilahkan menempati posisi masing-masing...” ucap MC.


    Keadaan stadium pun tiba-tiba tenang. Semua tim pun menuju tempat mereka masing-masing...


    Di tim AMK...


“Tunjukkan kekuatan dari Generasi Awal, Hery!!” ucap Azuto.


“Tentunya!!! Dan buat Seri-senpai bangga pada kita!!!” balas Hery dengan semangat.


    Di tim HM...


“Nikmati pertandingan ini. kita sudah melakukan yang terbaik!!!” ucap Locta.


“Hahaha. Kenapa kau tiba-tiba sekaku ini...” ucap Arberg.


“Hmmm... Beneran juga, kenapa aku harus serius itu...” ucap Locta dengan tenang.


“Jangan meremehkan pertandingan ini!!!” ucap Claudia.


“Benar kata-kata Claudia, kalian menyepelekan akan tahu akibatnya!!!” ucap Leona.


“Ya, aku setuju ucapan cewe-cewe di tim kita!!!” seru Gren.


    Di tim MDD...


“Aku tidak ingin kalah di pertandingan ini!!!” ucap Dazui.


“Tidak biasanya kamu, berkata demikian Dazui? Oh, jangan-jangan karena Vete-senpai ya??” ucap Touka.


“Iya. Vete-senpai akan benar-benar menghajarku kalo pertandingan ini tidak menang. Haduh...” ucap Dazui sambil menghela nafas.


“PERTANDINGAAANN DIMULAAAIII!!!!”