I Love You My Enemy

I Love You My Enemy
Pacar bohongan.



Tantri dan Alex mampir ke salah satu cafe yang ada di dekat sekolah. Mereka memesan minuman lalu duduk saling berhadapan.


"Lo mau ngomong apa? Gue capek" ucap Tantri tanpa memandang ke arah Alex.


Alex menggenggam tangan Tantri namun dengan cepat ditepis oleh Tantri.


"Gue pengen kita balikan lagi"


"Gue gak mau" jawab Tantri singkat.


"Gimana cara nya biar gue bisa balikan lagi sama lo?".


"Gak ada" Tantri pun bangun dari tempat duduk nya lalu pergi meninggalkan Alex.


Tantri berlari keluar cafe lalu naik taxi yang sudah ada di depan cafe.


Tanpa Tantri sadari taxi itu sudah ada penumpang di dalam nya.


"Maaf neng, mas ini yang duluan masuk" ucap sopir taxi.


Tantri terkejut saat melihat ada seorang pria di dalam taxi tersebut.


"Gak apa apa pak, biar barengan aja" jawab pria itu.


Tantri tersenyum memandang wajah pria itu "Thank ya".


Tantri terus memandang pria itu begitu tampan namun seperti familiar.


"Pernah ketemu di mana ya?"pikir Tantri lagi.


Tantri terkejut, ia baru ingat kalau pria yang ada di samping nya itu sopir angkot yang mereka ganggu saat itu.


Tapi penampilan pria itu berbeda sekali, pakaian yang di pakai sangat stylish dan modis.


"Lo bukan nya sopir angkot waktu itu kan?" tanya Tantri penasaran.


Pria itu tersenyum "Gue bu..."


Kata kata pria itu terpotong oleh tepukan pundak dari Tantri.


"Iya kan, gue gak salah lo mau kemana naik taxi mana angkot lo" tanya Tantri lagi.


"Gue bu...."kata kata nya terpotong lagi.


"Gue Tantri" ucap Tantri sambil mngulurkan tangan nya dan mengajak berkenalan.


"Aku Erick" jawab nya.


"Nama lo keren kayak orang nya" puji Tantri . Tantri memang orang nya ceplas ceplos.


Tanpa mereka sadari Alex mengikuti dari belakang. Tantri pun melihat ke arah kaca belakang.


"Tuh anak psyco" ucap nya lirih.


"Kenapa?itu cowok lo?"tanya Erick.


Tersirat di benak Tantri ada rencana agar Alex berhenti mengganggu nya.


Tapi dia harus meminta bantuan Erick.


"Ehmm, gue mau minta bantuan lo boleh gak?" tanya Tantri sedikit gugup.


"Jadi pacar bohongan gue ya biar itu cowok psyco bisa menjauh dari gue dan gak ganggu gue lagi" ucap Tantri memohon.


Kita kan baru kenal"jawab Erick.


"Gue bayar lo deh..berapa pun pliss bantuin gue".


Belum sempat Erick menjawab taxi yang mereka tumpangi diberhentikan oleh Alex yang sudah ada di depan mereka.


Alex mengetok kaca jendela dan menyuruh Tantri turun. Tantri pun akhirnya turun dari taxi.


"Gue belum selesai ngomong sama lo Tan"bentak Alex.


Alex menarik tangan Tantri namun ada tangan lain yang melepaskan pegangan itu.


Alex menatap ke arah pria tersebut "Siapa lo?" tanya Alex kesal.


"Gue cowok nya Tantri" jawab Erick.


Tantri pun terkejut mendengar kata kata Erick.


Alex tersenyum licik "Lo pikir gue percaya?".


"Tadi Tantri whatsapp gue nyuruh gue jemput dia di depan cafe, jadi gue jemput naik taxi" jawab Erick dengan tegas.


Erick pun menarik tangan Tantri untuk masuk kembali ke taxi.


"Jangan ganggu cewek gue lagi"ancam Erick, lalu Erick pun masuk dan duduk samping Tantri.


Taxi pun melaju kembali dan meninggalkan Alex. Alex yang kesal menendang tiang listrik yang ada di depan nya.


"Terima kasih ya...gue janji nanti gue bayar lo"ucap Tantri.


Erick hanya terdiam dan Tantri pun tidak tahu kalau Erick anak orang kaya dan bukan sopir angkot. Saat itu dia hanya iseng bertemu dengan teman temannya. Erick berteman dengan siapa saja tanpa memandang harta atau pekerjaan.


Tantri menyuruh Erick untuk menjemput nya di sekolah besok. Karena dia yakin besok Alex akan datang lagi menemui nya.


...----------------...


Keesokan hari di sekolah.


Sinthia yang penasaran dengan apa yang terjadi kemarin dan siapa pria yang membawanya kemarin.


Tantri pun menceritakan kejadian kemarin secara detail.


"Si sopir angkot?"tanya Oky kaget.


Tantri pun mengangguk.


"Lo jodoh kayak nya sama sopir angkot itu" sindir Raisa.


Hari ini pertandingan futsal masih berlanjut namun tim SMA BHAKTI MANDIRI tidak bertanding karena sudah masuk babak final.


Tim sekolah Alex tidak masuk ke babak final karena sudah kalah di babak perempat final.


"Mantan lo itu psyco juga ya" sambung Rizky.


"Tapi Tan, kalau ada apa apa panggil kita aja"ucap Adam.


"Makasih ya kalian sahabat terbaik buat gue".


"By the way gue gak lihat kak Davian?" tanya Winda.


"Davian lagi banyak urusan dia kan jadi panitia futsal juga" jawab Adam.


...----------------...


Sepulang sekolah.


_


Alex sudah berada di depan gerbang sambil duduk di motor sport nya.


Tantri nampak gugup,"Duh, gue lupa gak minta no HP cowok itu".


"Gimana kalau dia gak datang?"sambung Oky.


Alex pun menghampiri Tantri dan Oky.


"Cowok lo gak datang jemput?" sindir Alex.


Wajah Tantri memerah kesal.


Tak lama berselang datang seorang cowok ganteng turun dari motor sport nya.


"Maaf tadi gue ada kelas" ucap Erick lalu memegang tangan Tantri.


Oky masih kaget melihat Erick yang terlihat macho dengan outfit yang dia pakai.


Begitu pula Tantri terkagum melihat pacar bohongan nya sangat keren. Tantri melihat motor yang dipakai Erick.


"Dari mana dia pinjam semua itu? gue musti bayar dia berapa? pikir Tantri.


Tantri pun dengan cepat ikut naik motor dengan Erick lalu pergi meninggalkan Alex dan Oky.


"Ampun deh, malah main tinggal aja tuh anak"ucap Oky kesal.


Bersambung......