
Malam minggu.malam yang ditunggu tunggu semua orang,tidak terkecuali seorang gadis berambut indah ini.dengan mata hazelnya memandangi kendaraan lalu lalang di jalanan ibu kota dari atas gedung apartemen milik ibunya yang terletak di tengah kota.
ketenangan yang dirasakan gadis itu tiba tiba hilang dengan datangnya seorang lelaki dengan penampilan berantakan yang berlari ke arah gadis pemilik mata hazel tersebut.
gadis itu menoleh ke belakang,melihat siapa yang berlari ke arahnya,jarak sepersekian detik,tangan lelaki itu sudah memeluk tubuh gadis itu.gadis itu terkejut,lelaki yang menghampirinya adalah kakaknya.
1 jam yang lalu
seorang lelaki memasuki rumah bernuansa klasik modern.dilihatnya kepenjuru ruangan disana,matanya mencari sosok adik tersayangnya.namun nihil.
lelaki itu panik,takut peristiwa 8 tahun lalu terulang kembali.otaknya berfikir,kalau tidak dirumah,dimana kira kira dia berada.lalu jarinya membuka layar handphone dan menelpon seseorang.
' mas B , Al ga ada dirumah nii..tadi abis jalan jalan dari gramed sama aku.tapi tiba tiba aku ada urusan mendadak harus ke bandara nemuin senior.tapi pulang pulang Al ga ada dirumah.masa iya diculik selagi perjalanan pulang?aku nyesel banget ninggalin Al suruh pulang sendiri..gimana nih mas B??kira kira Al dimana?' ucap lelaki itu kepada orang yang ditelpon dengan satu nafas.
' wee..we..tenang dulu Zai..nyocor ae kaya kreta api.nafassss..hmphhh...huuuhhh.
apa?ga ada?masa iya diculik?udah gede gitu kok masih aja ga bisa jaga diri?ehmm...Al akhir akhir ini gimana?murung?' balas dari sebrang telepon sana.
'sama aja nyocor'batin Zaidan.
'hmmm..iya akhir akhir ini dia murung..kaya lagi mikirin apa gitu.kalo aku tanya bilang lagi ga mood aja.'
'fixed! Al di loteng gedung apartemen nyokap lo!eh ,kamu.'
'hah?kok bisa?tumben banget..setauku Al ga suka ke apartemen.'
'hmmm..lo kan uda setauan ga ketemu Al..ya mana lo tau masa remajanya yang suka galau galau an?emang kalo dia lagi sumpek,apalagi malming gini waktunya pas banget buat galau galau an di loteng apartemen sambil liat jalanan.katanya sih gitu.biasanya dia kesana sama gue..eh aku.soalnya buat dengerin curhatannya.'
tidak ada jawaban.
' ei..halo..!!! Zai???' melihat layar handphonennya.
'hmm..lo galau apaan lagi sih Al..??dasar cewe puber...susah dimengerti'gerutu Brian.
back to 1 jam setelahnya.
"eh?napa kak?kok kaya udah gak liat Al satu abad aja.nih pelukan lepasin dong!erat banget.gak bisa napas nih."sembari berusaha melepas pelukan Zaidan.namun Zaidan malah mempereratnya.
"kamu tuh bikin kakak khawatir aja ! gak kabari dulu kalo ke apartemen mama.mana papa mama ke luar negri lagi.panik aku dek nyariin kamu.kakak kira kamu diculik."
Al tersentak mendengar kata diculik.dia masih agak trauma dengan kejadian itu.bahkan bekas lukanya pun akan permanen di tubuhnya.
"hmm..iya iya kakk..maaf deh..lain kali Al kabari dulu kalo mau kemana mana.lagian tadi soalnya Al lupa kabarin kakak..kebiasaan langsung ngucur ke sini.hehe."
"sama mas B ya?"
"hm.emmm..btw sudahan dong peluk peluknya."
Zaidan melepas pelukannya.dengan muka sedihnya.
Al yang melihatnya tertawa geli.pasalnya kakaknya seperti anak kecil yang tidak dikasih mainan oleh orangtuanya. cute banget.
'hmm..dasar calon idol' batinnya
💫
kalian penasaran kenapa keluarga Al pake aku kamu?ya karena keluarga mereka mempunyai aturan tidak boleh memakai lo gue kepada sesama keluarga.katanya sih biar lebih sopan aja.tapi sebenernya lidah Zaidan, Brian dan Al gatel kok ngomong lo gue.cuma Zaidan dan Al masih bisa mengontrolnya didepan keluarga.
Brian nih yang sering keceplosan lo gue.sampe ga jarang mama Al menegurnya.
makasih ya...untuk yang mengikuti novel perdana ku..aku terharu banget sama kalian..lebih terharu lagi kalo kalian meninggalkan jejak disini..hihihi..like?comment?and favorite!!! thanks a lot readers tercinta😘