
Sesampainya di sekolah.
Di ruang musik Raisa sedang bernyanyi sambil bermain gitar. Semua terdiam mendengarkan suara merdu Raisa, serasa sedang dibius oleh nyanyian Raisa.
"Cewek gue emang segala bisa" puji Adam.
"Jadi sebenar nya dia udah jago main gitar?" tanya Davian.
"Waktu itu dia caper sama lo"jelas Adam lagi.
"Eh Dam, Kirana keluar dari ekskul" ucap Rizky.
"Ya sudah biarin aja"jawab Adam cuek sambil pandangan mata nya masih tertuju pada Raisa.
...----------------...
Pulang ekskul di cafe....
"Mulai minggu depan gue izin gak ikut band dulu ya, soal nya bentrok sama latihan cheers mau ada lomba " ucap Raisa sambil menyeruput minuman nya.
Davian mengangguk, "Kita juga mau ada turnamen futsal".
"Waahh kapan kak?"
"Minggu depan, sekolah kita jadi tuan rumah nya".
"Lo harus dukung gue ya beib?" tanya Adam dengan pede nya.
Raisa hanya tersenyum.
Ayank Sinthia juga ikut cheers kan?wah gue makin semangat kalo didukung sama dia" sahut Rizky.
...----------------...
Keesokan hari nya di sekolah.
Di kelas Raisa terjadi kehebohan karena kedatangan murid baru.
"Nama gue Jonathan, panggil saja Joe" ucap Jonathan memperkenalkan diri.
setelah itu pak guru Wisnu pun mempersilahkan Jonathan untuk duduk di bangku kosong sebelah Winda.
Deg..deg..deg
"Sumpah demi apa jantung gue mau copot" batin Winda menggerutu.
Jonathan pun mengulurkan tangan nya " gue Jonathan panggil aja Joe".
Winda yang terkejut membalas uluran tangan Joe, "Winda".
Jam pelajaran pun dimulai. sepanjang jam pelajaran semua siswa cewek terus saja memandang ke arah Joe. Hanya Winda, Sinthia dan Raisa yang fokus pada pelajaran.
Oky yang sudah punya pacar pun ikut terpesona oleh ketampanan seorang Joe. Tantri si bigos, biang onar sibuk mengambil foto Joe secara diam diam.
Tanpa disadari oleh Tantri, pak Wisnu memperhatikan dari belakang, lalu mengambil ponsel Tantri.
"Dasar centil gak bisa aja lihat cowok ganteng dikit" tegur pak Wisnu.
Tantri terkejut melihat sosok yang mengambil ponselnya, lalu tersenyum memohon.
"Balikin ya pak HP saya" ujar Tantri sambil memohon.
Tantri pun menghela nafas, pelajaran pun berlangsung kembali.
...----------------...
Saat jam istirahat di kantin.
"Di kelas lo ada anak baru yang cakep ya? awas aja kalo sampai lo kecentilan" ucap Adam cemburu.
dengan santai nya Raisa hanya menjawab "Tenang aja gak ada yang bisa ngalahin ke gantengan cowok gue sama mantan gue".
"Maksud nya? lo masih suka Davian" tanya Adam.
Pertanyaan Adam mmbuat semua tertawa, mereka tahu bahwa Raisa hanya sedang menggoda Adam.
"Kamu juga ya yank jangan kecentilan dan jelalatan" sambung Rizky sambil menggenggam tangan Sinthia.
Sinthia pun menyilangkan jari nya membentuk cinta " Saranghae".
Rizky pun tersenyum melihat tingkah Sinthia.
" Winda kemana kok gak kelihatan?"tanya Davian.
"Biasa, dia ke perpustakaan dulu baru ke sini".
" Iya, dia makan nya buku dulu baru disini cuci mulut" ledek Tantri.
Tak lama kemudian Winda pun datang menghampiri mereka.
" Ngomongin gue ya".
"Gak kok Win".
suasana di kantin pun semakin heboh kalau mereka sudah berkumpul.
"Kita jalan jalan yuk bareng pacar pacar kita" usul Oky.
" Lo Semua pada punya cowok, terus gue sama Tantri sama sama jomblo" sambung Winda.
" Gue sih gak masalah gak sama cowok juga biar bisa cuci mata juga di sana" ucap Tantri menyetujui usul Oky.
"Terus kita lihatin mereka pacaran gitu? Iihh ogah banget gue mah" sambung Winda lagi.
"Gue bawain cowok di kelas gue deh biar kalian ada temen nya" saran Adam.
"Kak Davian jalan sama aku aja ya" tanpa malu Tantri merangkul Davian.
Davian yang sudah menganggap mereka hanya sahabat tertawa kecil melihat tingkah Tantri.
Winda berdiri dari tempat duduk nya " Sorry guys gue gak bisa ikut".
Lalu Winda pun pergi meninggalkan teman teman nya.
"Ngapain sih dia kok sensi banget kalau bahas cowok?".
"Dia kan belum pernah pacaran wajar lah kalau dia bersikap kayak gitu".
Bersambung.......