I Love You My Enemy

I Love You My Enemy
Kirana bersandiwara



Serasa seperti mimpi, Adam dan Raisa jadian. Raisa memeluk erat Adam yang sedang membonceng nya. Adam menggenggam tangan Raisa yang sedang memeluk nya.


Hari itu mereka sangat bahagia. Mereka berjalan jalan di tepi pantai, tanpa alas kaki sambil berpegangan tangan. Sesekali berlari mendekati laut yang sedang pasang saat itu.


Mereka pun merebahkan diri di pinggiran pantai, Adam menatap ke atas arah langit yang biru.


Raisa mendekati wajah Adam lalu mengecup pipi Adam. Ia mulai menggoda Adam lalu berlari karena Adam dengan cepat mengejar nya.


"Awas kalo sampai kena gak akan gue lepasin" ujar Adam sambil terus berlari mengejar Raisa.


Seakan menantang Adam, Raisa menjulurkan sedikit lidahnya. Mereka pun berlari larian sambil bermain air.


Dengan cepat Adam menangkap Raisa lalu memeluk nya. " I love you beib".


Raisa trsenyum wajahnya pun memerah.


"Wajah lo kenapa kayak udang rebus gitu?" ledek Adam.


Walaupun sudah resmi berpacaran masih saja mereka saling ejek.


"Pulang yok, udah sore nih" ajak Raisa.


Matahari memang sudah hampir tenggelam, pemandangan pantai di sore hari memang sangat indah.


" Kita nikah yuk..kok kayak nya gue gak mau pisah sama lo" Adam masih saja memeluk Raisa.


"Gila lo ya, kita sekolah aja belum lulus".


"Gue gak bisa jauh dari lo Ra"


"Nanti lo diabetes dekat dekat sama gue mulu".


" Kok bisa gitu?" tanya Adam.


" Gue kan manis " ucap Raisa dengan pede nya.


Adam hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala nya.


Hari itu hari yang sangat bahagia, karena pada akhirnya mereka bisa menyatakan perasaan yang selama ini terpendam dalam hati.


Hari pun mulai gelap dan tak lama kemudian Adam dan Raisa pun pulang.


Seperti hal nya pasangan yang sedang mabuk cinta, Raisa dan Adam sepanjang malam mereka video call an. Padahal baru saja mereka berpisah, namun entah mengapa mereka selalu saling merindu.


...----------------...


Keesokan hari nya seluruh sekolah Bhakti Mandiri heboh saat melihat Raisa bareng dengan Adam.


Mereka terkenal karena saling bermusuhan tapi sekarang malah berpegangan tangan sambil berjalan di lorong kelas.


Banyak gosip aneh beredar saat itu, bahkan ada yang menatap sinis, ada yang senang melihat mereka.


" Lo udah jadi trending topik di sekolah Ra" ucap Tantri si bigos.


"Kenapa emang nya" tanya Oky.


" Ada yang bilang lo rebut Adam dari Kirana, ada juga yang bilang kalau Adam adalah alasan lo putus sama kak Davian" jelas Tantri.


"Pantesan semua orang ngeliatin gue sinis banget pas jalan sama Adam".


" Kalo mereka ngebully lo, bilang aja ke kita"


" Gak akan ada yang bisa bully Raisa" sambung Sinthia.


Semua sahabat Raisa pun terdiam.


Raisa itu tomboy dan jago karate kalau ada yang macem macem jangan harap baik baik saja sama Raisa" jelas Sinthia lagi.


"Pantesan lo nyantai banget Ra" ucap Winda.


"Cuma gue gak suka aja sama gosip yang beredar".


"Kayak nya kak Kirana yang nyebarin gosip ini" ucap Tantri.


Benar saja apa yang di duga Tantri, memang Kirana yang menyebarkan gosip itu. Dia seolah olah menjadi korban yang sedang patah hati karena di tinggalkan Adam.


Raisa mengetahui ini ulah Kirana, lalu dia pun menghampiri Kirana yang saat itu sedang duduk sendirian di bangku dekat lapangan basket.


"Kak, kenapa kakak tega nyebarin gosip itu?" tanya Raisa to the point.


Kirana yang melihat banyak pasang mata sedang memperhatikan mereka menjadikan ini kesempatan.


Dia pura pura menangis lalu pingsan, dengan cepat Johan teman sekelas Kirana menggendong Kirana ke ruang UKS.


Semua langsung heboh dan menatap sinis ke arah Raisa.


"Lo jahat banget sih Ra" ucap salah satu siswa.


Semua mulai menyalahkan Raisa, dan Raisa merasa bingung karena semua orang menyalahkan dia.


Namun tiba tiba saja ada tangan yang menarik Raisa lalu memeluknya, dia lah Adam sang pelindung Raisa.


"Gue kenal dan suka sama Raisa sejak SMP, lagian gue gak ada hubungan apa apa dengan Kirana" jelas Adam.


Raisa terdiam memandang Adam yang begitu gagah melindungi dirinya. Tampak sekali Adam sangat tampan saat itu.


"Jadi jangan ada lagi yang berani mengganggu atau ngebully cewek gue" timpal Adan dengan nada sedikit mengancam.


Lalu Adam pun mengajak Raisa menjauh dari orang orang yang berusaha mengganggu sang pujaan hatinya.


Bersambung.......