
Yah... daripada menunggu Rann yang sedang menunggu Changmin, kita beralih dulu ke keadaan Lenna dan kedua kakaknya jangan lupakan Yao yang masih di jarinya
"Huft~ Adik, apakah masih lama?!" Keluh Yuan merasa kakinya sangat sakit karena terus berjalan
"Yee.... Gak boleh gitu dong kak, masa baru sebentar udah kram tuh kaki" ejek Lenna, malah dia merasa seperti olahraga
Sementara Yuan yang merasa sangat kesal pun hanya bisa menahan diri untuk melempar adiknya ke sungai yang penuh buaya, kalo gak bisa bisa Lenna ngadu ke Permaisuri tentang ini
"Udah gak usah cerewet kalian semua, masa baru gitu aja sudah nyerah kamu Yuan" ucap Yuwen geleng geleng kepala, dia bahkan hanya merasa haus saja
"Tauk tuh, kak Yuan, masa baru sebentar sudah menyerah kayak menyerah gara gara cintanya doang" ledek Lenna
"Apa kau bilang adik lucknut?!" Ucap Yuan kesal, dia sungguh sungguh ingin melempar Lenna ke sungai penuh buaya sekarang
"Nggak jadi" ucap Lenna malas berdebat
"..." Entahlah kali ini Yao hanya ingin tidur karena ini sudah malam hari bukan siang hari
"Ck, harusnya tuh jangan malem malem dong berangkatnya, kan bisa nanti pagi" gerutu Yuan malas. Ah lebih baik dia belajar bersama gurunya daripada ikut sama adiknya
"Ae lah kau bang, gitu aja ngeluh, iri tinggal bilang saja" ucap Lenna malas ngajak kakaknya, yah dia lebih rindu Yuu atau Rann yang disini, kan enak bisa jambak rambut mereka
Akhirnya Yuan pun terpaksa hanya mengikuti apa yang Lenna mau, kalo tidak bisa bisa Lenna akan ngadu ke gurunya yang tak lain adalah Changmin
Sungguh Lenna punya banyak trik agar kakaknya mau menuruti apa yang dia mau, bahkan tau kalo kelemahan Yuan itu ada di Changmin jadi tak segan segan mengadu padanya
...
Mereka pun terus berjalan, meski memakan banyak waktu tapi kadang kadang Lenna cepatin dengan apapun yang ada di ruang dimensi bagaikan alat alat yang keluar dari kantong d*raem*n
Kini mereka telah sampai di depan Lembah kematian dengan perasaan was was berbeda dengan Lenna yang ingin sekali dari dulu mendapatkan si serigala hitam untuk dijadikan penjaganya
Karena menurut rumor atau buku kuno, serigala hitam itu cukup kuat bahkan bisa membantai ratusan pasukan iblis bangsawan atau prajurit iblis ataupun banyak orang ahli, Lenna hanya ingin melatih tuh serigala agar lebih kuat dan membantai beribu pasukan iblis
Yah.... bukan alasan juga sih Lenna mengambil serigala itu hanya untuk membantu kerajaan iblis membantai kerajaan Yun, tapi untuk menjaganya di masa depan
"Kakak, siapa nih yang mau ketemu langsung sama kang serigala nya?!" Ucap Lenna dengan semangat
"...."
"Kenapa kamu menyebutnya kang serigala?! emangnya dia itu penjual kue putu?!" ucap kesal Yuan memukul kepala Lenna
Lenna meringis kesakitan karena Yuan memukulnya dengan keras. Huh, berani beraninya memukulnya dengan keras!! lihat saja akan ku aduin kepada Ibu!!
"Yah... barang kali ada kue putu lewat, kan enak bisa makan kue putu lagi" ucap Lenna mengelus kepalanya sambil matanya kemana mana cari alasan
Pokoknya rencana untuk ngaduin ke Ibu harus jadi nantinya!! kalau tidak jangan salahkan aku mengadu pada guru kalian!!
...
Kita akhiri dulu perdebatan yang tak berfaedah ini......
Karena kedua kakaknya ini tidak berani masuk ke dalam Lembah kematian, terpaksa dia sendiri yang harus masuk, malah kakaknya hanya diam di luar sambil menyemangati dirinya
Ah, entah kenapa sekarang di luar sana Ye Fei tiba tiba merasa bulu kuduk nya merinding, jangan sampai ketika cicitnya pulang langsung minta coklat....
"Auk ah, mending aku langsung saja tuh ketemu ama serigala, kalo serigala jadi jadian mendingan gua menjadi beruang jadi jadian kayak di masha and the bear, sapa tau terkenal terus dapat uang dan uangnya dipakai buat beli coklat" batin Lenna berbinar
Bruk
Sebuah hewan berbulu hitam dengan mata birunya menatap Lenna dengan tajam karena menabraknya sewaktu Lenna menghalu banyak coklat di sekitarnya
"Waduh, gua ketabrak nih guys, aku harus gimana nih guys, mana orangnya gak kelihatan lagi, jangan jangan kuyang lagi kebelet nikah lagi" ucap Lenna asal bagaikan artis tok tok
"Ya kalik masa harus jadi kuyang agar cepat ketemu jodoh, mending di kurung sampai jodohku datang sendiri daripada nyari jodoh yang gak setia" batin serigala itu ingin menangis, kenapa dia dipertemukan sama orang aneh?!
"Eh, kamu siapa ya?" Tanya Lenna kebingungan membuat serigala itu ingin menangis lagi
"Ya ampun.... apa kesalahan ku dulu sampai sampai aku sudah tidak di kenali oleh anak kecil ini?!" Batin Serigala itu menangis
"Masa kmu gak kenal sama aku si penjaga Lembah kematian itu?!" Ucap serigala itu benar benar menahan amarahnya mengingat Lenna masih kecil
"Oh, si Serigala imut itu yah? Beneran imut dong!" Ucap Lenna mengelus bulu bulu besar serigala itu, dia ingin mengelus bulu Yuu sekarang
Yah.... karena ukurannya 2x lebih gede dari tubuh Lenna, makanya dia hanya bisa mengelus badan sama kaki kakinya, sungguh rasanya ingin menjadikan bulu bulu itu sebuah bantal atau kasur
"Hei Riri! Apa kamu punya seorang tuan?" Tanya Lenna menatap polos serigala itu
"Tuan? Aku mempunyai tuan, mungkin saja sekarang dia sedang tidur" ucap serigal itu polos membuat Lenna menunduk lesu
"Eh, kamu kenapa gadis? kenapa menangis?" Tanya serigala itu tidak peka, yah urusan begini dia memang tidak peka
"Sumpah, tidak ada hewan yang lebih waras daripada hewan hewan kontrakku ngapa?! ah, ingin rasanya langsung bertemu dewa dan meminta hal itu" batik Lenna menangis
"Nggak, ini hanya kelilipan buaya" ucap Lenna pura pura menghapus air matanya
"Oh kelilipan buaya ya, sana pergi ke kali, sapa tau nanti buayanya senang bisa ke kali" ucap polos lagi si serigala itu. aih rasanya Lenna ingin menembak kepalanya
"Udah ah, gelap" ucap Lenna malas
"Udah udah aku malas berdebat sekarang, nah sekarang katakan apa yang kamu mau disini gadis kecil?!" Ucap serigala itu menatap tajam Lenna
"Hah? Apa maksudmu Riri? Tentu saja membawa mu bersama ku" ucap Lenna sok manja seolah itu memang hewan penjaga nya
Tiba tiba serigala itu merasa bulu kuduk nya merinding seolah olah ada maksud lain dari perkataan gadis di bawahnya ini
"Ah.... Em... bisa kamu katakan sekali lagi gadis kecil?" Tanya serigala itu memastikan
"Ingin membawa Riri pergi" ucap polos Lenna membuat serigala itu ingin memuntahkan seteguk darah
Bagaimana bisa adia dipanggil Riri padahal dia itu pria bukan wanita?! ah apakah dunia sudah kiamat sekarang?!
"Apa yang kamu lakukan disini Shen?!"
...