
author pov✌
saat Farrel menancap gas,Al yang tidak pegangan lantas kaget karena hampir jatuh kebelakang dan refleknya Al langsung memeluk erat Farrel dari belakang yang itu membuat Farrel kaget dan rem mendadak.
"lo kenapa Al tiba tiba peluk peluk gue?mana erat banget lagi...sesak mendadak gue"
"e..ee..sor..sorii..gue juga kaget hampir jatuh kebelakang"ucap Al sambil melepas pelukannya segera
" kamu sih ! gak bilang bilang kalo mau nge gas !!! "lanjutku membela diri.
"hmmm..makanya..pegangan.."
"pegangan apa?"
"ya gue!"
"ha?"
"ya terserah lo..mau pegangan kaya gimana..peluk gue ok,pegang jaket gue ok,apa pinggang gue juga ok ok aja.."
"aaa??lo gak risih apa?"
"kenapa risih?"
"yaa gituu.."
"hmmm..iya iya gue paham..ya gak lah!lo kan cantik."
blushh....
"ih!apaan si!gajelas banget.."
"yaudah deh..berangkat ya!pegangan!"
"hm" lalu al berpegangan pada jaket farrel.
###
"masuk Al"
Al mengangguk.
di dalam Al seperti sedang mencari sesuatu.Farrel mengerti maksud al.
"mama gue lagi kerja,pulang malem nanti jam 9 an bareng papa gue..itupun kalo ga lembur.gue anak tunggal."
Al mengangguk.Al sebenarnya agak gak enakan karena dirumah hanya berdua saja dengan Farrel..tapi melihat Farrel b aja membuat Al sedikit enakan.
" Rel ,,sori ya."
"hm?"Farrel bingung apa yang harus dimaafkan.sambil mengeluarkan makanan makanan dari dapur dan menyuguhkannya untuk Al.
"tau kamu sendiri aja disini,,mending di cafe aja..aku yang bayarin"
"hmm..gak papa..santai aja..kan aku yang ajak kesini. lagian aku gak mau ke cafe selain biar hemat itu juga lagi pengen aja di rumah santai..kalo disini kan gue bisa seenaknya. hehe"lalu farrel duduk berhadapan dengan al dan mereka memulai pekerjaan kelompoknya.
sudah sekitar 2 jam al berada di rumah farrel tepatnya ruang tamu dan di depannya farrel yang hanya memakai kutang dan celana pendek.hmm jadi ini yang dinamakan seenaknya..
"yaak...akhirnya selesai!!"teriak farrel penuh kelegaan.
"eh..aku pinjem toilet ya"
"ya..tau kan dimana?"al menggeleng
"eh,gua lupa!pintunya rusak gak bisa kebuka.hmm..gimana ya??emm apa lo di kamar mandi kamar gue aja ya?"
al mengangguk.
'nih anak beneran gak takut apa ya?di bilang polos gak polos..apa mungkin gak peka kali ya?'batin farrel
ya..al memang bukan gadis polos,al hanya tidak memiliki pikiran macam macam.
"dimana kamarnya?"
"lantai 2.sini gue anterin"farrel berdiri dan berjalan menuju kamarnya diikuti al dibelakangnya.sambil berjalan,farrel bertanya pada al
"lo kok jutek si?"
"hmm..gak tuh"
"lo pindahan sekolah mana?"
"home schooling"
"ooo..smp nya?"
"home schooling"
farrel kaget
"sd?"
"sama."
"e..dari sd ya?"
"hm tepatnya 3 sd"
"kenapa?"
al hanya memandangi farrel dengan muka tidak suka ditanya tanya lagi.farrel hanya diam dan mempersilahkan al masuk diikuti dirinya masuk ke kamar itu juga.
"gue mau ganti baju"al tidak merespon dan lebih tepatnya tidak mendengar ucapan farrel dan segera ke kamar kecil karena sudah diujung.tidak sampai 3 menit al sudah selesai di kamar mandi,karna memang ia hanya bak.
saat keluar,al melihat farrel sedang mengganti baju,al yang melihatnya tidak kaget,karena sering melihat mas brian dan kakaknya ganti baju,jadi sudah terbiasa dengan badan cowo apalagi yang ada roti sobeknya.karena kakak dan sepupunya punya itu.tidak dengan farrel yang terkejut setengah mati.farrel malah teriak teriak ga jelas.al risih mendengarnya malah melontarkan kata kata yang membuat farrel sebal.
"yek banci"
"ha?lo bilang apa?banci?heh lo kok biasa aja si liat badan gue?biasanya cewe cewe kalo liat badan gue udah teriak teriak ga jelas"sambil menunjuk ke roti sobeknya yang masih belum dipakaikan baju.
"hmm udah biasa mungkin?lagian badanmu gak bagus.masih bagusan kakak dan sepupuku."jawab al datar.
farrel naik pitam.dia langsung memakai bajunya dan cepat cepat kebawah
"cepet turun ayo pulang"
'hmm..dasar ashalina!udah ga peka!omongannya juga,,ceplas ceplos..jlebb!'batin farrel.
lalu farrel mengantar al sampai depan rumahnya.tadi nya al minta dipesankan yo jek saja,tapi farrel tidak memperbolehkan karena sudah malam dan dia perempuan.jadi,apa boleh buat?
sampai di depan rumah al,al turun melepas helm,berterimakasih lalu langsung masuk kedalam rumah.tanpa disadari dari jendela lantai 2 disana ada yang memperhatikan al.
reader sekalian..mohon maaf jika ada kekurangan..mohon like dan comment ya..biar author semangat...🙏🙏🙏