
Pagi yang cerah secerah senyum Raisa. Sudah sejam yang lalu ia berada di depan meja rias. Pagi ini Raisa berencana berangkat bareng Davian.
"Raisa...!! teman kamu udah datang", teriak mama dari lantai bawah.
"Iya ma",jawab Raisa segera turun sambil membawa tas sekolah nya.
Raisa menggigit roti bakar buatan mama nya, lalu minum susu. Hanya sedikit yang di makan Raisa karena Davian sudah menunggu di luar.
"Raisa berangkat ya ma, " teriak Raisa lalu pergi.
"Iya.. anak sekarang Assalamualaikum kek",mama Raisa sambil menggelengkan kepala nya.
....................................
" Maaf ya kak,,lama nunggu " ucap Raisa
" Gak juga, aku baru aja nyampe," jawab Davian.
Davian memberikan helm nya ke Raisa. lalu Raisa menerima nya, namun Raisa tidak bisa memasang kait helm. Davian membantunya sehingga wajah mereka semakin dekat.
"dag dig dug!! duuh suara jantung gue... kenapa musti deket kayak mau nyium sih"
degup jantung Raisa tidak karuan.
Raisa dan Davian pun berangkat ke sekolah. Sepanjang jalan Davian memperhatikan Raisa dari kaca spion nya. Wajah nya yang cantik dengan make up natural nya.
Tak lama kemudian mereka sampai di sekolah. Raisa di sambut olehbteman teman nya.
Sekarang selain Sinthia, Raisa juga punya teman baru Tantri, Oki dan Winda.
Mereka tertawa bersama membanggakan seragam putih abu abu yang pertama kali mereka pakai.
"Kak aku duluan ya.. thanks ya.. "Raisa dan teman teman masuk ke dalam kelas.
Seperti biasa kelas selalu berisik apalagi biang nya berisik sudah datang.
"Lo sebenernya pacaran sama kak Adam atau kak Davian sih? ",tanya Oki.
"Engga sama dua duanya" jawab Raisa dengan polos nya.
"Jadi lo php in mereka!! "
"Mereka bilang suka aja enggak." jawab Raisa lagi.
"Gue suka nya sama kak Davian " ucap Raisa.
"Bentar lagi juga pindah ke Adam " ledek Sinthia
"Iya, rasa benci lo bakal jadi cinta",disambung tawa Tantri Winda dan Oki.
Raisa terdiam, dia gak bisa membayangkan kalau sampai dia jadian sama Adam, pasti ribut terus.
Seharian ini Raisa gak bertemu Adam mengingat sikap Adam yang aneh kemarin.
"Dia kan ketua osis.. pasti sibuk.. huftt kenapa gue mikirin dia".gumam Raisa dalam hati.
Saat pulang sekolah semua sudah pulang kecuali Raisa.Raisa yang khawatir lalu mencari Adam.. entah kenapa dia merasa ada yang aneh dengan Adam. Davian ada acara futsal dengan Ricky jadi pulang lebih dahulu meninggalkan Raisa.
Hujan turun sangat deras.. Raisa akhir nya berteduh di warung dekat sekolah.
Tiba tiba seorang pria datang menghampiri nya.
"Lo nungguin gue beibh.. ".
Raisa menatap Adam dengan kesal dalam hati dia menggerutu "kemana aja sih lo? "
"GR banget sih lo.. "
" Raisa "
Saat Raisa menoleh tiba tiba wajah Adam sudah didekat wajah Raisa sehingga bibir mereka saling beradu. Raisa memalingkan wajahnya, wajahnya memerah. "Apa itu ciuman?
Adam tak kuasa menahan lagi ia menarik Raisa lalu mencium bibir nya. Meskipun Raisa berontak Adam tidak melepaskan nya.
"Plaaakkk!!! " Raisa menampar Adam.
"Elo bener bener nyebelin.. ",Raisa berlari meninggalkan Adam. Hujan semakin deras membasahi tubuh Raisa.
"Brengsek!!! itu ciuman pertama gue.. kenapa harus sama dia". gumam Raisa dalam hati.
.......
Adam masih diam terpaku di depan warung itu. Air hujan membasahi nya, ia berusaha mengejar Raisa dengan sepeda motornya. Namun Raisa sudah pergi naik taksi.
Bersambung.......