
“Begitu dong, setidaknya aku bisa membalas kalian lebih baik dari serangan tadi!!!” ucap Azuto.
Di satu sisi, tim Locta.
“Itu terbuat dari logam’kan???” ucap Leona.
“Iya, Leona. Sudah kupastikan itu terbuat dari logam...” balas Locta.
“Baiklah, lakukan sesuai rencana ya?” ucap Leona yang mengkonfirmasi lagi.
“Iya, seperti rencana...” ucap Locta.
Locta, Leona, Gren pun dengan posisi siap tempur...
“Benar-benar hebat kalian, setelah melihat kemampuanku seperti itu, masih mencoba melawan. Kuakui, kalian adalah orang yang memiliki mental yang kuat setelah Aku menggunakan kekuatan ini...” ucap Azuto.
‘sinar mata mereka tidak padam samasekali. Tidak ada keraguan. Sepertinya mereka merencanakan sesuatu, Aku harus hati-hati!!!’ ucap Azuto dalam hati.
Melihat respon tim Locta seperti itu, Dazui pun mengetahui bahwa tim Locta akan melakukan sesuatu.
“Baiklah sekarang aku akan benar-benar mengalahkan kalian, tim dari perguruan HM!!!”
“THOUSAND FISTS!!!”
Robot tersebut siap memukul dengan kedua tanganya... tiba-tiba...
“EARTH TOTEM!!!”
Keluar 3 Totem yang mengelilingi robot milik Azuto...
“APA-APAAN INI!!!” seru Azuto.
Dan Langit diatas, awan berkumpul dan berwarna hitam gelap. Penonton pun dibuat takut dengan apa yang terjadi.
“APA YANG TERJADI, KENAPA TIBA-TIBA LANGIT MENJADI GELAP!!!” ucap MC.
“INI!!!...” ucap Wagler yang sambil berdiri.
Di kursi penonton.
“Tidak kusangka, Perguruan HM memiliki murid yang memiliki talenta seperti ini...” ucap Seri.
“Kurasa Azuto sudah melakukan yang terbaik, Cuma dia tidak beruntung saja...”
Di tempat Loop dan Dave.
“OH... Kalian memiliki talenta seperti ini, sangat beruntung sekali...” ucap Dave.
“Ini masih permata yang dipoles dengan baik...” ucap Loop.
Kembali ke arena...
“Bagaiman bisa, talenta seperti ini ada di perguruan HM!!!” ucap Hary yang kaget dan kesal.
“Ya, karena tim kami, tim Perguruan Harapan Manusia, selalu memberi kejutan seperti ini...” ucap Arberg dengan tersenyum...
“NATURAL LIGHTNING!!!”
Petir besar yang berwarna hijau menyambar robot milik Azuto.
‘Locta, ternyata kau memiliki kartu AS seperti ini... benar-benar menyesal aku meremehkan kalian...’ ucap hati Azuto.
“Robot miliki Azuto pun hancur, sedangkan Azuto telah tidak sadarkan diri!!!” ucap MC.
“Baru pertama kali, aku melihat skill tingkat S, INVOKER!!!” ucap Dazui yang kagum.
Kembali ke tim Locta,
“Aku berhasil LOCTA!!! GREN!!!” ucap Leona yang gembira dengan keadaan kehabisan energi void.
“Kau memang terbaik, Leona!!!”
Kemudian, tiba-tiba di belakang Leona, ada Touka....
“SUITEN TOGASUMI!!!”
Gren pun berteriak...
“LEONA!!!”
Leona pun terpental dan sebelum Touka menghilang lagi, Touka melihat Locta berpose selesai menembakkan anak panah. Touka pun binggung dan Ia membiarkan saja.
Setelah Touka menghilang, Locta menuju ke tempat Leona terpental.
“Leona, Maafkan aku...” ucap Locta dengan suara halus.
Leona pun membalas.
“Tidak apa-apa, Locta...” ucapnya dan kemudian tidak sadarkan diri...
“OH... Tim dari HM kecolongan lagi dan lagi...dari serangan Tim MDD... Sayang sekali, talenta seperti itu ada di Tim yang bisa dibilang anak
kemarin sore... Tim MDD menunjukkan kualitasnya!!!” ucap MC.
Tetapi Wagler merasakan...
‘Entah mengapa, Serangan dari tim HM, masih belum selesai... mereka seperti belum mengeluarkan taring mereka sebenarnya... Apa-apaan ini tim!!!’ ucap Wagler dalam hati.
Touka pun kembali ke tempat Dazui,
“Dazui, apa kau melihat, ketua dari HM, Wishom itu, menembakkan sesuatu tidak??” ucap Touka yang sedikit ke binggungan.
“Aku tidak melihat dia menembak apapun dari sini. Mungkin itu rencana dia untuk membuatmu binggung agar kamu tidak fokus menyerang mereka lagi...” ucap Dazui.
“Mungkin bener perkataanmu. Mereka hanya ingin mengacaukan fokusku saja. Baik, aku pergi lagi...” ucap Touka, kemudia menghilang.
Balik ke Arberg dan Hary.
“Kau tidak kembali??? Temanmu terjatuh lagi... kurasa tim kalian sudah melakukan yang terbaik. Terlebih lagi, tim kalian masih baru, tidak apa-apa untuk berhenti disini...” ucap Hary dengan provokasinya.
“Ehm... gimana ya... walaupun temanku ada yang terjatuh lagi... itu sudah menjadi kesalahan dan keputusan tim. Terlebih lagi, ketuaku tidak mungkin membiarkan anggota kalah tanpa memberikan peluang kemenangan untuk kita...” ucap Arberg yang percaya diri...
Mendengarkan itu, Hary pun berpikir...
‘Dia benar-benar memiliki mental yang hebat, provokasiku mudah dipatahkan oleh kepercayaan pada timnya... benar-benar mental seorang pahlawan...’
“Seperti aku tidak perlu melawanmu... kurasa 2 anggotaku pun cukup mengalahkanmu...” ucap Gren yang kembali ke posisi semula untuk menjaga bendera tim...
2 Anggota tim Hary pun maju dan menghadapi Arberg yang seorang diri...
“Ketua Tim AMK, Ephineia, Kau sungguh membiarkan anggotamu dikalahkan olehku seorang diri...” seru Arberg dengan santai...
Mendengarkan itu, Hary pun...
“HANCURKAN DIA!!!” serunya.
Dua anggota itupun langsung mennyerang Arberg...
“ICE BARRAGE!!!” “FIRE BULLET!!!”
Serangan itupun menuju ke Arberg dengan cepat...
“2 Anggota dari Tim AMK pun melesatkan serangan yang cepat ke anggota dari Tim HM!!! Apakah dia akan hancur oleh serangan cepat itu??? atau Ia bisa menghindari serang tersebut??? Kurasa sulit menghindari serangan cepat itu!!!”
“Caster dari tim AMK memiliki kemampuan Mage Missile Force... kemampuan Caster yang bisa mengeluarkan serangan cepat selayaknya kecepatan senjata api... tidak diragu anak muda itu tidak bisa menghindarinya...” ucap Wagler.
Di sudut pandangn Arberg...
‘Kurasa serangan tidak cepat-cepat amat. Masih kalah dengan kecepatan sihir Claudia dan kecepatan anak panah Locta... haduh-haduh mereka terlalu melebih-lebihkan...’ ucap Arberg dalam hati.
Serangan cepat itu semakin mendekati Arberg, dan Arberg pun malah berjalan menuju arah tembakan...
“WOW... ANGGOTA TIM HM SUDAH GILA’KAH??? Kenapa dia menuju arah serangan cepat?? Benar-benar tim kemarin sore ini terlalu meremehkan pertandingan ini!!!” ucap MC.
“KAU BENAR-BENAR... mencari kekalahan....” seru Hary...
Di kursi penonton...
“Apa adik kelasmu ini tidak apa-apa, Loop???” ucap Dave yang binggung atas tindakan Arberg.
“Mungkin untuk sudut pandang orang yang tidak mengetahui dia, Arberg melakukan hal yang bisa dikatakan bunuh diri. Hanya saja...” ucap Loop.
“Hanya saja...??” ucap Dave yang penasaran.
Serangan cepat itu menuju ke Arberg.... dan Arberg menhindarinya dengan tenang dan tetap berjalan...
“WOW... APA YANG TERJADI!!! APA AKU TIDAK SALAH LIHAT!!! BAGAIMANA DIA BISA MENGHINDARI SERANGAN CEPAT ITU DENGAN SANTAI!!!” ucap MC.
“APAKAH ITU MUNGKIN TERJADI, Tuan Wagler???” tanya MC.
“Aku pun tidak percaya apa yang kulihat sekarang... hanya saja ada satu hal yang pasti...” ucap Wagler.
“”DIA PERNAH MERASAKAN SERANGAN CEPAT LEBIH CEPAT DARIPADA SERANGAN INI!!!”” ucap Wagler dan Loop. *tentunya ini momennya sama tetapi tempat yang berbeda ya.
Melihat itu, Hary pun mulai panik.
“KALIAN!!! Segera habis dia!!!” serunya.
2 Caster itu melancarkan serangan cepat, tetapi Arberg tetap berjalan dan menghindari dengan tenang...
“Apakah ini saja yang kau miliki???” ucap Arberg dengan tenang.
2 Caster pun mencoba meningkat kecepatan serangan dengan keadaan mereka mulai kelelahan karena kehabisan energi void.
Arberg menyadari itu, Ia kemudian menghilang dari hadapan 2 caster tersebut. Dan tiba-tiba muncul di belakang mereka...
“CROSS CUT!!!”
2 caster tersebut terkena serangan dari Arberg dan tidak sadarkan diri.
“anggota dari Tim HM menjatuhkan 2 anggota dari Tim AMK!!!! Yang tersisa di Tim AMK, hanya ketua tim, Hary Ephineia!!!” ucap MC.
Penonton pun mulai bersorak-sorai karena momen yang terjadi sekarang.