
Siap komandan!!
Alhamdulillah, 3 prajurit kita yang dinyatakan gugur setelah berbulan-bulan lamanya akhirnya ditemukan.
Sore menjelang maghrib mereka tiba di bandara internasional syamsudin noor. Sungguh, rasa membuncah dan bergetar haru tak terkira. Damar beserta ketiga kerabat dari satuannya akan berpulang menghirup udara di kampung halaman masing-masing. Sekian lama, akhirnya segala do'a dan usaha mereka tak sia-sia.
####
"Damar dan beberapa prajurit lainnya di temukan di desa terpencil kalimantan selatan, mereka dianggap gugur berbulan-bulan lamanya. Dan atas kuasa Allah mereka ditemukan."
Inayah terperanjak. kaget, haru, sedih, bahagia tak terkira.
"Mi.. Ini maksudnya apa?
"Damar akan pulang."
Sekali lagi dia mengeja. Damar akan pulang. Artinya dia akan pulang. Pulang. Pulang.
Deg
Perempuan berbeda usia itu berpelukan. Ada tangis haru dengan guncangan dibahu. Sungguh, naya bahagia. Tak hentinya berucap syukur.
"Alhamdulillah mi." Umi, ibunya Damar mengangguk ringan.
"Maaf naya, umi dan abi tidak tahu kalau selama ini damar dinyatakan gugur dalam bertugas, Qodarullah."
Inayah mengangguk. "Alhamdulillah mi, atas kuasa Allah bang damar selamat. Maaf mi." Inayah tergugu, menciumi tangan perempuan baya didepannya. Maaf mi, naya salah. Seharusnya naya bersabar saat itu."
####
Kamu adalah rumah bagiku
Rumah ketika rinduku membuncah
Rumah ketika lelahku terjaga
Inayah Qolby....
Sampai di satuan kota Banda aceh. Damar disambut haru bahagia oleh teman-teman seangkatannya. Tidak menyangka prajurit yang dinyatakan gugur, telah kembali berpulang bersama mereka.
Pagi menjelang, keberangkatannya kepulau kecil dari Banda Aceh menuju pulau breueh desa melingge, pulau dimana ia dibesarkan oleh sosok lemah lembut, umi yang setia mendampingi lelaki beradab baik, lelaki yang membawanya jauh dari keluarga, lelaki yang mengenalkannya tentang agama Allah. Dialah abi, menikahi umi saat umi bukan dari agama mayoritas, umi berasal dari agama minoritas. Demi cintanya kepada abi, dan cintanya kepada sang pemilik cinta, ia rela melepaskan keyakinan yang sejak kecil dianutnya, berpindah kepada keyakinan yang membuatnya berdebar kala melafazkan nama-Nya.
Sesaat, tampak dari kejauhan boat-boat nelayan dipinggir pelabuhan rinon, rindunya kian membuncah, setetes air menggenangi pipi tirus nya. Ribuan hari ia menanti, ribuan jam ia harapkan. Tak ada kata terucap, hanya do'a dalam hati ia gaungkan. Sebentar lagi, ya...ia kuatkan hatinya. Ia sudah menunggu terlalu lelah hari dimana ia akan berpulang ke rumah sebenarnya.
Dengan diantar salah satu nelayan, ia menyambangi kediaman kedua orangtuanya, sekitar 30 menit waktu berlalu. Perempuan baya dengan setelan menutup seluruh tubuhnya berdiri tak jauh dari halaman rumah, seakan tahu bahwa anak semata wayangnya akan tiba. Perempuan yang menjadi semangat hidupnya, semangat impiannya, semangat jiwa dan raganya. Menjadi orang yang pertama mendukung keputusannya, mengajarinya tentang cinta dan kasih sayang. Dialah Umi....
####
Alhamdulillah...
selamat menikmati sajian hari libur ini...semoga suka ya teman-teman semuanya. Jangan Lupa tekan Love dan masukkan novel Inayah di galery bacaan kalian ya. Kutunggu hadiah nya berupa Like, komen dan vote nya ya. cinta kalian banyak-banyak. muaaachh