
Sinthia mengompres Raisa yang demam, Winda datang menghampiri, dia merasa sangat khawatir melihat kondisi Raisa.
"Lo udah telpon mama Raisa?"tanya Winda.
"Udah, gue bilang Raisa ketiduran di rumah gue..lagian besok kan libur jadi gak masalah nginep disini".
Winda pun menelpon Tantri yang sekarang menginap di rumah Oky.
*Raisa demam tapi sudah agak mendingan sekarang, Oky gimana keadaannya?"tanya Winda yang juga mengkhawatirkan kondisi Oky.
"Sama, dia juga diam aja dari tadi, udah kayak patung gue dianggurin dari tadi"jawab Tantri.
Mereka menginap menemani sahabat sahabat mereka yang sedang galau.
...----------------...
Keesokan hari nya sinar matahari pagi masuk dari celah celah jendela kamar Oky. Suara kicauan burung pun membangunkan Oky dari alam mimpi nya.
Saat itu orang tua Oky sedang berada di luar kota karena ada kepentingan mendadak.
Ting tong..ting tong!! suara bel berbunyi.
Oky pun berlari kearah pintu lalu membuka pintu rumah nya. Tampak seorang pria tampan berdiri di depan pintu rumah nya sedang tersenyum.
Oky pun terkejut lalu menutup kembali pintu rumah nya. Pria itu terkejut melihat tingkah Oky.
"Oh My God, ada cowok ganteng di depan rumah gue, apa gue sedang bermimpi?"ucap Oky sambil mencubit pipi nya. Ternyata sakit dan ini bukan mimpi.
Oky mengambil sisir lalu merapikan rambut nya. Lalu dia membuka pintu kembali. "Maaf ada apa ya?" tanya Oky sambil tersenyum ramah pada pria yang masih berdiri di depan pintu rumah nya.
"Ini rumah pak Chandra kan?".
Oky pun mengangguk.
Lalu pria itu pun memberikan paper bag pada Oky dan Oky pun menerima nya.
"Ini dari orang tua gue, kita tetangga baru sebelah rumah lo, bokap lo juga kenal ama bokap gue"ucap pria itu lagi.
Oky terkejut mendengar kata kata pria itu.
"Oh ya kenalkan gue Dimas, salam kenal ya bye" ucap Dimas lalu pamit pergi.
Oky masuk kembali ke dalam rumah masih dengan kondisi kaget nya. Tantri yang baru bangun kebingungan melihat Oky.
"Lo kenapa sih?"tanya Tantri sambil mengikat rambut nya.
"Gue baru aja ketemu Hyun Bin"ucap Oky kegirangan.
Tantri terkejut melihat Oky yang pagi ini senyum senyum sendiri. Berbanding terbalik dengan Oky yang semalaman hanya bisa menangis dan menangis.
"Lo kesambet ya, perasaan baru kemarin lo patah hati, sekarang udah berbunga bunga aja hari ini".
"Kapan gue patah hati? lupa kayak nya gue"jawab Oky sambil berlalu menuju kamar mandi.
Tantri mengerutkan kening nya, biasa nya kan yang suka lihat cowok ganteng cuma dia. Ternyata bisa menular juga ke Oky.
...----------------...
Sementara itu di ruang musik.
"Gue balik dulu ya, ada janji sama Sinthia"ucap Rizky sambil menepuk pundak Adam.
Adam hanya bisa mengangguk.
Adam sangat merindukan Raisa, sangat rindu. Namun saat ini Adam dan Raisa sedang break. Adam takut kalau akhirnya Raisa memutuskan nya dan kembali pada Davian.
Adam terus memukul kepala nya, karena dia terlalu bodoh bisa dikelabui oleh Kirana.
Kalau saja waktu itu dia mendengarkan ucapan Raisa untuk menjauh dari Kirana mungkin hubungan dia dan Raisa masih baik baik saja.
...----------------...
Oky memulai hari nya seperti hari yang baru dengan penampilan baru nya juga. Selesai make over di salon yang ditemani oleh Tantri. Oky tampak cantik dan anggun menggunakan dress warna pink selutut.
Saat ini mereka hendak bertemu Sinthia dan Rizky di cafe. "Lo ajak Erick juga ya?"tanya Oky.
"Enggak, dia ada urusan hari ini"jelas Tantri.
Oky merasa lega ia tidak ingin jadi kambing conge diantara mereka.
...----------------...
Sesampai nya di cafe.
Sinthia dan Rizky sudah sampai duluan. Tantri dan Oky pun duduk berhadapan dengan mereka.
"Sorry gue telat, dia sekarang ketularan gue jadi centil"bisik Tantri.
Sinthia tersenyum senang melihat Oky tidak sedih lagi.
"Winda sama Joe gak ikut?'tanya Oky.
"Joe lagi bantuin Winda pindahan'.
"Tadi lo nyuruh gue jangan ajak Erick, sekarang lo malah nanyain Winda sama Joe"ucap Tantri sambil mencibir.
"Sekarang kan gue sama kayak lo masih jomblo, lo sama Erick belum jadian kan?"tanya Oky.
"Karena sekarang lo udah gak sedih, jadi gue mau kasih tau kalau gue sama Erick sebenarnya sudah jadian"ucap Tantri gugup.
Oky yang sedang minum tersedak mendengar ucapan Tantri.
"Serius?"tanya Sinthia masih tidak percaya.
"Awal nya gue mau rahasia kan dulu dari kalian soal nya gue ngerasa bersalah dan gak enak...masa Oky sama Raisa lagi patah hati gue malah pacaran"jelas Tantri.
"Aku baik baik aja kok, cowok banyak gak cuma satu"timpal Oky.
Tantri mencibir kepada Oky, mengingat kondisi Oky seperti apa kemarin.
"Lo gak usah merasa bersalah juga Tan, kita juga gak bisa menghalangi kebahagiaan lo"ucap Sinthia.
"Iya, kita kan susah senang bersama"sambung Rizky.
"Oh gue terharu, jadi pengen peluk kalian deh"ucap Tantri sambil tersenyum bahagia.
Bersambung.....