I Love You My Enemy

I Love You My Enemy
Nonton bareng



Sepulang sekolah Raisa dan teman teman nya pergi ke mall bersama pacar masing masing kecuali Tantri yang nempel terus pada Davian. sementara Winda tidak ikut dengan mereka, dia hanya pergi ke toko buku.


Ternyata toko buku yang di datangi Winda ada di mall yang Raisa dan teman teman nya datangi.


Di toko buku itu pula tanpa sengaja Winda bertemu dengan Jonathan. Dan ternyata hobby mereka sama bahkan buku favorit pun hampir sama.


Akhir nya mereka pun berbincang bincang di foodcourt.


"Gue cari buku itu sudah lama banget, soalnya best seller jadi selalu gak kebagian" ucap Joe.


" Mau lo duluan yang baca?" sambung Winda sambil menyodorkan buku tersebut.


" Ladies first" jawab Jonathan.


seorang waiter datang dan menyajikan makanan dan minuman yang mereka pesan.


"Makasih mbak" ucap Winda, dan waiter itu pun mengangguk lalu pergi.


Di sisi lain Raisa dan teman teman yang baru saja selesai menonton di bioskop pun hendak ke foodcourt.


Tantri melihat seseorang yang sudah tak asing lagi.


"Itu bukan nya Winda?" tanya Tantri sambil menunjuk ke arah Winda dan Jonathan.


"Ngapain dia sama tuh anak baru"tanya Oky yang juga ikut penasaran.


"Hmm....dia pura pura gak mau ikut kita tapi malah janjian dengan Joe".


Tanpa berfikir panjang mereka pun menghampiri Winda dan Joe.


"Boleh kita gabung?" tanya Raisa, serentak pertanyaan Raisa membuat Winda kaget.


"Kok kalian ada disini?" tanya Winda gugup.


"Hmm..lo ternyata gak mau ikut kita karena mau jalan sama Joe" sindir Tantri.


"Gue gak sengaja ketemu dia" Winda tetap mengelak tuduhan teman teman nya.


Mereka pun akhir nya ikut duduk dan bergabung dengan Winda dan Joe. Para cowok berkenalan dengan Joe termasuk Jerry pacar Oky yang baru saja mereka kenal.


Jerry dan Joe baru kali ini ikut gabung dan ngobrol bareng mereka.


"Tadi film nya seru loh Win, sayang banget lo gak ikut" sahut Oky.


Teman teman yang lain pun ikut mengangguk.


"Kirain kalian bakal marah sama gue"ucap Winda.


" Masa iya kita ngambek gara gara lo gak ikut, itu juga kan privasi lo" sambung Adam sambil menyuapi Raisa kentang goreng.


Mereka pun berbincang sangat lama di food court.


"Ternyata asik juga ya ngobrol sama kalian"sahut Joe.


"Maka nya kalau ke kantin ikut gabung sama kita".


"Minggu depan ada turnamen futsal, kita kekurangan orang lo mau ikut gak Joe?" tanya Rizky.


Joe pun mengangguk "boleh boleh".


Wah saat turnamen nanti kita jadi rival nih" sambung Jerry.


"Dia beda sekolah, dia ikut gabung ke kita juga baru sekarang kayak lo" jawab Davian.


"Tapi gue senang kenal dengan kalian" ucap Jerry.


"Wah para cogan lagi asik ngobrol sampai kita dianggurin" Tantri ikut nyerobot obrolan para cowok.


Semua pun tertawa, suasana semakin gaduh oleh obrolan mereka.


Hari semakin sore, akhirnya mereka pun pulang dengan pacar masing masing. Tantri diantar Davian pun senyum senyum sendiri. Winda pun menerima tawaran Joe yang ingin mengantar nya pulang.


...----------------...


Keesokan hari nya di sekolah.


"Pulang sekolah kita latihan cheers ya di rumah gue" sahut Raisa.


" Lo minta jemput sopir lo dong Ra, kan para cowok ada latihan futsal jadi gak bisa nganterin kita" saran Sinthia.


"Kenapa gak naik angkot aja sih, kan seru tuh kali aja ada yang bening" sambung Oky.


"Panas tau naik angkot" ucap Tantri sambil terus mengipasi wajah nya dengan buku.


"Gue juga pengen cobain naik angkot".


"Ya udah, oke ayok kita naik angkot".


Dengan terpaksa Tantri pun menyetujui keinginan teman teman nya.


Tantri dan Raisa anak orang kaya biasa sehari haru diantar jemput sopir orang tua nya. Namun Raisa selalu diantar jemput Adan walau pun kadang diantar oleh sopir.


...----------------...


sepulang sekolah mereka naik angkot menuju komplek perumahan Raisa. Tantri kaget saat melihat sopir angkot nya ganteng ala artis Korea.


"Oh my god, sumpah demi apa mata gue kagak salah liat" ucap Tantri.


"Cakep banget" bisik Oky.


Sikap centil mereka ber lima pun muncul. sepanjang jalan mereka selalu mengganggu sopir angkot tersebut. Kebetulan penumpang nya saat itu hanya tersisa mereka ber lima.


"Bang, boleh minta no hape nya gak bang".


"Abang gugup ya sampai keringatan gitu".


"Bang, udah punya pacar belum, gue jomblo nih".


Begitu lah tingkah mereka sampai wajah sopir angkot itu memerah karena gugup.


Tak lama kemudian mereka pun sampai tujuan,lalu turun.


"Dah abang saranghae" teriak mereka bersamaan sambil melingkarkan tangan mereka membentuk love.


Dari tempat berhenti angkot ke rumah Raisa memang tidak terlalu jauh sehingga mereka pun berjalan kaki.


sepanjang jalan mereka masih menertawakan tingkah mereka saat di angkot tadi.


Bersambung.....