
Sesampainya di rumah Raisa menggerutu, " sial,,,apes,,,apes", Raisa terus menerus mencuci mulutnya, ingin rasanya ia curhat pada sahabatnya sinthia, tapi pasti sinthia akan mengejeknya.
Perasaannya tak karuan, malam itu orang yang mengambil ciuman pertamanya bukan Davian yang dia suka, tapi malah Adam yang sangat dia benci dari dulu.
Keesokan harinya......
Di sekolah Adam mencari Raisa, ia hendak meminta maaf dengan sikap dan kelakuannya kemarin.
" Lo lihat Raisa gak ", tanya Adam pada Tantri sahabat Raisa.
" Kayaknya di kantin sama kak Davian deh kak," jawab Tantri.
Adam langsung mencari Raisa ke kantin, benar saja Raisa sedang duduk berdua dengan Davian. Adam melihat Raisa yang begitu bahagia saat bersama Davian menjadi kesal.
Lalu Adam pun menghampiri mereka.
" Ra, gue mau ngomong sama lo", ucap Adam.
" Males", jawab Raisa sambil membuang muka mengingat perbuatan Adam padanya kemarin.
Davian yang menyadari antara Adam dan Raisa ada masalah langsung berdiri dari tempat duduknya .
" Aku ke perpustakaan dulu ya..." Davian langsung meninggalkan Adam dan Raisa.
" Maafin gue ya Ra, gue janji gak akan ngulangi lagi ". ucap Adam penuh dengan penyesalan.
" Ya udah sih, ngapain juga lo minta maaf, kita kan dari dulu emang sering berantem", ucap Raisa sambil membuang muka. " Lagian gue kan gak ada perasaan apa apa juga sama lo, awas aja kalau sampai lo cerita ke orang orang".
Adam tersenyum sambil mengacak ngacak rambut Raisa. " thanks you Ra, gue pergi dulu ada rapat Osis," ujar Adam sambil berlalu.
Raisa terdiam, ada yang aneh dengan Adam yang sekarang, tidak seperti dulu. Biasanya Adam gak pernah minta maaf bahkan setelah dia berhasil menjahili Raisa.
Raisa merasa kalau Adam yang sekarang sedikit lebih cool dari pada saat SMP dulu.
...----------------...
Di kelas.........
Raisa baru saja masuk kelas, dia melihat sahabat sahabatnya entah sedang membahas apa.
" Ada informasi apa nih guys?" tanya Raisa.
" Ra, lo mau masuk ekskul apa? masuk team cheers aja yuukk," ajak Tantri.
" Gue pengen ekskul band " jawab Oky.
" Kalo gue pilih ekskul paskibra " sahut Winda.
" Kita boleh ikut ekskul lebih dari satu asal jadwal latihannya gak bentrok, ucap Tantri memohon ingin bersama agar sahabatnya masuk team cheerleaders.
" Lo pilih ekskul apa Sin ?" tanya Raisa.
" Dance, tapi gue pengen masuk team cheers juga sih," jawab Sinthia.
" Gue juga ikut sama lo Ky, ikut ekskul band juga", ucap Raisa.
" Pasti karena kak Davian ada di ekskul itu," kata kata Oky membuat wajah Raisa memerah.
Teman temannya pun terus saja mengejek Raisa.
Saya jam pelajaran.......
" Ky, lo laper gak?, bisik Raisa pada Oky.
Oky pun mengangguk.
Jam istirahat masih lama tapi perut Raisa terus berbunyi minta makan.
Raisa pun berdiri....." maaf pak, saya boleh izin ke toilet?"
Pak Rahman pun memberikan izin dengan mengangguk kan kepala.
" Saya juga izin pak," Oky mengikuti Raisa.
Rencana mereka sukses.....mereka pun berlari ke arah kantin dan bukan ke toilet.
Raisa dan Oky cepat cepat melahap makanan yang sudah.mereka beli di kantin, dimulai dari kue, roti dan susu.
Mereka tertawa tanpa merasa bersalah sedikitpun.
" Ayo cepat makannya keburu ketahuan nih," ajak Oky.
Setelah merasa kenyang mereka pun kembali ke ke kelas.
" Maaf pak, sakit perut," Raisa dan Oky pun duduk kembali.
" Pasti dari kantin kan lo berdua, " bisik Winda.
Raisa dan Oky hanya cengengesan.
...---------------...
Saat jam istirahat dilapangan basket....
Para gadis sedang menyaksikan cowok cowok ganteng SMA BHAKTI MANDIRI.
Raisa menonton dari lantai atas, karena dibawah sana ada Adam, Adam tahu kalau Raisa bisa bermain basket. Raisa takut Adam memberitahukan Davian kalau dulu dia tomboy.
Entah kenapa Raisa ingin terlihat sempurna di mata Davian.
Teriakan murid cewek sangat berisik, ada yang menyemangati Davian, ada juga yang menyemangati Adam dan Ricky.
Mereka bertiga cowok paling ganteng dan populer di SMA BHAKTI MANDIRI.
Bersambung,......................