I Love You My Enemy

I Love You My Enemy
Kembalinya Kirana



Tantri dan Erick pun sampai di salah satu toko alat alat musik. Tantri pun mengikuti Erick yang masuk ke dalam toko alat musik tersebut. Erick berkeliling mencari kaset CD yang dia suka.


"Kesini dulu sebentar ya"ucap Erick sambil terus sibuk mencari.


Tantri mengangguk "Gue lapar"


"Iya, habis ini kita makan tuan putri" puji Erick.


Setelah menemukan apa yang dicari, Erick segera membayar, lalu pergi mencari makanan dengan Tantri.


Mereka pun sampai di depan Restoran BBQ, restoran itu tampak mewah, membuat Tantri bingung. "Kenapa nih sopir angkot bawa gue kesini? atau dia sengaja nih mau morotin gue" pikir Tantri.


Lalu mereka pun masuk ke dalam restoran tersebut, lalu memesan makanan. Selesai makan Tantri pun membayar makanan itu tapi ternyata sudah dibayar Erick.


"Lo baru gajian ya ngajak gue kesini, gue tahu disini makanan nya mahal banget" ucap Tantri. "Gue aja yang bayar".


"Seumur hidup gue gak pernah mau dibayarin cewek" ucap Erick.


Tantri semakin bingung, seorang sopir angkot bisa mentraktir dia makanan mahal.


"Habis ini lo mau kemana?"tanya Tantri.


"Lo gak mau gitu ngobrol dulu sama pacar bohongan lo ini"ucap Erick.


Wajah Tantri berubah merah dan akhirnya mereka masih ngobrol di restoran tersebut.


Sesekali mereka tertawa menceritakan pengalaman mereka masing masing.


...----------------...


Keesokan harinya di sekolah.


Raisa dikejutkan oleh seseorang yang sudah tidak asing lagi.


"Hallo Raisa, makin lengket aja nih kayak nya sama Adam" ucap Kirana dengan nada sinis.


"Kenapa memang nya?masalah buat lo" tanya Raisa.


"Gue bakal bikin kalian putus"bisik Kirana.


Tak lama berselang Adam pun datang dan menghampiri mereka.


Adam mengecup kening Raisa, lalu menatap ke arah Kirana. "Lo apa kabar?"tanya Adam.


"Gue udah mendingan kok"jawab Kirana.


Kirana sempat di rawat di rumah sakit karena stress dan mencoba bunuh diri.


Dan Adam pun baru mengetahui kabar Kirana sempat bunuh diri dari teman teman sekelas nya.


"Lo gak usah berbuat yang aneh aneh lagi".


""Enggak lah kan gue mau berteman juga sama Raisa".


Raisa yang mendengar kata kata Kirana pun tersenyum licik.


Sejak saat itu Kirana selalu hadir diantara Adam dan Raisa. Terkadang cari cari perhatian pada Adam. Sehingga membuat Raisa geram dengan tingkah Kirana tersebut.


"Lo ngapain sih mepet mepet cowok gue melulu" bentak Raisa kesal. Raisa sudah tidak memandang Kirana sebagai kakak kelasnya.


"Kan gue udah bilang kalau gue bakal bikin kalian putus".


Kirana melihat dari kejauhan Adam hendak menghampiri mereka. Tiba tiba Kirana menjatuhkan diri nya, Adam terkejut lalu berlari membantu Kirana bangun.


"Lo kenapa?"tanya Adam. Adam terlalu baik sehingga dia mudah tertipu oleh tipu muslihat Kirana.


"Raisa gak suka lihat kita masih dekat walaupun kita cuma teman Dam" ucap Kirana lirih.


Raisa semakin kesal "Iya gue kesal tapi gue gak dorong lo".


Kirana pun menangis, Adam memandang ke arah Raisa." Koq lo jadi jahat gini sih" sahut Adam.


Raisa kaget mendengar kata kata Adam, dia malah lebih percaya pada cewek itu daripada pacar nya sendiri.


"Lo lebih percaya sama dia?"tanya Raisa kesal.


"Bukan gue percaya sama dia tapi tadi gue lihat dia jatuh".


"Terserah lah"Raisa pun pergi meninggalkan Adam dan Kirana.


Raisa sempat melihat senyum licik dari Kirana.


...----------------...


Di kantin sekolah.


Raisa menangis menceritakan apa yang terjadi pada teman teman nya.


"Dasar nenek lampir datang datang malah ganggu pacar orang"ucap Tantri kesal.


"Gimana kalau kita labrak aja, biar dia kakak kelas tapi gue berani lawan dia"sambung Oky.


"Jangan, justru nanti Adam makin gak percaya sama gue" isak Raisa.


Tak lama kemudian Davian, Rizky dan Joe datang menghampiri mereka.


"Kamu kenapa?"tanya Davian saat melihat Raisa terisak.


Lalu teman teman Raisa pun menceritakan apa yang terjadi. Hal itu justru membuat Davian kesal dan marah. Sebenarnya Davian masih menyayangi Raisa, namun dia mengalah karena Raisa sangat mencintai Adam.


Davian hendak pergi namun dihalangi oleh Raisa "Kakak mau kemana?".


"Gue mau nyamperin cowok lo" jawab Davian kesal.


"Aku gak apa apa"Raisa berusaha menghentikan tangisan nya.


Davian pun memeluk Raisa.


...----------------...


Saat pulang sekolah.


"Lo masih marah sama gue Ra?" tanya Adam yang dari tadi mengejar Raisa.


Raisa hanya terdiam, langkah Adam terhenti saat Davian mencoba menghalanginya.


"Gue kan sudah bilang jangan buat Raisa menangis"bentak Davian.


Adam terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Davian.


Davian pun menarik tangan Raisa, sehingga Raisa mengikuti nya. Akhir nya Raisa pun pulang bersama Davian.


Adam kesal kenapa Davian bersikap seperti itu.


Di sisi lain tampak Kirana yang memperhatikan dari kejauhan tersenyum senang melihat kejadian tadi.


Bersambung.......