
Locta berlari semampunya karena Ia khawatir apa yang terjadi pada kakek Franky. Kekhawatirnnya meninggi melihat gesek-geseka cahaya yang terjadi di langit kota. Dan mempertanyakan dirinya sendiri.
‘Apakah terjadi pada tempat ini’ dalam hati.
Karena keadaan ini benar-benar diluar pemikiran Locta. Locta pun sudah sampai ke kota, dan melihat kerusakan yang luarbiasa...
Locta mendengar suara keras yang mendekat dan melihatnya. Dan itu adalah serangan salah sasaran..
“Menghindarlah anak muda!!!!!” teriak seseorang dari langit.
Locta pun berusaha lari dari serang tersebut akan tetapi tidak mengubah keadaan bahaya yang dialaminya. Locta pun berpasrah diri dengan keadaannya....
“VOID : PERSONAL : SHIELD”
Mantra itupun menjaga Locta dari serang itu. Locta benar-benar merasa saat itu nyawanya berakhir. Dan orang yang menyelamatkan itupun bertanya pada Locta.
“Kau dari grup mana?”
“Grup? Aku tidak ikut grup. Aku hanya mencari Kakekku” balas Locta.
“Kau orang awam?”
“Bisa dibilang seperti itu karena aku tidak tahu tentang tempat ini”
Orang tersebut pun komunikasi dengan orang lain menggunakan alat komunikasi.
“Disini aku menemukan Lost People, akan kubawa ke basecamp kita”
**Lost People** sebutan orang awam yang tersesat di dunia terbatas yang disebut Limit World***.
“Sebelumnya boleh kutahu kakek juga orang awam juga?” tanya orang itu.
“Kurasa seperti itu, hanya saja kakekku mengatakan sesuatu semacam mantra yaitu LIMIT WORLD dan aku pun mengikutinya. Akhirnya aku masuk ke tempat ini” balas Locta.
Orang tersebut kaget...
“Boleh kutahu, siapa nama kakekmu?” tanya orang itu.
“Franky G. Wishom”
Orang tersebut pun konfirmasi lagi...
“Tuan Franky adalah kakekmu?”
“Iya benar, Franky adalah kakekku”
Locta pun sedikit binggung karena Ia merasa kakeknya sepertinya orang penting.
“Baiklah, Aku akan membawamu ke tuan Franky” ucap orang itu.
“VOID : PERSONAL : FLY”
Orang tersebut pun terbang...
“Pegang tanganku”
Locta pun memegang tangan orang tersebut dengan perasaan dan pemikiran campur aduk. Dan mereka pun pergi.
Mereka pun sampai ke markas, yang tempatnya sedikit jauh dari kota. Mereka pun turun. Locta pun melihat keadaan beberapa orang yang terluka dan orang pergi cepat dengan terbang ke sana-kemari, benar-benar Locta melihat sesuatu yang sulit diterima oleh pikirannya.
“Silahkan ikut mengikuti saya” ucap orang itu.
“Baiklah” jawab Locta sedikit tegang.
Kemudian, mereka sampai ke ruang strategi. Locta pun melihat kakeknya.
“Kakek Franky!!!” seru Locta.
Kakek Franky pun menoleh ke suara yang memanggilnya, dan melihatnya. Dan yang memanggil adalah Locta. Raut muka kakek Franky tegang dan menghampiri Locta.
“Aku khawatir dengan keadaan kakek. Karena itu aku mengikutimu, kek” balas Locta sedikit sedih dan tenang.
“KAMU LOCTA... cucu yang baik” peluk hangat kakek Franky.
“kek, sebenarnya apa yang terjadi disini?” tanya Locta.
“kakek, akan bercerita semua yang terjadi disini. Sebelum itu bagaimana kamu masuk kesini, Locta” tanya kakek
Franky.
“Aku masuk mengikuti cara-“ putus perkataan Locta
“Tuan Franky ada energi besar yang muncul diatas kita!!!!”
“Semuanya berlindung dan siapkan pertahanan kalian. Locta tetap dibelakang kakek”
Kemudian muncullah sebuah cahaya yang berkumpul dan membentuk sebuah makhluk asing yang besar berbentuk malaikat penyabut nyawa.
“Disini ternyata kalian parah, manusian bodoh” ucap makhluk asing dengan muka licik.
“Tuan Franky, Saya sudah menangkap status dari monster ini. statusnya adalah A. Codename GRIM REAPER” ucap anak buah dari kakek Franky.
“Lakukan evakuasi secepat mungkin!!!!” ucap kakek Franky dengan mengetahui kondisi saat ini benar-benar berbahaya.
Semua orang di markas pun melakukan evakuasi secepat mungkin. Tentunya keributan pun terjadi....
“Dasar manusia bodoh... kurasa tidak ada yang bisa menghentikanku disini. Aku melihat Aura kalian tidak ada
yang dapat melawanku. HAHAHAHA” dengan tawa jahat monster itu.
“Setidaknya aku akan menahanmu untuk sementara” ucap kakek Franky.
Kakek Franky pun melihat kebelakang badannya, dan Locta masih ada.
“Locta, kenapa kamu dibelakang kakek. Cepat pergi evakuasi!!!!” tegas kakek Franky.
“tidak kakek, aku akan selalu bersamamu, kek!!!” balas Locta.
“Bawa Locta menjauh dari sini!!!!!” perintah kakek Franky ke anah buahnya.
Anak buahnya pun langsung membawa Locta secara paksa dan pergi dari Markas itu....
“KAKEKK!!!!” ucap Locta dengan emosional....
“Hebat sekali kau, manusia, mau berkorban untuk mereka” ucap monster itu.
“Sudah diamkan kau. Aku akan membuatmu kesusahan melawanku....” ucap Kakek Franky.
Kakek Franky pun melawan Grim Reaper. Dengan kekuatan penuh....
“Kau gigih juga manusia. CURSE SLASH!!!!” serangan dari Grim Reaper menuju ke kakek Franky dengan cepat.
Kakek Franky pun menghindari serang itu dengan mudah.
“Targetku memang bukan kau, kakek tua” ucap Grim Reaper dengan senyum jahatnya.
Kakek Franky pun melihat serang itupun menuju ke Locta....
“VOID : PERSONAL : TELEPORT” mantra kakek Franky.
Locta melihat serang Grim Reaper bergerak menuju ke dia. Dan Locta pun pasrah keadaannya karena Serang tersebut benar-benar dekat. Tiba-tiba kakek Franky muncul didepan Locta.
“Tenang. Kakek akan menjagamu....” ucap kakek Franky.
Serangan tersebut mengenai kakek Franky dan terjadi ledakan keras....