I Love You My Enemy

I Love You My Enemy
Kekesalan Kirana



Masih di kantin sekolah.


Davian masih merasakan kekhawatiran karena Raisa masih belum juga datang.


"Lo kenapa Dav kok kayak gelisah gitu? tanya Joe.


" Gue khawatir aja sama Raisa"jawab Davian.


"Lo tenang aja, gak akan ada apa apa dengan Raisa"ucap Rizky.


Tak lama datang Adam dan Raisa dengan senyum bahagia.


Lalu Adam dan Raisa pun ikut bergabung bersama teman-teman nya.


" Cieee...ada yang udah baikan nih"ejek Tantri.


"Waahh.. bakal ada makan gratis nih kayaknya" sindir Sinthia.


Adam dan Raisa hanya tersenyum mendengar teman teman nya menggoda mereka.


"Ok... karena gue dan Raisa dah baikan gue traktir kalian makan gratis semua untuk hari ini" ucap Adam.


Semua siswa yang ada di kantin pun bersorak gembira karena dapat makan gratis dari Adam.


Suasana kantin siang itu tampak gituk pikuk karena semua siswa sibuk memilih makanan yang sesuai dengan selera mereka.


"Thanks bro, lo sudah traktir kita, semoga hubungan kalian gak akan ada masalah lagi" ucap Rizky.


"Gue harap lo bisa jaga hati Raisa dengan baik, kalau sampai gue lihat dia nangis lagi, gue akan ambil paksa Raisa dari lo" ucap Davian dengan nada sedikit mengancam.


"Lo tenang aja Dav, gue pastikan tidak ada lagi air mata untuk Raisa"balas Adam dengan yakin.


Raisa yang duduk di samping Adam hanya tersenyum mendengarkan kata kata yang disampaikan Adam.


" Gue juga mau ucapin terima kasih sama lo Dav, karena sudah jagain Raisa selama gue jauh"ucap Adam lagi.


Davian hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.


Dari kejauhan tampak sepasang mata memandang dengan wajah kesalnya.


"Sial, kenapa mereka malah balikan lagi sih" gerutu Kirana dalam hati.


"Lihat saja aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan Adam".


"Aku harus mencari cara lain yang lebih bagus buat misahin mereka".


Lalu dengan langkah kesal Kirana keluar dari kantin.


...----------------...


Di halaman sekolah yang tampak sepi Kirana mencoba menghubungi seseorang melalui telepon seluler milik nya.


" Halo... gue ada tugas buat lo bang".


Lalu Kirana menjelaskan rencana apa yang harus dilakukan oleh seseorang yang sedang mendengarkan penjelasan dari Kirana.


"Faham kan tugas lo apa?" ucap Kirana.


"Yang penting bayaran nya gak bikin gue kecewa" balas Jack lagi.


"Jangan khawatir gue bayar sesuai dengan tugas lo bang".


" Dan kalau sukses gue bakal kasih bonus juga buat lo bang"jelas Kirana.


Akhirnya Kirana pun memutus telepon nya dengan Jack dan kembali masuk ke kelas dengan senyum senangnya.


...----------------...


Saat pulang sekolah.


Adam sudah menunggu Raisa di tempat parkir, bersama teman teman nya yang juga sedang menunggu pacar nya.


Tak lama Raisa dan teman teman sampai ke tempat parkir.


"Guys, mau langsung pulang atau mau hang out dulu nih" ajak Rizky.


Ok, kita main ke tempat game aja di mall gimana?"ajak Joe.


Semua pun mengangguk setuju, lalu mereka pun berangkat.


"Pegangan dong yank" kata Adam pada Raisa.


"Iya sayang, ini juga udah pegangan kok, dipeluk malahan" balas Raisa sambil memeluk Adam.


"Thanks yank, lo dah kasih gue kesempatan".


" Hmmm..."balas Raisa.


"Koq cuma hmm sih jawabnya?kata Adam.


" Iya sayang..."jawab Raisa lagi sambil mempererat pelukannya.


Tak lama mereka pun sampai di basement mall.


Lalu mereka dengan senyum bahagia berjalan masuk ke dalam mall.


"Mau makan dulu atau kita langsung ke tempat permainan?"tanya Adam.


" Ke tempat permainan aja dulu"balas Rizky.


"Setuju, kalau lapar baru kita makan di foodcourt "timpal Joe.


Lalu mereka pun naik ke lantai tiga tempat zona permainan itu berada.


Dari kejauhan tampak sepasang mata memperhatikan gerak gerik mereka terutama Raisa.


" Hmmm, masih anak sekolah saja sudah berani bikin bos gue kesal"gerutu Jack dalam hati.


"Kalian lihat saja apa yang bakal gue lakukan"umpat Jack sambil mengepalkan tangannya.


Bersambung.......