
Maaf guys,,sekali lagi minta maaf aku lama gak up, masih sok sibuk di RL, persiapan anak gadisku magang.
Selalu dukung karyaku, karena dukungan kalian semangatku untuk selalu up.
...------...
Sekian lama saling berjauhan dan tidak saling sapa ternyata menumbuhkan rasa rindu tersendiri dalam diri Raisa.
Jujur dalam hati Raisa masih sangat mencintai Adam, dia menjauh bukan membenci tapi mencoba menata hati supaya tidak kecewa untuk kedua kali nya.
Pagi hari di rumah Raisa.
"Raisa sayang, sarapan dulu"panggil mama Raisa.
"Iya mama sayang sebentar lagi Raisa turun"jawab Raisa, kebetulan kamar Raisa ada di lantai dua.
Tak lama Raisa pun turun dan menuju meja makan untuk sarapan bersama orang tuanya.
"Pagi mama, pagi papa"sapa Raisa pada orang tua nya.
"Pagi juga sayang"jawab papa Raisa sambil menikmati sarapan.
"Pagi juga anak mama yang cantik"sapa mama Raisa sambil menyiapkan sarapan untuk Raisa.
"Sarapan dulu sayang"ujar mama.
"Terima kasih mamaku sayang"balas Raisa sambil tersenyum manis.
Lalu mereka sarapan dengan penuh kehangatan penuh dengan rasa bahagia.
Setelah selesai sarapan Raisa pun pamit pada orang tua nya berangkat ke sekolah karena Davian sudah menunggu di depan rumah nya.
"Pagi kak Dav"sapa Raisa dengan senyum manisnya.
"Pagi juga Ra"balas Davian.
"Maaf ya kak nunggu lama'ucap Raisa sambil masuk ke dalam mobil.
"Santai aja, gue juga baru sampai koq"lalu Davian pun melajukan mobil nya menuju sekolah.
...----------------...
Sementara itu di sekolah.
Adam baru saja memarkirkan motor sportnya di tempat parkir.
Tiba tiba saja ada yang menepuk bahu nya.
"Kenapa loh Dam, lemes banget?tanya Rizky.
"Huufft...gue lagi bingung buat deketin Raisa lagi"jawab Adam dengan wajah lesunya.
"Lo yang sabar aja Dam"ujar Rizky seraya berjalan mengikuti Adam.
"Gue benar benar cemburu saat melihat Raisa semakin dekat dengan Davian".
"Mungkin memang saat ini Raisa merasa nyaman dengan Davian".
"Tapi lo harus yakin kalau Raisa masih sangat mencintaimu Dam"jelas Rizky.
"Yaahh...semoga aja cinta Raisa ke gue gak berubah"Adam pun masuk ke kelas nya.
...----------------...
Sementara itu Raisa dan Davian baru saja sampai di sekolah, lalu Davian pun memarkirkan mobil nya di tempat parkir khusus mobil.
Tak lama Raisa dan Davian pun berjalan bersama menuju kelas masing masing.
Tanpa mereka sadari dari kejauhan sepasang mata memperhatikan dengan senyum smirk nya.
Kirana tersenyum senang melihat Davian yang semakin dekat dengan Raisa.
" Gue harus cari cara lain untuk bisa mendekati Adam lagi"gumam Kirana dalam hati.
Davian pun mengantarkan Raisa masuk ke dalam kelas.
"Gue titip Raisa Sin"lalu Davian pun pergi meninggalkan kelas Raisa.
Sinthia pun hanya menganggukkan kepalanya.
"Lo makin hari makin dekat aja sama kak Davian" sindir Sinthia.
"Ciee... gitu aja ngambek lo" balas Sinthia sambil tertawa.
Raisa hanya diam tidak menanggapi candaan Sinthia, dalam hati nya mulai merindukan sosok Adam yang telah lama berjauhan.
Akhirnya bell sekolah berbunyi tanda jam pelajaran pun di mulai.
...----------------...
Saat jam istirahat di kantin.
Raisa dan genk keluar dari kelas menuju ke kantin, namun tiba tiba Adam datang menghampiri Raisa.
"Ra, boleh minta waktu nya sebentar?"tanya Adam pada Raisa.
Lalu teman teman Raisa pun mempersilahkan Raisa dan Adam untuk menyelesaikan masalah mereka.
" Ya udah deh Ra, kita tunggu di kantin"ucap Tantri.
"Lo selesaikan masalah lo deh biar cepat beres" timpal Winda.
Raisa pun menganggukkan kepalanya.
Lalu Raisa dan Adam pun berjalan menuju taman di belakang sekolah.
"Ra, gue mau bicara serius sama lo" ucap Adam.
"Mau bicara apa lagi?" tanya Raisa.
"Sekali lagi gue mau minta maaf sama lo Ra".
"Gue sadar kalau gue yang salah dalam hal ini" ucap Adam dengan wajah sendu.
Raisa melihat Adam memohon dengan wajah sendu pun merasa tidak tega dan merasa iba.
"Gue sudah maafin lo Dam" jawab Raisa dengan senyum manisnya.
Adam pun tersenyum bahagia saat Raisa sudah memaafkan nya.
lalu Adam pun langsung memeluk Raisa. Dan Raisa pun membalas pelukan Adam.
"Alhamdulillah, makasih Ra, lo dah mau maafin gue".
" Gue janji ini terakhir kali gue bikin kesalahan sama lo Ra"ucap Adam dengan sungguh sungguh.
"Iya, awas aja kalau sampai lo bikin gue kecewa lagi"balas Raisa.
Tanpa Raisa sadari tiba tiba saja Adam mencium bibir Raisa.
Raisa yang mendapat serangan mendadak kaget dengan tindakan Adam tersebut.
" Iisshh..main sosor aja ini di sekolah, kalau ada yang lihat bahaya"ujar Raisa sedikit kesal.
"Maaf yank, saking bahagia dan kangen sama lo"Adam sambil tersenyum.
Wajah Raisa pun berubah merah menahan malu walaupun dalam hati sebenarnya dia juga bahagia.
"Ke kantin yok, gue laper nih" ajak Raisa berusaha tenang.
"Ok baby, let's go".
Lalu Raisa dan Adam pun berjalan sambil bergandengan tangan menuju kantin.
Senyum bahagia tampak dari pasangan yang sudah berbaikan ini.
...----------------...
Sementara itu di kantin.
Davian yang sudah berada di kantin merasa heran karena Raisa tidak ada bersama teman-teman nya.
" Raisa mana, kok gak bareng sama kalian? tanya Davian.
"Raisa lagi sama Adam, biarkan mereka menyelesaikan masalah nya" jelas Sinthia.
"Oohh...ya semoga saja masalah mereka cepat selesai"balas Davian walau dalam hati ada rasa khawatir.
Davian memang masih sangat menyayangi Raisa, tapi dia tidak mau egois, karena Davian sadar Raisa sangat mencintai Adam.
Bersambung.......