
Sesampainya Davian dan Raisa di salah satu cafe yang sangat indah, lalu Davian menurunkan Raisa.
Sebelum turun Davian mengarahkan Raisa berjalan sepanjang jalan yang sudah ditaburi kelopak bunga mawar, disana akan bertemu hadiahnya.
Raisa pun mengikuti instruksi dari Davian, dia berjalan menelusuri jalan yang banyak ditaburi kelopak bunga mawar di pinggir nya.
Raisa terlihat cantik dengan gaun putih, dan semakin cantik dengan dandanan ala Tantri.
Di ujung meja sudah duduk seorang pria tampan yang menunggu nya.
"Tempat ini hadiah nya"batin Raisa.
Adam takjub memandang Raisa yang terlihat sangat cantik. Tanpa aba aba dari Adam, Raisa langsung duduk di kursi yang sudah disediakan.
"Lo jahat banget sih, gue cariin lo seharian ini di sekolah" Raisa menggerutu kesal.
Adam tersenyum," Maaf sayang..gue kan lagi siapin surprise buat lo".
Adam menggenggam tangan Raisa lalu mengecupnya. "Lo cantik banget sih sayang".
Raisa tersenyum " Tantri yang make over gue".
Adam memanggil waiter meminta mengantarkan pesanan yang sudah di pesan sebelum nya.
Tak lama kemudian tersaji dua porsi sirloin steak dengan minuman favorit Raisa ice chocolate.
Mereka pun segera menyantap makanan tersebut. Suasana saat itu terlihat sangat romantis dengan diiringi alunan musik klasik yang indah.
Setelah makan Adam pun mengulurkan tangan nya pada Raisa lalu Adam pun mengajak Raisa untuk berdansa.
Lalu mereka berdansa mengikuti alunan musik.
"Happy birthday beib..i love you" bisik Adam dekat telinga Raisa.
"Makasih buat semua kejutan hari ini, gue sayang banget sama lo".
Adam pun makin mempererat pelukan nya dan tanpa disadari oleh Raisa, Adam mencium bibir Raisa. Raisa pun membalas ciuman Adam, dia merasakan kehangatan dibibir nya.
Mereka berdua seperti sedang di mabuk cinta, masih saling berpelukan cukup lama.
Setelah selesai mmberikan kejutan pada Raisa, merekan pun pulang dengan hati yang bahagia, senyum pun selalu terukir di bibir merekaa yang sedang jatuh cinta.
...----------------...
Adam pun mengantarkan Raisa sampai depan rumah, lalu dia berpamitan kepada orang tua Raisa.
Raisa yang kegirangan menari nari dalam kamar. Dia terus saja membayangkan momen saat berciuman dengan Adam tadi.
...----------------...
Keesokan hari nya saat sarapan..
"Kamu kenapa gak bilang kalau sudah putus sama Davian?" tanya mama sambil mengoles roti untuk suaminya.
Raisa terkejut, dia memang lupa belum menceritakan pada orang tua nya kalau sekarang pacaran sama Adam.
Pantas saja mereka terkejut saat semalam bertemu Adam. Kedua orang tua Raisa tidak melarang Raisa untuk pacaran asal mereka bisa menjaga diri, pulang tepat waktu dan menjaga batasan saat pacaran.
Raisa tersenyum, "Maaf, aku lupa".
"Cowok yang semalam itu kan tetangga kita dulu, bukan nya dulu kamu sering berantem terus sama dia?"tanya papa.
"Perbedaan benci dan cinta beda tipis pa"sambung mama.
Raisa hanya bisa tersenyum, pagi pagi orang tua nya sudah menginterogasi layaknya wartawan.
Hari ini hari minggu, karena jadwal ekskul band pindah jadi siang hari.
Pagi nya Raisa hanya ingin bermalas malasan di rumah saja.
Adam yang kepagian menjemput Raisa terjebak diajak main catur oleh papa Raisa.
Raisa hanya tersenyum melihat keakraban Adam dan papa nya.
Sementara itu di dapur Raisa membantu mama nya menyiapkan cemilan dan minuman untuk Adam dan papa nya.
Raisa pun mengantarkan cemilan dan minuman ke ruang tamu.
Seolah memberi kode, Adam terus berkedip pada Raisa dan meminta Raisa menyelamatkan Adam dari suasana tegang saat ini.
Raisa pun ke kamar nya untuk ber siap siap, lalu kembali ke ruang tamu.
Lalu Raisa berpamitan pada mama nya di dapur.
"Pah, Adam mau berangkat ekskul bareng aku, udahan ya main catur nya" ucap Raisa.
Papa Raisa pun menganggukkan kepalanya.
Setelah berpamitan pada papa nya Raisa dan Adam pun berangkat ke sekolah bersama. Adam merasa lega setelah terlepas dari suasana tegang saat bermain catur bersama papa Raisa tadi.
Bersambung.........