
Mari kita mundur kebelakang sebelum Changmin dipanggil Lenna.....
####
Lenna berjalan menuju Aula Kekaisaran karena...... Ya pokoknya dipanggil aja gitu sama Raja yang berkuasa
Dua pelayan yang dipilih Raja pun juga ikut dibelakang Lenna karena mereka tau status mereka yah walaupun gitu mereka tidak begitu benci terhadap Lenna
Nama kedua pelayan itu adalah Lina dan Lia, mereka adalah saudara kembar yang tidak mempunyai kedua orang tuanya
Dulu sewaktu mereka masih kecil mereka dibuang dengan alasan mereka itu bodoh, lalu pada saat itu juga Raja Yun menemukan mereka dan merawat mereka bagaikan seorang anak
Mereka juga telah tau bahwa orang jahat itu terlahir dari orang baik yang tersakiti, darimana mereka tau? Tentunya dulunya mereka mempunyai seorang master misterius
Yah nanti sajalah cerita guru dari Lina dan Lia ini, kita balik saja ke pemeran utamanya
"Hm, menurut kalian Yang mulia Raja memanggilku karena apa?" Tanya Lenna mencoba mengetes mereka
"Mungkinkah Raja ingin menginterogasi Nona?" Tanya Lian menebak nebak
"Hehehe, aku harap Yang mulai Raja memberikan ku beberapa batang emas" ucap Lenna dengan senyum liciknya
"Hehehe, lumayan buat beli coklat atau gak bakpao yang ada di pasar" begitulah pikiran Lenna yang licik
"Nona, mungkin saja benar, karena menurut Raja, Nona itu adalah orang dari keluarga terpandang, benarkah?" Tanya Lia dengan senyum cerianya
"Tentu saja, di sana aku sangat terkenal dan aku sering disebut Putri iblis karena kelicikan ku" ucap Lenna sombong memamerkan julukannya sambil mengibaskan rambutnya
"Dan juga jika Raja itu tidak memberiku batang emas, maka kerajaan ku akan berperang dengan kerajaannya" ucap Lenna dengan senyum khas liciknya
Yuwen dan Yuan yang menonton itu hanya melongo melihat tingkah sang adik yang liciknya minta ampun
"Bukan adek gua fix!" Batin Yuwen geleng geleng melihat tingkah sang adik
"Nih anak gak tau bersyukur napa, udah di pongot dari jalan, eh malah gak tau diri" batin Yuan memalingkan wajahnya ke samping
.
.
.
Saat sampai di aula Kekaisaran Lenna langsung mengambil tempat duduknya karena itu memang perintah
Yah mau bagiamana pun Lenna tetaplah Lenna.... Karena sekarang Lenna duduknya seperti seorang Ratu saja karena dia duduk di sofa besar
Lenna duduk disofa kayak tidur disofa, karena Lenna itu duduknya miring tapi bukan duduk agak sedikit berbaring dan mengipasi dirinya sendiri agar tidak gerah
Sementara Lina dan Lia mengambil buah untuk Nona mereka agar Nona mereka tidak kelaparan
Raja yang melihat itu hampir termakan amarah melihat tingkah Lenna tapi mengingat Lenna adalah anak Raja iblis yang tidak diketahui kekuatannya pun hanya menyerah
"Jadi langsung saja apa yang mulia ingin sampaikan" ucap Lenna langsung saja membuyarkan lamunan Raja
"Pergilah ke butik yanga ada di Kekaisaran, dan pilihlah baju untukmu nanti menghadiri penobatan mu menjadi tunangan Yun Bei" ucap Raja berdehem menghilangkan kecanggungan
"Oke, mana uangnya" ucap Lenna meletakkan kipasnya di kantong bajunya
"Emang sesuai julukannya, Putri iblis, mewakili banyaknya 7 dosa besar" batin Raja Yun geleng geleng
Bagaimana bisa dia mendapatkan menantu begini? untunglah Lenna gak minta yang aneh aneh
Lenna tersenyum menyeringai dalam hatinya, dia segera menghubungi Rann
"Rann. Aku mau pantau apa yang orang orang di kerajaan ini lakukan untuk ku" Telepati Lenna
"Boleh bawa kedua makhluk ini?" Tanya Rann menatap kedua orang yang kini sedang berdebat jambak jambakkan lah
"Terserah yang penting semua laporannya harus selesai! Gak pake koma, gak pake titik pokoknya cepat!" Telepati Lenna tegas
"Ba-Baik Nona" ucap mereka takut lalu dengan cepat keluar dari ruang dimensi langsung berpencar
"Saatnya pergi belanja! Lina, Lia ayo pergi!" Ucap Lenna dengan girangnya membawa semua batang emas yang Raja siapkan
Saat sampai di toko butik itu, Lenna langsung memborong semua baju baju yang disana, bahkan tak segan segan mengambil yang paling bagus
"Hehehe, ini kan bagus untuk Agatha dan juga Arta, sekalian untuk berbuat jahil kepada ketiga orang pemalas itu" Batin Lenna girang
Yuwen dan Yuan yang melihat adiknya sangat boros bahkan memborong semua pakaian wanita kek pria kek hanya geleng geleng kepala
"Fix! Dia bukan adek aku, untung masih sayang" batin mereka berdua secara kompak
....
kita berpindah ke Yuu
Yuu saat ini sedang memantau Pangeran Yun Bei dan selir nya yang sedang bermesraan sambil membahas tentang Nona nya
"Oh jadi gitu" ucap Yuu mendengar percakapan sang pangeran ke selirnya
"Hehehe, sebelum kamu menyakiti Nona ku siap siap kena penyakit duluan" batin Yuu tertawa senang
"Saatnya menaburkan di makanan kalian, aku do'ain deh yang minum ini duluan segera cepat sakit ya" batin Yuu mencampurkan bubuk yang dia pegang ke salah satu makanan itu
Setelah tugasnya selesai dan membuat laporan dia pun pergi ke Nona nya berada tapi dia tidak langsung menemui Nona nya, dia masih ingin menunggu kedua orang itu
Keadaan Long....
Long kini sedang memantau Ratu yang sedang berkumpul dengan rekan rekannya atau selir selir Raja
"Maafkan aku semua, gara gara aku putraku harus menikahi wanita ja***g itu" ucap Ratu sedramatis mungkin dengan wajah penuh penyesalan
"Tidak apa apa kakak, kami memaklumi nya" ucap salah stau selir menenangkan Ratu
"Terimakasih semua, aku sangat bersyukur bisa mempunyai kalian" ucap Ratu dengan wajah terharunya
"Nah daripada kakak menangis ayo kita jebak ja***g itu" ucap salah satu selir dengan penuh tekad
"Ya benar! kami akan terus mendukung kakak!" ucap mereka dengan penuh tekad
"Kalian sungguh sangat sangat polos, andaikan aku bisa berubah wujud asli ku akan ke cabik cabik dia" batin Long terus menggerutu
"Nah daripada itu mari kita uji tes kesialan kalian" ucap Long dengan senyumnya
Long langsung saja menyiapkan jebakan dimana hanya selir atau Ratu yang bisa melewatinya
"Hehehe, dengan ini Nona akan bangga denganku" ucap Long dengan seringai nya
Keadaan Rann...
Sekarang Rann sedang mendengar pembicaraan Raja kerajaan Yun dengan seorang pengawal bayangannya
"Raja, ini semua Yang mulia minta" ucap pengawal bayangan itu menyerahkan setumpuk laporan yang dia kerjakan selama 3 hari
"Bagus" ucap Raja tersenyum
"Oke, Raja ini baik tapi tetap saja harus hati hati karena temen bisa nusuk dari belakang!" ucap Rann menilai
...
Saat selesai membeli semua baju, Lenna bingung harus diapakan semua bajunya, pada akhirnya muncul sebuah ide di otaknya
"Minta bantuan pak tua itu ah~" gumam Lenna cekikikan mengeluarkan bola telepati nya
"Woeeee! Pak tua cepet lu datang, gua butuh bantuan elu nih!" Ucap Lenna
"Sabar dong, emang kau kira hutan kehidupan dan Kerajaan Yun dekat?!" Ucap malas Changmin
"Bodo amat cepat datang mau pake Teleportasi kek atau kecepatan kek, yang penting datang, aku tunggu satu jam" ucap Lenna mematikan bola telepati nya
1 Jam berlalu......
Changmin sudah datang karena dia mengikuti aura Lenna yang sedari tadi ia rasakan
"Nah, sekarang apa yang bisa kubantu?" Tanya Changmin menatap Lenna yang sedang memakan permennya
"Bawa itu semua" ucap Lenna menunjuk tumpukan kotak yang berisikan baju
"Apa ini?" Tanya Changmin
"Buka aja kalo penasaran" ucap Lenna santai
Changmin pun membuka kotak itu alangkah terkejutnya dia melihat banyak baju yang sepertinya diborong Lenna
Jder
Bagaikan tersambar petir di siang bolong dia harus membawa baju baju yang menurutnya tidak penting ini
"Yang benar saja! Aku ini Raja terdahulu di hutan kehidupan masa harus bawa ini!!" Ucap Changmin tidak terima
"Loh, memangnya kenapa?" Tanya Lenna menampilkan wajah polosnya
"Harusnya isi kotaknya itu seperti tanaman langka, obat obatan langka, dan barang penting lainnya, ini kenapa baju?!" Ucap Changmin protes
"Emangnya kenapa jika kamu harus membawa baju baju itu? bukannya semua sama saja?" Tanya polos Lenna
" Ckckck, hancurlah reputasi ku di depan banyaknya pengikut ku jika aku disuruh membawa nih baju baju perempuan" batin Changmin geleng geleng
"Nanti malah dikira banci lagi" batin Changmin
"Dah sana bawa seperempat kotak itu ke istana dan tiga perempat nya kamu bawa pulang" ucap Lenna sambil tersenyum penuh kemenangan
"Hiks.... Hiks.... hancurlah reputasi ku nanti ketika di istana" batin Changmin menangis tapi mengikuti perintah Lenna
.....
Hai guys, Terimakasih telah membaca Novel ini, jangan lupa jaga kesehatan ya,
Terimakasih 🙏💕