LILY

LILY
Prolog



Kota Angin Berhembus merupakan bagian dari kerajaan Angin. Di kota itu hidup seorang gadis kecil namanya Lily. Lily merupakan anak dari Robert dan Anna, mereka bekerja sebagai seorang petani. Walaupun orang tuanya seorang petani, Lily tidak pernah meminta sesuatu yang melampaui kemampuan orang tuanya. Dia tumbuh menjadi seorang gadis yang baik, ceria, sederhana dan cantik yang merupakan bawaan dari ibunya yang juga cantik.


Suatu hari, Kerajaan Angin diserang oleh Kerajaan Api. Kota Angin Berhembus menjadi salah satu dari kota-kota yang hancur karena kejadian itu. Banyak mayat bertebaran di jalanan Kota Angin Berhembus, baik karena dibantai oleh prajurit Kerajaan Api atau tertimpa bangunan saat prajurit Kerajaan Api menghancurkan rumah-rumah dan bangunan yang ada di Kota Angin Berhembus.


Tapi, untungnya prajurit Kerajaan Angin yang dipimpin oleh Panglima Darma datang. Pasukan yang dipimpin oleh Panglima Darma berhasil mengusir pasukan Kerajaan Api dengan sedikit korban dipihak mereka.


Demi menyelamatkan Lily yang hampir tertimpa bangunan, Robert dan Anna kehilangan nyawanya dan Lily yang waktu itu kepalanya terbentur ke dinding bangunan, pingsan.


Atas perintah Panglima Darma, pasukan Kerajaan Angin menyusuri seluruh daerah Kota Angin Berhembus untuk mencari dan menyelamatkan para penduduk yang selamat.


Salah satu prajurit menemukan Lily yang pingsan dengan kepala terluka segera membawanya ketempat pengungsian.


Karena kekurangan tenaga medis, Panglima Darma memerintahkan untuk membawa para penduduk yang terluka ke Ibukota Kerajaan Angin, Jade Air untuk pengobatan lebih lanjut termasuk Lily.


Atas perintah Raja Kerajaan Angin, Dominix. Setiap penduduk yang terluka diatas usia 40 tahun bisa mendapat bantuan hidup dari pemerintah, penduduk diatas usia 25 tahun akan dilatih menjadi prajurit dan hidupnya terjamin, penduduk diatas usia 15 tahun yang berbakat akan dimasukkan kedalam akademi kerajaan sedangkan yang tidak,dimasukkan kedalam akademi militer, penduduk diatas usia 5 tahun akan diberikan hak asuh kepada para bangsawan.


Sedangkan Lily yang waktu itu masih berusia 3 tahun diangkat menjadi anaknya oleh Raja Dominix.


Beberapa hari kemudian, Lily akhirnya sadar tapi dia masih trauma dengan kematian orang tuanya yang tepat didepan matanya. Hingga Panglima Darma menyarankan agar dia yang merawat Lily selama masa penyembuhannya saat trauma.


Jadi walaupun pengangkatan Lily tetap dilaksanakan seminggu setelah dia bangun, tapi setelah itu tidak pernah ada yang melihatnya bahkan para saudarinya, anak kandung Raja Dominix.


Selama masa penyembuhannya, Lily dirawat oleh Panglima Darma dan tabib Huo, salah satu tabib terbaik Kerajaan Angin. Lily dirawat di salah satu pavillium istana bernama Pavillium Lotus.


Setelah penyembuhan selama 2 tahun, akhirnya trauma Lily sembuh dengan perawatan tabib Huo dan perhatian yang diberikan oleh panglima Darma yang sudah dianggap seperti ayahnya sendiri oleh Lily.


Raja Dominix yang mendapat kabar bahwa trauma Lily sudah hilang membuatnya sangat senang. Dia berencana untuk merawat Lily di istananya seperti para putri yang lain. Tapi Raja Dominix berpikir bahwa Lily pasti akan merasa tertekan karena dia terbiasa hidup sederhana. Akhirnya dia mengeluarkan perintah bahwa Lily akan dirawat oleh Panglima Darma hingga berusia 17 tahun.


Lalu Panglima Darma membawa Lily ke kota tempat dia dibesarkan yaitu Kota Angin Berkabut. Disana dia membesarkan Lily dengan sepenuh hati dan mengajarkan banyak hal padanya seperti memasak, merajut dan menjahit, berkuda, bermain musik tradisional, dan banyak hal lainnya tapi tidak lupa mengajarinya bagaimana sopan santun seorang putri.


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hingga hari ini tiba. Saat ini Lily sudah berusia 17 tahun dan siap untuk kembali ke istana.